Tampilkan postingan dengan label Firman Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Firman Tuhan. Tampilkan semua postingan

08 April 2014

Golput=Narsis

Rom 13:1 :"Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang diatasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah."

Di jaman akhir ini manusia semakin hari semakin mencintai dirinya sendiri, yang sering disebut sebagai orang-orang narsis, yaitu orang-orang yang terfokus mencintai dirinya sendiri, memuja diri sendiri, mengagumi diri sendiri sebagai suatu sosok pribadi yang layak diagungkan, suatu pribadi yang sempurna, yang paling baik atas segala-galanya; sehingga sikap individualistis semakin menonjol dibandingkan fungsi manusia sebagai mahluk sosial yang berbangsa dan bernegara. Ego dan super ego manusia diagungkan lebih daripada perilaku tenggang rasa, toleransi, perhatian kepada sesama dan kasih terhadap sesama.

Demikian pula dalam perkembangan sistem pemerintahan, sejarah mencatat bahwa sistem teokratis, berubah menjadi monarkhi, lalu berubah menjadi oligarkhi dan selanjutnya yang dipuja-puja orang sebagai suatu sistem yang paling manusiawi yaitu demokrasi; dimana setiap orang dihargai mempunyai hak yang sama, sehingga bebas menyuarakan pikirannya, kehendaknya, aspirasinya, dst, dst, dst....
Disinilah (dalam sistem demokrasi inilah) titik pacu perkembangan sikap individualistis itu dimulai, sehingga dalam prakteknya banyak orang yang memandang tidak memilih orang-orang yang duduk dalam pemerintahan ( eksekutif, legislatif dan yudisial ) adalah sebagai suatu hak. Yang lebih ekstreem mereka beranggapan tidak ada seorangpun dari calon-calon wakil rakyat dari partai-partai politik yang ada yang memenuhi standart mereka; ini karena mereka menganggap dirinya sendiri adalah seorang yang paling sempurna, yang paling benar; sehingga tidak ada orang lain yang se"benar" mereka, yang oleh karena itu mereka memandang tidak layak seorangpun dari calon-calon tersebut yang layak untuk mewakili suaranya ( yaah namanya juga narsis ...).
Dan bentuk terakhir dari sikap narsis adalah acuh tak acuh/ketidakpedulian terhadap sesuatu yang terjadi di luar dirinya; oleh karena seorang yang narsis terlalu sibuk untuk mengurusi dirinya sendiri, sehingga mereka tidak ada waktu untuk mencari tahu tentang program-program politik, tentang calon-calon wakil rakyat; mereka beranggapan semuanya itu sebagai suatu kebohongan belaka, janji-janji kosong, dst, dst, dst...

So what gitu loh?
Kekristenan tidak mengajarkan pandangan duniawi seperti itu; kita adalah umat yang percaya bahwa Tuhan Allah kita selalu campur tangan di setiap pemerintahan yang ada dimuka bumi ini. Tidak memilih (Golput) dalam Pemilihan Umum bukanlah merupakan pilihan atau hak bagi orang-orang Kristen!
Terserah orang mau beragumen apapun, namun Firman Tuhan mengatakan bahwa tidak ada pemerintahan yang tidak berasal dari Allah. Oleh karena itu jika kita memilih untuk tidak memilih( Golput) itu berarti kita menjadikan Allah kita pembohong, itu berarti kita tidak mempercayai keberadaan dan kemaha-kuasaan Allah kita yang turut serta dalam menetapkan setiap pemerintahan dimuka bumi ini.
Jadi memilih atau tidak memilih dalam Pemilu bukanlah soal hak atau kewajiban bagi orang Kristen, melainkan wujud tindakan iman kita kepada Allah, wujud penyembahan dan penaklukan diri kita kepada Allah melalui pemerintahan yang ditetapkan oleh Allah.

Bapa di sorga terima kasih Engkau telah membuka mata hati kami terhadap arti penting dari Pemilihan Umum bahwa memilih atau tidak memilih adalah bukanlah suatu hak maupun suatu kewajiban bagi kami, melainkan sebagai suatu wujud tindakan iman kami terhadap Engkau, sebagai wujud penaklukan diri kami kepadaMu ya Tuhan Allah yang hidup dan berkuasa.
Haleluya ! Amin.

17 Agustus 2011

MERDEKA !!!

Yer 4:19,20 :" Aduh, dadaku, dadaku! Aku menggeliat sakit! Aduh dinding jantungku! Jantungku berdebar-debar, aku tidak dapat berdiam diri, sebab aku mendengar bunyi sangkakala, pekik perang. Kehancuran demi kehancuran dikabarkan,...."

Nabi Yeremia disini bukan menceritakan bahwa dia sedang terserang sakit jantung atau mengalami gejala stroke; tapi dia sedang mendapatkan penglihatan tentang bagaimana bangsanya akan dijajah dan diperbudak musuh.
Namun para pemimpin bangsanya tidak percaya penglihatan itu akan betul-betul terjadi. Mereka terus hidup dalam dosa, menjadi penyembah berhala dan bersikap masa bodoh terhadap Tuhan. Karena tidak mau bertobat akhirnya mereka benar-benar menjadi tawanan musuh.

Kemerdekaan adalah suatu hal yang amat sangat berharga; lihat saja berapa banyak pahlawan yang gugur demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa kita.
Demikian pula kemerdekaan kita dari perbudakan dosa sungguh merupakan anugerah dan karunia yang amat sangat berharga. Karena Yesus telah menyerahkan nyawanya dan gugur demi untuk menebus dosa-dosa kita, hingga kita dapat dibebaskan dari perbudakan dosa. Dan dengan kuasa kebangkitanNya kita berhak menerima hidup yang berkemenangan dan menjadi umat pilihan Allah dan imamat yang rajani.
Sebagaimana Firman Tuhan mengatakan : "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut." (Rom 8:1,2)

Kemerdekaan itu akan kita alami setiap hari bila kita menjalani hidup ini dengan berpedoman pada FirmanNya. Dengan pertolongan kuasa Roh Kudus, kita menolak dorongan yang mendesak kita berbuat dosa. Kita tidak lagi diperintah, disetir oleh iblis, tetapi dengan sukarela kita menuruti pimpinan Roh Kudus.
Kita telah dibebaskan dari perbudakan dosa !

