Tampilkan postingan dengan label 2 Korintus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2 Korintus. Tampilkan semua postingan

22 Mei 2011

Angel of Light ?

2Kor11:14-15 :"Hal itu tidak usah mengherankan, sebab iblispun menyamar sebagai malaikat terang, Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran."

Kemarin kita belajar mengenali Karakteristik musuh kita yaitu setan/iblis. Dan kita telah mengetahui bahwa kemampuannya yang paling dahsyat yaitu menipu.
Saat ini setanpun menyamar sebagai malaikat terang, ia melepaskan roh-roh penyesat (1 Tim 4:1) untuk menyerang pikiran umat Tuhan; roh-roh itu dan ajaran-ajaran setan mencoba mengecilkan arti dan konsekuensi dosa dan sebaliknya pada orang yang telah menyadari konsekuensinya, mereka mencoba terus menerus untuk meyakinkan bahwa umat pilihan Tuhan tidak dapat hidup mengatasi dosa.
Melalui pelayan-pelayannya setan yang menyamar sebagai malaikat terang ini menyebarkan pengajaran-pengajaran, doktrin-doktrin yang memutar-balikkan firman Tuhan dan mencampurkannya dengan doktrin yang salah dan kebenaran yang setengah-setengah !

Berikut ini pedoman yang harus kita pakai untuk menguji apakah suatu doktrin, pengajaran berasal dari Tuhan atau dari setan yang menyesatkan; jika ada suatu doktrin, pengajaran yang meragukan maka bertanyalah kepada diri sendiri :
  • Apakah hal itu berlawanan dengan Firman Tuhan?
  • Apakah ayat-ayat pendukungnya diambil keluar dari konteks?
  • Apakah pengajaran ini membuat saya lebih dekat pada Tuhan atau lebih dekat dengan dunia?
  • Apakah pengajaran ini meninggikan diri sendiri atau Tuhan?
  • Apakah buah-buah yang diwujudkan dalam hidup guru atau nabi yang mengajarakannya?
  • Apakah kita merasa bingung? Apakah pikiran kita penuh dengan pertanyaan? Apakah kita merasa damai sejahtera dan penuh keyakinan?
Bapa disorga berikanlah hikmat kepada kami dalam menyelami FirmanMu yang adalah segala-galanya bagi kami; agar kami diperbaharui dari hari ke hari pengenalan kami kepadaMu. Roh Kudus kami mohon dalam nama Yesus Kristus berikanlah kepada kami karuniaMu untuk dapat membedakan bermacam-macam roh pada saat kami menerima pengajaran atau doktrin yang meragukan kami. Amin.

08 April 2011

Ministry of Reconciliation

2 Kor 5:15 :"And He died for all, that those who live should live no longer for themselves, but for Him who died for them and rose again."

Kasih Allah sungguh luar biasa kepada kita sehingga kita ada dalam Kristus dan menjadi ciptaan yang baru; yang lama sudah berlalu.
Allah memanggil kita bukan untuk memenuhi hidup kita sendiri, namun Dia telah memanggil kita untuk hidup bagiNya; untuk memenuhi pelayanan pendamaian.
Untuk memberitakan kabar pendamaian yaitu Allah telah mendamaikan dunia dengan diriNya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Haleluya !

Be ambassador for Christ adalah misi hidup kita yang sudah didamaikan dengan TUHAN Allah, yaitu untuk memberitakan kabar pendamaian bagi dunia.
Biarlah sukacita sorgawi menyelimuti bumi melalui pemberitaan kita !
Biarlah damai sejahtera sorgawi mendekap bumi melalui pelayanan kita !
Oleh karena itu kuatkan dan teguhkanlah hatimu; jangan tawar hati dan kecut.
Penderitaan yang ringan sekarang ini sedang mengerjakan kemuliaan kekal melebihi segala-galanya ( 2Kor4:17).