Bapa disorga, puji syukur kami naikkan dengan segenap hati kami, betapa baik dan baik dan baiknya Engkau TUHAN. Engkau telah memerdekakan kami dari perbudakan dosa yang senantiasa hendak membelenggu dan memperbudak kami. Terpujilah Engkau ya TUHAN hanya karena kasih karuniaMulah kami beroleh keselamatan dan kemenangan. Roh Kudus kuatkan dan teguhan kami dalam melaksanakan FirmanMu, biarlah hari demi hari kami boleh bertumbuh dalam pengenalan kami kepadaMu dan kami boleh menjadi surat Kristus yang hidup.
Didalam nama Yesus Kristus kami mengucap syukur dan berdoa. Amin.

16 Juni 2011

Finish it !

Ibr 6:11-12a :"And we desire that each one of you show the same diligence to the full assurance of hope until the end, that you do not become slugish,..."

Kecenderungan untuk menjadi suam-suam kuku rupanya sudah ada sejak jaman dahulu. Pada waktu orang baru bertobat, ia akan terlihat begitu bersemangat, giat mempelajari Firman Tuhan, giat melayani Tuhan, tetapi sesudah beberapa waktu berlalu, gairahnya mulai menurun, semangatnya mulai memudar.
Apa yang menjadi penyebab keadaan ini?
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan seorang anak Allah menjadi melempem/ malas/lamban ( slugish ), antara lain :
  • puas diri; banyak orang Kristen yang menjadi puas dengan keadaannya yang sudah diselamatkan, dan berhenti mencari kehendak Tuhan dalam sisa hidupnya ( Hendaknya kita selalu ingat bahwa : berhati-hatilah karena kapak Tuhan tersedia bagi pohon yang tidak menghasilkan buah bagiNya );
  • menganggap Tuhan akan melakukan segalanya baginya; banyak orang Kristen beranggapan telah hidup dengan iman dan menganggap Tuhan akan membereskan dan mengatur segala sesuatunya bagi dirinya, tanpa dia harus ikut bekerja sama dengan Tuhan ( Hendaklah selalu ingat bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong );
  • mengira bahwa kehidupan kekristenan adalah suatu kehidupan yang mulus tanpa ada rintangan, halangan atau masalah; banyak orang yang kecewa akibat dilanda oleh kesusahan, masalah dan penderitaan ( Hendaklah selau ingat bahwa Tuhan tidak akan membiarkan orang benarNya jatuh tergeletak ).
Pandangan yang keliru tentang kehidupan kekristenan dapat membuat seseorang semangatnya memudar dan akhirnya cenderung malas melakukan kehendak Tuhan; dan mulailah mereka hidup menurut kehendaknya sendiri, semaunya sampai akhirnya terpikat oleh kemilau dunia.
Kita telah diperingatkan untuk tidak jatuh seperti itu, tetapi agar terus berlari sampai mencapai garis akhir, tetap mengasihi Yesus seperti semula, tetap giat melayani Dia - melakukan kehendakNya hari demi hari, memuliakan nama Tuhan dengan kehidupan kita.
Janganlah melempem, jangan kendor, jangan lamban, jangan malas; kita tidak tahu kapan hari Tuhan datang, mari kita hidup hari ini seolah besok Tuhan datang !
Janganlah terpaku oleh tanda-tanda jaman, sejak dahulupun tanda-tanda akhir jaman telah ada; jangan tertipu oleh penyesat-penyesat; namun marilah kita berbuah-buah dalam kehidupan kita untuk kemuliaan namaNya.

Bapa disorga, Engkau Bapa yang baik, Engkau Bapa yang mengasihi aku sebagai anakMu; ajar dan bimbinglah aku untuk bergiat dari hari demi hari untuk memuliakanMu, untuk berbuah bagi kemuliaan namaMu, Yehova Elohim. Roh Kudus marilah Roh yang lemah lembut senantiasa menguatkanku, senantiasa menuntunku melaksanakan kehendak Bapa yan sempurna. Dalam nama Yesus Tuhan dan Juru Selamatku aku berdoa dan mengucap syukur bagi kemuliaan Allah Bapa. Amin.

30 Mei 2011

Hadapilah Kekecewaan !

Ibr 13:5 :"...Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

Definisi "Kekecewaan" adalah "gagal untuk memenuhi atau memuaskan harapan dan keinginan", dengan kata lain, ketika kita menentukan diri kita untuk berharap akan sesuatu dan harapan itu tidak terpenuhi, kita menjadi kecewa.
Kekecewaan adalah salah satu fakta dari kehidupan yang harus dihadapi oleh semua orang. Sering kali banyak orang membiarkan kekecewaan mereka terus menumpuk dan akhirnya menjadi terpuruk tanpa mengerti apa penyebabnya.
Mereka kelihatannya tampak baik-baik saja, tapi sekarang mereka jatuh terbaring di jalan kehidupan tanpa tahu bagaimana terjadinya dan apa sebabnya.
Banyak orang tidak menyadari bahwa masalah besar yang menghancurkan mereka ini dimulai sudah lama sebelumnya dengan beberapa kekecewaan kecil yang gagal mereka selesaikan.
Rasa sakit yang mendalam tidak datang begitu saja dari kekecewaan yang besar, seperti ketika kita gagal mendapatkan pekerjaan atau promosi yang kita inginkan.
Rasa sakit emosional yang dalam bisa datang dari beberapa gangguan dan frustasi kecil.
Itulah mengapa kita perlu tahu bagaimana caranya mengatasi kekecewaan kecil sehari-hari dan memunyai perspektif yang benar terhadap semua itu. Jika tidak, mereka dapat menjadi tidak terkendali dan meledak melebihi batasan.

Apa yang kita lakukan saat kekecewaan datang? Saat kekecewaan memberatkan kita seperti sebuah batu besar, kita bisa membiarkannya menekan sampai kita merasa patah semangat, bahkan menjadi benar-benar menyerah, atau kita bisa menggunakannya sebagai batu loncatan kepada hal-hal yang lebih baik.
Belajarlah untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri. Kita pasti bisa melakukannya! Hadapi kekecewaan dan cepatlah membuat penyesuaian yang dibutuhkan untuk menangani situasi itu. Tuhan memunyai hal-hal yang lebih baik untuk kita dan Dia akan menolong kita.
Dia mengatakan tidak akan sekali-kali meninggalkan dan membiarkan kita sendiri...!

Daripada berkonsentrasi pada semua masalah yang kita alami dan menjadi putus asa, mari kita arahkan fokus kepada Tuhan dan renungkan janji-janji-Nya kepada kita.
Anda mungkin telah terjatuh, tapi Anda tidak harus tetap tergeletak. Tuhan selalu siap, mau, dan mampu untuk mengangkat Anda kembali.
Bangkitlah, walaupun itu berarti Anda membutuhkan waktu dan proses !

Bapa disorga terima kasih untuk janjiMu yang ajaib, Engkau tidak akan sekali-kali meninggalkan dan membiarkan kami sendirian dalam menghadapi kehidupan ini; kami mau taat dan fokus kepadaMu, agar kaki kami tidak terantuk dan jatuh tergeletak. Amin.

29 Mei 2011

Yesus Sang Firman Hidup

Yoh 1:1,14 :"Pada mulanya adalah Firman dan Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah...dan Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita..."

Firman Tuhan itu kekal , tidak mempunyai awal dan akhir, tidak dibatasi oleh waktu dan oleh karena itu bersifat kekal. Tuhan dan FirmanNya tidak dapat dipisahkan...segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu, dan segala sesuatu ada di dalam Dia ( Kol 1: 16-17)
Tuhan Allah dan FirmanNya adalah satu, tiada satu halpun yang dapat memisahkannya.
Dan Firman itu telah menjadi manusia dan disebut sebagai Anak Manusia dengan suatu tujuan yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan iblis itu ( 1Yoh 3:8).
Firman itu adalah hidup ! Firman itu penuh kuasa, kuasa untuk menciptakan, kuasa untuk membangkitkan, kuasa untuk menyembuhkan, kuasa untuk memulihkan, kuasa untuk menghancurkan pekerjaan musuh, kuasa untuk mematahkan setiap serangan musuh, kuasa untuk memerdekaan dan kuasa untuk memberikan kehidupan yang baru! Haleluyah !

Oleh sebab itu bagi setiap orang yang saat ini terikat obat-obatan/narkoba, alkohol, penyimpangan seksual, pelacur, penyembah berhala dan semua orang yang mestinya mati dalam dosa .... dapat mendengar Firman Tuhan dan menerimanya dalam hati dan dengan segera dipindahkan, dibebaskan pada saat itu juga, dibangkitkan dari kematian rohani kepada kehidupan yang kekal!
Saat ini dengarlah Firman Tuhan berkata : Talita kum ! bangkitlah dari keterpurukanmu ! bangkitlah dari kelemahanmu ! bangkitlah dari ketidakberdayaanmu!
Biarlah Firman Tuhan ini menjadi Rhema bagi anda yang membaca renungan ini.

Bapa disorga, terpujilah namaMu, terpujilah tahta dan kerajaanMu sampai selama-lamanya, terpujilah kasih setia dan kemurahanMu, terpujilah karya dan anugerahMu. Enngkau telah mengaruniakan segala sesuatunya kepada kami untuk dapat hidup kudus dan memuliakan namaMu. Dengan iman kami mau berjalan sesuai dengan rencana, rancangan dan kehendakMu. Demi nama Yesus Kristus kami mengucap syukur dan mohon pernyertaanMu senantiasa. Amin.

28 Mei 2011

"Kuasa Pengacara"

Mat 28:18-19 :"Jesus approached and breaking the silence, said to them, All authority ( all power of rule) in heaven and on earth has been given to Me. Go then and make disciples of all the nation...."

Di dalam Firman tersebut Tuhan Yesus menegaskan bahwa segala otoritas ( kuasa pemerintahan) di bumi dan di surga telah diberikan kepadaNya dan menjadi milikNya; dan dengan segala kekuasaan itu Ia memerintahkan kita untuk pergi.
Perintah tersebut adalah merupakan suatu pemberian kuasa untuk mewakili Dia di muka bumi ini.

Suatu "Kuasa Pengacara" adalah suatu kekuasaan yang resmi untuk bertindak sebagai pengacara atau wakil dari pihak tertentu (pemberi kuasa). Surat Kuasa Pengacara secara resmi menunjuk seseorang untuk bertindak atas nama orang yang lain. Penerima kuasa memiliki kuasa dan otoritas untuk mengambil tindakan-tindakan yang dibutuhkan, penerima kuasa atas pertimbangannya sendiri dapat menggunakan semua otoritas dan kuasa untuk melaksanakan pemberian kuasa itu.

Yesus telah memberikan kepada kita "Kuasa Pengacara" yaitu otoritas yang resmi untuk menggunakan namaNya, untuk mengambil otoritas atas kuasa setan dan kerajaannya di atas bumi ini.
Dalam nama Yesus kita telah menerima kuasa dan otoritas penuh untuk mewakili Dia sesuai dengan apa yang dilakukanNya jika Ia hidup dan berjalan dimuka bumi; secara resmi kita dapat menggunakan segala otoritas dan kuasa yang Dia miliki atas segala sesuatu disurga dan di bumi.
Mari kita gunakan kuasa pengacara yaitu bertindak dalam nama Yesus untuk mengambil kekuasaan atas setan dan penguasa-penguasa kegelapan, untuk menguasai sakit penyakit, untuk memproklamirkan pengampunan dan pertobatan dalam namaNya, untuk memenuhi kehendakNya.

Marilah kita berdoa bersama :
Yesus yang kekasih; dengan iman, aku menjangkau kepadaMu untuk mendapatkan kekuasaan yang penuh atas kuasa dan otoritas yang sudah Engkau berikan kepadaku dalam namaMu.
Sejak saat ini aku akan pergi di dalam namaMu. Aku akan menyatakan namaMu kemana aku pergi.
Aku akan mempraktekkan Kuasa Pengacara, hak resmi untuk mempergunakan namaMu; untuk menyatakan keselamatan, untuk menyembuhkan orang-orang sakit, untuk mengusir setan, untuk mengambil otoritas atas setan.
Terima kasih untuk Nama itu yang adalah Nama di atas segala nama. Terima kasih untuk harga yang sudah Kau bayarkan untuk memperoleh Nama itu.
Dengan iman saat ini, aku menjangkau kepadaMu untuk mendapatkan kekuasaan penuh atas kuasa dan otoritas yang sudah kau berikan kepadaku di dalam namaMu.
Amin.

27 Mei 2011

Pujian yang tulus

Ams 31:30 : "Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji."