Bapa disorga bukalah mataku untuk melihat kebutuhan-kebutuhan disekitarku. Izinkanlah aku melihat orang-orang seperti Engkau melihat mereka, melihat luka-luka dan keprihatinan mereka. Kuatkan dan teguhkanlah hatiku senantiasa untuk menjadi duta bagiMu Tuhan Yesus, guna memberitakan kabar pendamaian yang penuh dengan sukacita kepada dunia. Amin.

07 Januari 2011

Bersyukur dan Jadilah Kaya !

2 Kor 9: 15 : Syukur kepada Allah karena karuniaNya yang tak terkatakan itu!"

Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Pikiran kita seringkali dipenuhi dengan berbagai target dan keinginan; sehingga kita begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram.
Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup. Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Bersyukur dan jadilah kaya oleh karunia Allah yang tak terkatakan itu !

Bapa disorga, karuniaMu sungguh tak ada habis-habisnya, tak ada batasnya, tak ada tandingannya, tak ada ukurannya, tak terduga-duga dan selalu baru tiap hari; sungguh tak ada kata yang dapat diucapkan untuk menceritakannya...oh betapa kayanya Engkau ya Allahku ! Puji syukur semuanya itu telah Engkau sediakan bagi tiap orang yang berkenan dihadapanMu, bagi tiap orang yang mengasihiMu yaitu kami yang Engkau sebut sebagai Anak-anakMu. Haleluyah ! Terpujilah Tuhan semesta alam ! Terpujilah Yehovah Elohim ! Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami mengucap syukur. Amin.

26 Mei 2009

Hidup di dalam Roh

2 Kor 3:18 :"Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak terselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yang semakin besar."

Firman Tuhan di atas adalah satu ayat rahasia yang terbesar dalam kehidupan kekristenan kita. Bahwa kita dipanggil untuk dimuliakan, dan kemuliaan itu kita peroleh dengan suatu proses perubahan yang terus menerus menuju kemuliaan yang semakin besar. Dan semua itu hanya dapat kita nikmati jika kita hidup di dalam Roh.
Sejak semula manusia diciptakan dengan maksud untuk bersekutu dengan Tuhan Allah sang pencipta. Pada waktu sebelum Adam & Hawa jatuh dalam dosa, waktu itu ada keharmonisan antara sorga dan bumi. Allah berkenan turun dan bercakap-cakap dengan ciptaanNya, terjadilah persekutuan yang erat antara ciptaan dan sang Pencipta; disinilah ciptaan dimuliakan !

Ada harga yang harus dibayar agar kita hidup di dalam Roh. Harga ini siang dan malam harus kita lakukan, yaitu ketaatan kepada Allah. Hanya dengan ketaatan maka kita akan terus menerus dibawa ke tingkat-tingkat dan kedalaman yang baru di dalam Roh.
Banyak orang yang tidak dapat memelihara kehidupan di dlaam Roh, oleh karena mereka tidak takut dan tidak hormat kepada Allah. Mereka memandang Dia hanya sebagai Santa Claus di langit. Mereka membaca Firman, namun ketika Firman menyatakan bahwa mereka harus berubah, mereka tidak mentaatinya, mereka hanya menginginkan berkat-berkatNya, keajaiban-keajaibanNya, tanpa berkomitmen untuk terus menerus bertumbuh didalamNya dan hidup didalamNya.

Untuk dapat hidup dalam Roh marilah kita membangun roh yang kuat disamping menerima pengurapan dari Roh Kudus. Membangun roh yang kuat dapat kita lakukan dengan 2 pokok yang sangat sederhana yaitu terimalah Firman ( Maz 119:11) dan kembangkanlah kehidupan doa yang konsisten ( Yud 1:20).

Bapa disorga, kami mau hidup di dalam Roh yaitu hidup bersekutu denganMu; oleh karena itu Bapa kami akan terus menerus menaruh FirmanMu dalam hati kami, kami akan tinggal di dalam FirmanMu, mentaatinya dan terus menerus mengembanngkan kehidupan doa kami, yaitu doa yang tidak berkeputusan, doa dalam Roh Kudus dan dengan bahasa Roh agar kami dibangun semakin bertumbuh di dalam pengenalan akan Engkau. Amin.