Ada 3 kebutuhan dasar wanita yaitu : di nomor satu kan, komunikasi intim dan pujian yang tulus.
Suatu survey yang dicatat dalam bukunya James Dobson :"What wives wish their husbands knew about women" menyatakan Sumber depresi pertama yang dialami para wanita Kristen adalah kurangnya harga diri.
Wow ini menjadi peringatan bagi para suami agar benar-benar memperhatikan isteri mereka dan agar kesatuan rumah tangga terjalin erat, maka perlulah krisis harga diri tersebut diminimalisir, yaitu dengan pemberian pujian yang tulus.
Kita para pria tidak menikahi seseorang demi kemolekan dan kecantikannya semata bukan? Tetapi kita menikahi seorang wanita oleh karena dia layak mendampingi, menjadi penolong yang sepandan. Dan kita layak memberikan pujian baginya.
Baca Ams 31 :10-31 dengan mengganti kata "ia, -nya atau wanita dengan nama isteri adalah merupakan suatu doa pujian kepada Tuhan atas isteri kita, sekaligus mengajarkan kepada kita untuk bisa memuji dengan tulus isteri kita.

Bapa, terima kasih untuk isteri yang telah Kau berikan kepadaku. Aku bersuka cita atas penolong sepadan yang Engkau berikan kepadaku. Bapa, ajar aku untuk selalu bersikap positif dan mampukan aku untuk selalu melihat sisi positif dari mitraku, sehingga biarlah dari mulut dan hatiku mengalir pujian yang tulus untuknya. Amin.

26 Mei 2011

Melody in my heart

Ef 5:18-20 :" Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh. Dan berkata-katalah seorang pada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. Ucapkan syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.

Ayat 19 diterjemahkan Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati, dalam bahasa Inggris dikatakan :" ...singing and making melody in your heart to the Lord."
Hikmat yang diterima oleh rasul Paulus sungguh luar biasa...
Pertama dia membandingkan antara mabuk anggur dengan dipenuhi oleh Roh. Sungguh suatu kondisi pengalaman yang mirip antara 2 hal yang berbeda tersebut. Mabuk anggur dapat menimbulkan hawa nafsu ( marah, berahi, dll) namun pada kondisi mabuk tersebut orang dapat pula merasa suka cita, ringan/melayang, tanpa beban, berani/tanpa malu berekspresi...

Jika kita dipenuhi oleh Roh maka kondisi pengalaman yang kita alami sama dengan kondisi pengalaman orang mabuk anggur, namun tanpa hawa nafsu; hati kita semata-mata akan dipenuhi oleh suka cita, kita akan bernyanyi tanpa malu, bersorak sorai bagi Tuhan secara lepas dan terlepas dari egosentris kita.
Jika mabuk anggur, maka kondisi pengalaman itu hanya sekejap/ sementara saja; sebaliknya dipenuhi oleh Roh akan berlangsung terus menerus, tergantung kepada kemauan/kehendak hati kita dalam menanggapi api Roh Kudus yang menjalar kerelung-relung hati kita.
Menciptakan melodi dalam hati kita untuk memuji Tuhan adalah suatu pengalaman hidup sehari-hari yang harus kita lakoni. Dengan adanya lagu dalam hati kita, suka cita kitapun akan meluap-luap dan fokus perhatian kitapun tertuju pada Tuhan.
Cobalah pengalaman unik ini, bergumam atau bersenandung kepada Tuhan setiap saat ( boleh bersuara maupun tidak bersuara ); pasti anda akan mengalami keajaiban, dimana persoalan yang berat yang sedang kita alami serasa hilang begitu saja, dan Tuhan menggantinya dengan suka cita dan pengharapan-pengharapan baru.
Dalam kondisi seperti inilah kita dapat benar-benar mengucap syukur atas segala sesuatu dalam hidup kita kepada Tuhan. Sekali lagi kondisi meluap-luap ini dapat kita alami setiap saat dan secara berkesinambungan, jika kita MAU (secara sadar) menciptakan melodi dalam hati kita dan menaruh perhatian kita pada karya Roh Kudus dalam diri kita.

Roh Kudus mari penuhi diriku sepenuhnya, penuhi hatiku sehingga dari dalamnya meluap pujian dan sembah kepada Allah dan Bapa Tuhanku Yesus Kristus. Penuhilah diriku dengan suka cita sorgawi dan berilah pengharapan-pengharapan baru pada waktu ku memuji-muji Engkau, Tuhan. Aku mau senantiasa memenuhi hatiku dengan rangkaian melodi penyembahan dan pujian kepadaMu. Haleluya......! haleluya......! haleluya......!

25 Mei 2011

Kutuk Hukum Taurat

Gal 3:13 :"Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib."

Puji Tuhan ! Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan AnakNya yang kekasih.
Tuhan yang maha kreatif memberikan jalan kepada kita agar dapat diselamatkan, agar dapat dibebaskan dari kutukan yang selalu mengikuti setiap manusia di dunia ini.
Puji Tuhan ! Ia telah memanggil kita untuk menerima anugerahNya dengan menerima Kristus Yesus sebagai juru selamat, yang membebaskan kita dari kutuk hukum Taurat.

Apakah kutuk Hukum Taurat itu?
Hukum Taurat itu sendiri dapat kita temui dalam kitab Pentateuch, yaitu 5 kitab pertama dalam Alkitab ( Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan ).
Di dalam Hukum Taurat tertulis apabila kita tidak mendengar suara Allah dan melakukan dengan setia segala ketentuan dan ketetapanNya, maka akan datanglah kutuk / hukuman kepada kita. Oleh karena tidak ada seorangpun yang dapat menjalankan segala ketetapan dan hukum Allah tersebut, maka akibatnya setiap orang ada dibawah bayang-bayang kutuk Hukum Taurat.
Kutuk atau hukuman atas pelanggaran terhadap Hukum Tuhan ada 3 ganda yaitu :
- Kematian rohani (Kej 2:17)
- Kemiskinan (Ul 28:15-68)
- Sakit Penyakit ( Ul 28:15-68)

Jadi melalui Kristus Yesus bagi setiap orang yang percaya kepadaNya akan memperoleh penebusan atau dibebaskan dari kematian, dibebaskan dari kemiskinan, dibebaskan dari sakit penyakit. Haleluya !
Sungguh luar biasa dahsyat karyaNya yang ajaib, yang tak terselami oleh akal pikiran manusia, yang tak tergapai oleh hikmat dunia.
Sekarang kita tidak akan dikuasai lagi oleh dosa ( dosa tidak akan memerintah diri kita ), karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia (Rom 6:14).

Terima kasih Bapa oleh karena kasihMu aku dapat mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamatku. Oleh iman aku boleh diselamatkan dari kutuk hukum Taurat; dan sekarang aku nyatakan imanku bahwa kematian, kemiskinan, sakit penyakit tidak berkuasa lagi atas diriku oleh karena kasih karuniaMu. Setiap keadaan dalam kehidupanku terjadi hanya oleh karena kehendakMu dan semua itu hanya untuk kemuliaan namaMu. Aku bersyukur Tuhan atas keadaanku saat ini. Demi nama Tuhan Yesus aku mengucap syukur dan memujiMu Bapa di sorga. Amin.

24 Mei 2011

Mengkultuskan hamba Tuhan

1 Kor 3:6,7 :"Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan."

Kejadian yang dialami oleh jemaat di Korintus ini dapat menjadi peringatan kepada kita pada masa sekarang.
Ada kecenderungan untuk memfavoritkan hamba Tuhan tertentu. Bahkan ada yang cenderung memuja pengkotbah tertentu, sampai-sampai ada teman yang tidak mau datang ke gereja oleh karena pendeta yang kotbah bukanlah favoritnya.
Bahkan yang lebih gawat umat Tuhan yang mengejar-ngejar hamba Tuhan yang dikaruniai karunia Roh Kudus seolah-olah pertolongan Tuhan hanya dapat diperoleh melalui hamba tersebut.

Disini telah terjadi situasi yang gawat, karena kita sudah menjadikan hamba Tuhan tersebut menjadi berhala kita. Dan jika ini terjadi kita sudah menutup suara Tuhan kepada kita, karena Tuhan dapat memakai siapa saja untuk berbicara kepada kita, baik untuk memberikan nasehat, teguran maupun penghiburan melalui FirmanNya.
Betapapun hebat dan dahsyatnya karunia yang disalurkan lewat hamba Tuhan, dia adalah tetap seorang hamba, dan kita wajib memuji dan bersyukur kepada Tuhan yang bekerja melalui hambaNya itu. Tuhanlah yang layak kita agungkan, bukan hambaNya.

Intinya bahwa dosa kesombongan ( memegahkan diri, mengaku berhikmat) yang menyebabkan Tuhan sulit memberkati kita, memulihkan kita, membangkitkan kita dari situasi yang menyesakkan.
Marilah kita belajar merendahkan hati kita, agar kita dapat menerima pesan dari Tuhan melalui hambaNya yang manapun yang Dia pilih untuk menegur, menasehati dan menghibur kita dalam suatu situasi dalam kehidupan kita.

Bapa disorga biarlah mataku selalu memandang kemuliaanMu, walaupun aku tidak mengerti jalan dan rancanganMu, namun hatiku tetap bersandar kepadaMu. Berbicaralah lewat saluran yang telah Engkau tentukan, aku mau dengan rendah hati membuka diri bagi FirmanMu. Orang dunia boleh mengatakan aku bodoh, namun aku memegang FirmanMu karena Engkau mengatakan bahwa hikmat dunia adalah kebodohan bagiMu dan dengan bersandar kepadaMu maka aku beroleh hikmatMu. Haleluya! Kemuliaan dari dahulu, sekarang sampai selama-lamanya bagiMu ya TUHAN semesta alam! Amin.

23 Mei 2011

Batu sandungan

Rom 14:17,18 :"Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan suka cita oleh Roh Kudus. Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati manusia."

Hidup oleh Roh adalah kehidupan yang selalu mencari kebenaran, damai sejahtera dan suka cita; bukan memfokuskan diri pada hal-hal jasmaniah atau hal-hal yang berhubungan dengan daging dan hawa nafsu kita ( makanan, minuman, cara berpakaian, cara beribadah, sunat, menguduskan hari tertentu dan lain-lain ).
Jadi apabila diantara "saudara" kita ada yang mempertentangkan masalah-masalah itu baiklah kita sebagai orang yan disebut oleh rasul Paulus "yang kuat imannya" tetap menerima mereka "yang lemah imannya" tanpa mempercakapkan pendapatnya ( Rom 14:1).
Janganlah tergiur untuk menghakimi saudara kita tersebut, melainkan marilah kita sesuai Firman Tuhan mengejar apa yang berguna untuk saling membangun dan yang mendatangkan damai sejahtera.

Menjadi batu sandungan adalah menjadi orang-orang yang menghakimi, menghina, mencerca dan memfitnah terhadap iman kepercayaan orang lain/saudara kita; yang akan mengakibatkan perselisihan, perpecahan dan ketawaran hati.
Sekali lagi marilah kita jaga tutur kata, sikap kita agar senantiasa mencerminkan kasih Tuhan pada saudara-saudara kita, dan agar senantiasa kita mengusahakan persatuan dan damai sejahtera dalam hidup persekutuan kita.

Allah Bapa, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, karuniakanlah kerukunan kepada kami, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kami memuliakan Engkau ya Allah dan Bapa kami Tuhan Yesus Kristus.
Allah Bapa, Engkau sumber pengharapan, penuhilah kami dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kami, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kami berlimpah-limpah dalam pengharapan.
Semua kemuliaan hanya untukMu TUHAN ! Amin.

22 Mei 2011

Angel of Light ?

2Kor11:14-15 :"Hal itu tidak usah mengherankan, sebab iblispun menyamar sebagai malaikat terang, Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran."

Kemarin kita belajar mengenali Karakteristik musuh kita yaitu setan/iblis. Dan kita telah mengetahui bahwa kemampuannya yang paling dahsyat yaitu menipu.
Saat ini setanpun menyamar sebagai malaikat terang, ia melepaskan roh-roh penyesat (1 Tim 4:1) untuk menyerang pikiran umat Tuhan; roh-roh itu dan ajaran-ajaran setan mencoba mengecilkan arti dan konsekuensi dosa dan sebaliknya pada orang yang telah menyadari konsekuensinya, mereka mencoba terus menerus untuk meyakinkan bahwa umat pilihan Tuhan tidak dapat hidup mengatasi dosa.
Melalui pelayan-pelayannya setan yang menyamar sebagai malaikat terang ini menyebarkan pengajaran-pengajaran, doktrin-doktrin yang memutar-balikkan firman Tuhan dan mencampurkannya dengan doktrin yang salah dan kebenaran yang setengah-setengah !