20 Februari 2009

Ilah Jaman Ini

2 Kor 4:3,4 :"But even if our gospel is veiled, it is veiled to those who are perishing, whose minds the god of the age has blinded, who do not believe, lest the light of gospel of the glory of Christ, who is the image of God, should shine on them."

Pada jaman ini, masa-masa terakhir dari akhir zaman ilah-ilah berjuang keras agar semakin banyak orang pilihan Allah yang dibutakan terhadap terang cahaya Injil.
Ilah-ilah jaman ini menyamar sebagai "malaikat terang", "pribadi yang tinggi" dan masuk ke dalam konsep-konsep "energi-energi holistik", "transformasi energi dan kesadaran", "enlightment", "iluminasi by relaxation", mereka berusaha menyesatkan manusia dari pengenalan akan kemuliaaan dari Kristus Yesus, mereka berusaha menutup mata hati manusia dari keselamatan yang berasal dari Allah; mereka mengaburkan konsep keselamatan jiwa, dengan menekankan bahwa harmonisasi antara jagad raya dengan jagad kecil adalah kunci keabadian.
Saking universalnya ajaran-ajaran ilah-ilah tersebut, sampai2 membuat mata hati pengikutnya tidak dapat lagi mengimani adanya (keberadaan) Tuhan Allah, tidak dapat lagi membedakan dosa atau kekudusan ( bagi mereka dosa adalah tindakan manusia yang menyebabkan ketidak-seimbangan alam semesta ), sehingga mereka tidak percaya atas karya keselamatan Tuhan Allah atas manusia ( sebab mereka mengimani bahwa apabila tindakan mereka baik, membawa harmoni bagi alam semesta, maka keabadian dan kebahagiaan akan mereka peroleh ).

Lihatlah orang-orang yang anda cintai yang sedang dibelokkan hatinya dan dibutakan mata hatinya...Tuhan mempunyai rencana besar atas mereka; tentu saja melalui kita, karena tugas kitalah untuk mematahkan setiap kubu pertahanan yang dibangun si jahat atas orang-orang pilihan tersebut.
Kita tidak dapat menguasai jalan pikiran dan kehendak orang-orang yang kita cintai. Akan tetapi kita dapat berkuasa atas roh jahat yang mengikat mereka, dengan menggunakan seluruh perlengkapan senjata Allah kita akan mampu merobohkan benteng-benteng, kubu-kubu pertahanan yanng dibangun oleh si jahat atas orang-orang yang kita cintai.

Sekali lagi TUHAN Allah yang hidup menghendaki agar kita mengerti dan yakin akan wewenang yang kita miliki, dan selanjutnya kita "mau" menggunakan wewenang itu sebagai anggota Tubuh Kristus, melaksanakan wewenang itu dengan melengkapi diri dengan seluruh perlengkapan senjata Allah untuk terjun dalam medan peperangan melawan si jahat.
Dan senantiasa mempunyai iman bahwa kuasa si jahat itu telah dipatahkan, telah dikalahkan oleh Kristus Yesus melalui kematian dan kebangkitanNya.

Bapa di sorga kmai menyadari sungguh berat renungan FirmanMu hari ini, oleh karena itu kami mohon kepada Roh Kudus untuk memberikan hikmat kepada kami agar kami menjadi mengerti dan yakin bahwa Engkau saat ini beserta kami, maka tidak ada satupun yang mustahil bagi kami yang percaya kepadaMu! Dengan iman yang telah Engkau berikan kepada kami itu Bapa, kami siap mengikuti komandoMu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami menyerahkan diri kami ke dalam pimpinanMu. Amin.

22 Januari 2009

Senjata Ampuh

2 Kor 10:4 ;"Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng."

Meskipun kita telah diciptakan menjadi ciptaan baru didalam Kristus Yesus, kita masih hidup di atas dunia yang dikuasai oleh iblis.
Alkitab menyebutkan setan itu sebagai penguasa dunia ini (2Kor4:4); setan juga disebut penguasa roh-roh jahat di udara (Ef 2:2); Tuhan Yesus menyebutnya sebagai penguasa dunia ini ( Yoh 12:31, 14:30, 16:11).
Menurut Firman Tuhan udara yang mengelilingi kita ini penuh dengan kekuatan roh-roh jahat, yang berusaha dengan sekuat tenaga untuk memusnahkan persekutuan kita dengan Allah Bapa dan mencegah kita dari segala kegiatan kita untuk mengabdikan diri kepada pelayanan pekerjaan Tuhan.