Berikut ini pedoman yang harus kita pakai untuk menguji apakah suatu doktrin, pengajaran berasal dari Tuhan atau dari setan yang menyesatkan; jika ada suatu doktrin, pengajaran yang meragukan maka bertanyalah kepada diri sendiri :
  • Apakah hal itu berlawanan dengan Firman Tuhan?
  • Apakah ayat-ayat pendukungnya diambil keluar dari konteks?
  • Apakah pengajaran ini membuat saya lebih dekat pada Tuhan atau lebih dekat dengan dunia?
  • Apakah pengajaran ini meninggikan diri sendiri atau Tuhan?
  • Apakah buah-buah yang diwujudkan dalam hidup guru atau nabi yang mengajarakannya?
  • Apakah kita merasa bingung? Apakah pikiran kita penuh dengan pertanyaan? Apakah kita merasa damai sejahtera dan penuh keyakinan?
Bapa disorga berikanlah hikmat kepada kami dalam menyelami FirmanMu yang adalah segala-galanya bagi kami; agar kami diperbaharui dari hari ke hari pengenalan kami kepadaMu. Roh Kudus kami mohon dalam nama Yesus Kristus berikanlah kepada kami karuniaMu untuk dapat membedakan bermacam-macam roh pada saat kami menerima pengajaran atau doktrin yang meragukan kami. Amin.

21 Mei 2011

Karakteristik Setan

Yoh 8:44 :"Iblislah yang menjadi bapamu, dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu, ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri. Sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta."

Umat Tuhan hidup dalam kekalahan karena banyak di antara mereka tidak memahami bagaimana setan bekerja. Mereka tidak memahami karakteristik musuhnya.
Oleh karena itu ketika kita melihat pekerjaan musuh ...penyakit, kesakitan, dosa, kekerasan, penyelewengan seksual... kita cenderung membungkusnya dengan suatu bungkus teologis atau psikologis yang indah dan menyebutnya sebagai sesuatu yang lain, yang bukan merupakan karya setan.
Mari kita belajar dari Tuhan Yesus tentang apa yang Dia ketahui tentang karakteristik setan.
  1. Yesus tahu setan adalah pendusta!
    Oleh karena itu kita jangan sampai terintimidasi oleh dusta-dusta yang dilancarkan oleh setan untuk meruntuhkan iman kita terhadap Tuhan dan FirmanNya ( janji-janjiNya).
  2. Yesus tahu setan adalah pembunuh!
    Banyak kisah dimana setan mengikat dan mencengkeram manusia dengan sakit penyakit hingga manusia itu binasa, namun Yesus menelanjangi dan mematahkan pekerjaan setan ( Contohnya : Luk 13:11-13, Mark 9:20-25 ).
  3. Yesus tahu setan adalah pencoba!
    Bacalah Luk 4:1-13 pencobaan akbar yang dilakukan oleh setan kepada Yesus sebagai manusia 100%. Ingatlah selalu Yesus menang ! Andapun dapat melakukan dan memperoleh kemenangan seperti yang Dia teladankan.
    Ingatlah bahwa setan selalu menawarkan daya tarik dan kenikmatan/keindahan dunia, ia selalu mencoba membuat kita sedemikian mengasihi dunia sehingga hati dan kesetiaan kita tidak lagi terpusat kepada Tuhan.
    jangan mencoba mengalahkan pencobaan itu dengan kekuatan kita sendiri, pasti kita akan jatuh ( Ingatlah peringatan Paulus dalam 1 Kor 10:12).
  4. Yesus tahu setan adalah penipu!
    Kekuatan setan yang terbesar dan terhebat adalah kemampuannya untuk menipu. Inngatlah kisah penipuan akbar yang terjadi di taman Eden ( Kej 3) dan bahwa pada masa sekarang iapun menyamar sebagai malaikat terang ( 2 Kor 11:14-15). Ia membungkus dosa seperti suatu hadiah yang indah dan memberikannya kepada kita; semuanya kelihatannya tidak ada yang salah...tetapi jika kita mengambilnya kita akan terjerat dalam tipuannya.
Bapa disorga kami sungguh berterima kasih atas anugerahMu kepada kami, kasihMu yang berlimpah yang menganugerahkan Tuhan Yesus kepada kami, agar kami beroleh kemenangan melaluiNya. Kami bersyukur atas kemenangan yang luar biasa dari Tuhan Yesus atas kuasa dosa yaitu maut; kini kami boleh bersuka cita atas keselamatan dan kekekalan serta kemuliaan yang kami terima dengan iman kami ! Haleluayah ! Perlengkapilah kami dari hari ke hari dengan kuasaMu, dengan perlengkapan rohani sehingga kami sanggup mematahkan, menghancurkan dan mengalahkan benteng-benteng dan kuasa-kuasa setan yang senantiasa berusah untuk membunuh orang-orang pilihanMu. Demi nama Yesus Kristus kami berdoa dan bersyukur. Amin.

20 Mei 2011

Antusias

Pengktbh 9:10 :"Segala sesuatu yang dijumpai oleh tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tidak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ...."

Do it with your might adalah kata kunci Firman Tuhan agar kita meraih kesuksesan dalam hidup.
Namun sekuat tenaga bukanlah dapat diartikan secara kekuatan fisik atau menggunakan kekuatan fisik semata-mata. Sekuat tenaga disini lebih dilihat dari sisi bathiniah ketimbang sisi fisik.
Untuk meraih kesuksesan dibutuhkan lebih dari sekedar karakter dan kecerdasan, yang terpenting adalah antusias, penuh semangat...

Pertanyaannya seberapa besar semangat yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan itu?
Untuk menjawab pertanyaan ini hendaknya kita ingat cerita tentang seorang pemuda yang datang kepada Socrates untuk mencari pengetahuan. Lalu oleh Socrates dibawalah pemuda tersebut ke tempat kolam air dan dibenamkan kepala pemuda tersebut untuk beberapa saat, kemudian ditanya oleh Socrates, apakah yang kau cari? Si Pemuda menjawab : Pengetahuan. Oleh Socrates dibenamkan lagi kepala si Pemuda dan kemudian ditanya dengan pertanyaan yang sama, si Pemudapun menjawab dengan jawaban yang sama "Pengetahuan". Kemudian dibenamkan pula kepala si Pemuda untuk waktu yang lebih lama lagi. Lalu ditanya dengan pertanyaan yang sama; dengan terengah-engah si Pemuda menjawab " butuh udara". jawab Socrates : Bagus !! Andaikan engkau menginginkan pengetahuan sebagaimana engkau menginginkan udara, engkau pasti mendapatkannya!
Jadi lakukanlah segala sesuatu yang didapati oleh tanganmu dengan penuh semangat, maka hasilnya pasti tidak akan sia-sia.

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah menebus diriku, menjadikan aku sebagai ciptaan yang baru didalamMu. Sekarang aku mau menghidupi hidup baru yang Engkau berikan ini dengan penuh antusias, demi untuk memuliakan namaMu dan nama Bapa di surga. Haleluyah ! Amin.

19 Mei 2011

Blameless and upright

Maz 37:37 :"Mark the blameless man, and observe the upright; for the future of that man is peace"

Sekali lagi tentang keadaan yang sulit pada masa ini, keadaan yang membuat kita terjepit, yang membuat kita marah, tapi tidak tahu marah kepada siapa? marah kepada para pejabat yang korup, marah terhadap prosedure pelayanan publik yang berbelit-belit, marah terhadap ketidak pastian hukum yang ada, marah kepada para penegak hukum yang membengkokan hukum, marah terhadap lingkungan yang tidak ramah, marah kepada orang-orang disekeliling kita yang tidak mendukung?
Daud memberikan nasehat kepada kita untuk berhenti marah dan meninggalkan panas hati, karena marah dapat membawa kita kepada kejahatan. ( Maz36:8)
Damai sejahtera TUHAN tidak turun pada orang yang marah !!

Mari kita menjadi orang yang tulus ( blameless man ), bukan menjadi orang yang bisanya menyalahkan orang lain , menyalahkan sistem, menyalahkan lingkungan, menyalahkan segala sesuatu diluar diri kita.
Firman TUHAN menghendaki kita untuk menjadi orang yang jujur ( upright man) disamping tulus hati. Kita harus berani menilai ke dalam diri kita sendiri, harus berani mengoreksi diri sendiri. Dan jika memang kita sudah melakukan hal itu, namun keadaan tetap tidak berubah; maka berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikan Dia. PertolonganNya tidak pernah terlambat !!
Orang-orang benar Engkau selamatkan; TUHAN adalah tempat perlindunganku pada waktu kesesakan. TUHAN menolongku dan meluputkanku, Ia meluputkanku dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkanku, sebab aku berlindung padaNya. Aku menantikan TUHAN dan tetap mengikuti jalanNya, maka Dia akan mengangkatku untuk mewarisi negeri dan aku akan melihat orang fasik dilenyapkan! Amin.

18 Mei 2011

Bread of Life

Yoh 6:35 :"And Jesus said to them, "I am the bread of life. He who comes to Me shall never hunger, and he who believes in Me shall never thirst."

Dalam ayat 51 Yesus mengatakan bahwa diriNya adalah roti hidupyang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.
Disini Tuhan Yesus tidak berbicara tentang makan yang hanya dapat memuaskan jasmani saja, melainkan kepuasaan rohani, kepuasaan jiwa.
Pada masa ini telah terjadi kelaparan dan dahaga yang sungguh-sungguh serius; dan banyak orang mencari sumber-sumber yang dapat memuaskan, menentramkan dan menyejukkan hatinya/jiwanya.
Cara-cara yang menyebut dirinya sebagai "holistic care" menjanjikan kepuasan, ketentraman dan kesejukan bathin; namun apakah itu menjamin anda memperoleh hidup kekal bersama dengan TUHAN Allah? Tidak ada satupun cara-cara dunia yang memberikan jaminan tersebut.
Jiwa manusia hanya dapat dipuaskan oleh Tuhan sendiri. Tidak ada upaya apapun yang dapat memberikan kepuasan bagi roh dan jiwa (bathin) kita secara utuh dan yang dapat membawa kita kepada kehidupan yang kekal selain oleh kasih karunia Tuhan sendiri.

Tuhan Yesus dan FirmanNya adalah sumber kekuatan kita.
Datanglah kepadaNya, makan dan minumlah dari Dia, maka kita tidak akan kelaparan dan kehausan; akan tetapi kita akan dipuaskan secara total (menyeluruh).
Akan tetapi, sebagaimana makanan tidak dapat menguatkan kita apabila kita tidak memakannya, demikian pula dengan Firman Tuhan juga tidak akan menguatkan kita, jika kita tidak mengambil waktu untuk mencernanya, merenungkannya, meresapinya, dan mematuhinya hari lepas hari.

Tuhan Yesus aku percaya bahwa Engkau adalah roti yang benar dari surga yang dikirim oleh Bapa. Dan sesuai dengan janjiMu maka Engkau akan memuaskan roh dan jiwaku senantiasa olehMu, oleh FirmanMu yang menghidupkan. Roh Kudus mohon tuntunanMu senantiasa dalam mengunyah, dalam menelan, dalam mencerna dan dalam menggunakan kekuatan yang timbul dari Firman yang hidup dalam kehidupanku. Kemuliaan hanya bagiMu yang TUHAN Allahku yang ajaib! Amin.

17 Mei 2011

Roh yang menghidupkan

Rom 8:11 :"Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh RohNya, yang diam di dalam kamu."

Kata "menghidupkan" dalam Firman Tuhan di atas tidak ada kaitannya dengan kebangiktan pada hari kiamat. Memberikan kehidupan pada tubuh kita yang dapat mati ( fana). Kapan kehidupan itu diberikan? Pada waktu saat ini ( present ) !
Alasan Roh Kudus tinggal diam di dalam diri kita adalah memberikan kesembuhan kepada tubuh kita yang fana ini. Tuhan ingin melalui RohNya menyembuhkan tubuh kita yang diserang sakit penyakit. Ini adalah bagian dari rencana atau programTuhan bagi tubuh kita sebagai gerejaNya dimuka bumi.
Sakit penyakit tidak berkuasa atas tubuh kita yang fana ini, sebab Roh TUHAN ada di dalam diri kita, sadarilah itu, jangan sampai kemenangan kita dicuri oleh si jahat !