Namun Allah Bapa kita, dalam rangka ketentuan dan rencana yang dibuatNya untuk penebusan dan penyelamatan diri kita, telah memberikan kepada kita senjata yang ampuh untuk menghadapi kekuasaan setan, bahkan segala yang ada dilangit, yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi akan bertekuk lutut; senjata itu adalah Nama Yesus ! ( Flp 2:9-11)

Ada kuasa yang dahsyat dalam nama Yesus; karena Ia sendiri telah menaklukkan dan melucuti pemerintahan-pemerintahan dan penguasa-penguasa ; Ia telah melumpuhkan iblis yang memiliki kuasa atas kematian itu.
Nama itu milik kita sebagai anggota dari Tubuh Kristus, karena Dialah kepalanya. Kita mempunyai wewenang untuk menggunakan senjata yang ampuh tersebut guna melawan kuasa-kuasa setan dalam merintangi pertumbuhan iman kita, menghalangi pembaharuan akal budi kita dan segala bentuk pengaruh setan bagi pertumbuhan karakter kita untuk menjadi serupa dengan Tuhan Yesus Kristus.

Marilah bangkit hai umat Tuhan Maha Perkasa !
Bangkitlah meraih kemenangan yang telah tersedia bagi kita !
Gunakan kuasa dan wewenang yang terkandung dalam nama di atas segala nama itu; nama Yesus !
Marilah kita ikat segala kuasa penghalang persekutuan kita dengan Allah Bapa !
Marilah kita hancurkan kuasa-kuasa yang mengikat tubuh Kristus untuk bertumbuh menjadi mempelaiNya !
Segala kemuliaan hanya bagiMu TUHAN ! Haleluya !

02 Januari 2009

Paradigama Baru

2 Kor 4:18 :"Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tidak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tidak kelihatan adalah kekal."


Imanuel Kant seorang filsuf terkenal yang mempopulerkan istilah "fenomena"( gejala/ aspek-aspek dari sesuatu yang dipahami dan dapat dijangkau oleh indera-indera ) dan istilah "noumena" ( suatu dunia tempat sesuatu itu eksis, bukan seperti apa yang ditampakan dari aspek luarnya saja, dan ini disebut sebagai Ding-an-sich/ Sesuatu dalam dirinya sendiri ).
Rasul Paulus dengan sederhana hanya membedakan apa yang kelihatan dan apa yang tidak kelihatan.

Di tahun yang baru ini kitapun disadarkan oleh Firman untuk memperbaharui paradigma kita tentang wujud kehidupan yang kita hidupi saat ini dan yang akan kita lalui di sepanjang tahun ini.
Menghadapi tahun yang baru ini dengan segala kemungkinan-kemungkinannya, kita dituntut oleh Tuhan untuk tidak menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan kita ( doktrin utilitarianisme yang merupakan sepupu dari doktrin oportunisme).

Tuhan menginginkan hati kita tidak terpancang pada hal-hal yang bersifat materi, lahiriah, sementara sifatnya; Dia menghendaki agar hati dan pikiran kita ditujukan pada hal-hal yang bersifat kekal yaitu dengan cara memperbaharui manusia bathiniah kita dari hari ke hari.
Mari kita berlomba-lomba untuk menghidupi suatu kehidupan yang berbuah-buah bagi kemuliaan namaNya dan menyukakan hatiNya.


Bapa disorga kami akan memulai kehidupan kami ditahun yang baru ini dengan cara pandang yang baru yaitu lebih memperhatikan hal-hal yang bersifat kekal daripada yang bersifat sementara. Roh Kudus kami mohon pertolonganMu senantiasa dalam menghidupi kehidupan yang berbuah-buah bagi kemuliaan Allah Bapa di sorga. Tuhan Yesus kasihMu akan menyerati kami senantiasa, sehingga kami dengan yakin dapat menghadapi apa yang ada di depan kami dan kami tahu bahwa kami tidak ditinggal sendirian, namun Engkau beserta kami.
Amin.

20 Desember 2008

Guaranteed by God

2 Kor 5:5 :"Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita."

Asuransi atau pertanggungan atau penjaminan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih dimana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan...yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti... ( pasal 1 UU 2/1992 ttg Usaha Perasuransian).
Asuransi duniawi jelas berbeda dengan asuransi/ jaminan yang diberikan Tuhan kepada umatNya; dalam asuransi duniawi kita harus membayar premi asuransi kepada sang penjamin; lain halnya dengan Allah Bapa disurga Dia telah menyediakan jaminannya sekaligus telah membayar preminya untuk kita....Puji Tuhan !

Bapa disurga telah menyediakan paling tidak 4 jenis asuransi/ jaminan bagi kita anak-anakNya yaitu :
  1. Asuransi/Jaminan Keselamatan : Penebusan dan Pengampunan.
    Luar biasa istimewanya manusia dihadapan Allah, sampai Dia sendiri turun ke dunia untuk mengangkat kembali anak-anakNya yang terhilang.
    Dia mengampuni dosa kita secara menyeluruh ( total ) bahkan menebusnya sendiri dengan darahNya.( Rom 8:15-16, Gal 3:26 ).
  2. Asuransi/Jaminan Kesejahteraan : Pemeliharaan.
    Khawatir adalah penghalang kepercayaan kita kepada Bapa di surga. Meskipun setiap orang punya alasan yang kuat untuk merasa khawatir tentang ketidak pastian hidup, namun Firman Tuhan mengatakan :" Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu." ( 1Pet5:7).
    Bapa ingin memelihara kita dalam segala aspek kehidupan kita, namun kita harus berani menyerahkan kekhawatiran kita kepadaNya dan berpegang teguh padaNya dan janjiNya. Ingatlah bahwa bukan situasi dan kondisi yang menentukan hidup kita, bukan kenyataan yang ada disekeliling kita, tetapi iman kita pada kebenaran Firman Tuhan itulah yang akan mengubah situasi, kondisi dan kenyataan hidup kita.
    Tuhanlah yang memelihara kita dengan berkat-berkatNya yang berlimpah, oleh karena itu biarlah damai sejahtera dan suka cita surgawi yang memenuhi dan memerintah dalam hidup kita.
  3. Asuransi/Jaminan Keberhasilan : Ajaran dan Tuntunan.
    Keberhasilan bukanlah suatu tujuan hidup, namun suatu perjalanan hidup.
    Keberhasilan besar dihasilkan dari keberhasilan kecil, dan seluruh keberhasilan itu timbul oleh karena adanya ajaran dan tuntunan.
    Yesus berkata : I'am the way, the truth, and the life... (Yoh 14:6). Dia akan menuntun dan mengajar kita agar menjadi mempelaiNya yang sempurna, asalkan kita menempatkan Dia dalam posisi untuk memimpin kita.
    Jadikanlah Dia pemimpin dalam hidup kita.
  4. Asuransi/Jaminan Keamanan : Penjagaan dan Perlindungan.
    Perlindungan Tuhan tidak hanya terjadi di alam roh saja, namun juga perlindungan secara fisik atau jasmaniah termasuk melindungi kita dari ancaman musuh.
    Baca dan renungkan Luk 10:19: "Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu."

Bapa disurga, terpujilah namaMu dan dimuliakanlah Engkau diantara segala ilah dan allah, segala puji, hormat dan syukur kupanjatkan bagiMu. Luar biasa kasih setiamu, tak terukur dan tak terkira...Engkau membuatku berharga dimataMu, Engkau telah memilihku, Engkau telah memanggilku dari kegelapan kepada terangMu yang ajaib dan Engkau pulalah yang menjaminku untuk bagian yang Engkau sediakan bagiku. Haleluya! Segala kemuliaan bagiMu Tuhan....