Dengan iman kita boleh mengaku :" Roh yang sama yang membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati tinggal di dalam diri saya. Ia hidup di dalam diri saya. Ia memberikan kehidupan bagi tubuh jasmani saya. Ia menyembuhkan tubuh fana saya. Kesembuhan adalah hak saya sepenuhnya. TUHAN dipermuliakan dalam kasihNya kepada saya. Amin !

16 Mei 2011

Butterfly Effect

Ibr 10:35 : "Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya."

Kepercayaan atau keyakinan kita menentukan kehidupan kita selanjutnya. Dalam kehidupan manusia tidak ada seorangpun yang tidak pernah tidak mengalami kegagalan, kesakitan, kesedihan, kepedihan, kehancuran... semua orang mengalaminya.
Yang menjadi masalah apakah setiap orang yang mengalami hal-hal tersebut tetap tinggal dalam masalah-masalah tersebut? masalah-masalah masa lalunya?
Dalam dunia psykologi dikenal istilah Butterfly Effect yaitu suatu keyakinan dari seseorang terhadap masa lalunya yang akan terulang kembali pada masa sekarang dan di masa depannya.
Ini suatu penghalang bagi seseorang untuk bangkit dari keterpurukannya, penghambat bagi berkat-berkat yang sudah TUHAN sediakan bagi setiap orang pilihanNya.
Masa lalu hanya berguna sebagai guru bagi kita untuk dapat menghadapi, menghindari dan menyelesaikan pengalaman2 yang pahit; namun jika kita bawa terus masa lalu dalam kehidupan masa sekarang, maka yang terjadi adalah kita mengalami kerugian yang besar !! Karena berkat-berkat TUHAN tertolak akibat keyakinan yang kita yakini.
Jangan berjalan dalam ketakutan, kecemasan akibat kegagalan masa lalu, tetapi marilah kita berjalan dalam jalan penuh kemenangan bersama Yesus Kristus Tuhan, karena memang Dia telah memenangkan kita! Haleluyah !

Depart from me, you evildoers, for I will keep the commandments of my God! Uphold me according to Your word, that I may live; and do not let me be ashamed of my hope. I long for your salvation, O LORD, and Your law is my delight. Let my soul live, and it shall praise You; and let Your judgement help me.

15 Mei 2011

Jadilah kehendakMu

Mat 26:42 : "Again, a second time, He went away and prayed, saying, "O My Father, if this cup cannot pass away from Me unless I drink it, Your will be done."

Kehidupan kita saat ini mungkin sedang dalam situasi yang tidak menentu, keadaan ekonomi duniapun sedang dilanda ketidak pastian, akibat kesulitan likuiditas yang melanda Eropah dan USA ikut menyeret kondisi perekonomian kita yang ada di Indonesia ikut pula merasakan efek keterpurukan tersebut.
Mungkin saat ini kita berada dalam keadaan yang sangat tertekan menghadapi masa-masa sulit, Tuhan Yesuspun pernah mengalami hal yang lebih daripada yang kita hadapi, bahkan Dia sampai pada putusan tentang mati atau hidup.
Dia dapat merasakan ketakutan, kecemasan kita karena Dia pernah mengalaminya. Dan Dia memberikan teladan kepada kita agar kita tetap fokuskan hati dan pikiran kita kepada Bapa yaitu bertekad untuk menyenangkan hatiNya dan menuruti kehendakNya dalam keadaan dan situasi apapun yang kita hadapi saat ini.
Satu hal yang pasti adalah Dia telah mentakdirkan kita mengalami hidup dengan kemuliaanNya. Amin!

Bapa di sorga biarpun gunung-gunung beranjak danb bukit-bukitpun bergoyang, tetapi kasih setiaMu tidak akan beranjak dariku dan perjanjian damaiMu tidak akan bergoyang. Terima kasih Bapa aku mau tetap bertekad untuk menyenangkan hatiMu melalui hidupku. Amin.

14 Mei 2011

Love the world

1Yoh2:16,17 :"Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya."

Rasul Yohanes mengingatkan kepada kita agar pada hari-hari terakhir ini janganlah kita memusatkan perhatian kita pada dunia; yang dimaksud disini adalah hal-hal yang bersifat duniawi.
Dunia dengan segala gemerlapnya berusaha sedapat mungkin mengalihkan perhatikan kita dari Allah kepadanya.
Dunia menawarkan segala kenikmatan sesaat bagi kita, karena dunia berisi :
  • Keinginan daging = menunjuk pada pemuasan hawa nafsu badani;
  • Keinginan mata = mengungkap nafsu yang keras terhadap apa yang kita lihat, terhadap bentuk-bentuk lahiriah dari segala sesuatu ( nafsu yang dangkal). Apalah artinya UU Antipornografi dan antipornoaksi? Apakah dapat menghalangi keinginan mata? Hanya Tidak ada seorang manusiapun yang sanggup atas daya upayanya sendiri menghalangi keinginan mata; hanya melalui Tuhan Yesus dengan kekuatan kuasa Roh Kudus kita dapat dibebaskan dari keinginan-keinginan duniawi ini.
  • Keangkuhan hidup (pride of life) adalah kesombongan hampa dari mereka yang berpikiran duniawiah ( Motivator-motivator duniawi mengatakan bahwa kita harus memiliki "kebanggaan/ harga diri (pride)" agar dapat meraih "kesuksesan"; yang pasti adalah satu hal yang sulit sekali membedakan antara kebanggaan dan keangkuhan.
Bandingkan dengan Kejadian 3:6 proses kejatuhan manusia kedalam dosa/ pelanggaran terhadap hukum Allah. ( garis bawahi kata2 : Hawa melihat, sedap kelihatannya, menarik hati)
Tuhan tidak pernah memerintahkan kita untuk mengasihi dunia, tetapi perintahNya jelas yaitu mengasihiNya dan mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri.

Bapa terima kasih untuk peringatanMu hari ini, aku mau bergantung sepenuhnya kepadaMu, bukan kepada kepandaian, kekuatan dan kemampuanku sendiri; aku taklukkan semua itu kepadaMu. Roh Kudus tolong aku agar mampu melakukan kehendak Bapa dalam setiap aspek kehidupanku, agar aku boleh disebut orang palinng beruntung dan bahagia. Dalam nama Tuhan Yesus aku mohonkan doa ini. Amin.