2 Pet 3:9 :"Tuhan tidak lalai menepati janjiNya sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan semua orang berbalik dan bertobat."
Mencari dan menyelamatkan jiwa yang terhilang/tersesat adalah kehendak Tuhan bagi kita; karena memang untuk itulah Tuhan Yesus telah datang kedunia, disalibkan dan mati untuk kemudian dibangkitkan dan memperoleh kemenangan atas maut bagi kita semua yang percaya kepadaNya.
Jadi waktu kita berdoa untuk orang-orang yang kita cintai yang masih berada diluar Tuhan, maka kita berdoa meminta kemurahan Tuhan, bukan berdoa : "jika Tuhan berkehendak, maka selamatkanlah kiranya..."
Tuhan menghendaki agar semua orang tidak binasa, melainkan berbalik dan bertobat! SEMUA orang dikehendakiNya agar memperoleh keselamatan, damai sejahteraNya.
Dan Firman Tuhan juga mengatakan : "Dan inilah keberanian percaya kita kepadaNya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut kehendakNya... (1 Yoh 5:14 ).
Mari datang kepada Tuhan berseru bagi jiwa-jiwa orang yang kita kasihi yang belum menerima anugerah keselamatanNya... Tuhan menghendaki mereka diselamatkan, dan kitapun dengan penuh keberanian mempercayai bahwa Tuhan pasti mengabulkan doa kita.. biarlah orang lain mengatakan bahwa Tuhan lupa, Tuhan tidak peduli atau bahkan Tuhan lalai. Firman Tuhan beberapa hari yang lalu mengatakan bahwa Ia selalu menepati janjiNya, Ia selalu menepati FirmanNya.
Apakah itu berarti bahwa doa kita akan dikabulkan Tuhan saat itu juga? Jawabannya may be yes, may be not now (bisa ya, bisa belum waktunya); semuanya tergantung pada waktu yang telah Ia rencanakan/kehendaki. Jadi bukan may be yes, may be no seperti yang di tv tv...
Apa saja yang kita doakan yang sesuai dengan kehendakNya, jawabannya pasti "ya Aku kabulkan" ! Jangan pernah ragu lagi mengenai hal ini.
Lalu apa yang harus kita lakukan selama doa kita belum menjadi kenyataan?
Tetap berdoa dengan iman kita bahwa Tuhan sudah mengabulkan doa kita, bukan lagi meminta- minta kepadaNya, melainkan mengucapkan syukur atas segala kemurahan dan kebaikanNya sampai doa kita benar-benar mewujud. Tetaplah tekun !
Bapa kami yang ada di sorga dikuduskanlah namaMu di atas segala nama. Engkau Yehova Elohim Allah segala allah, Raja di atas segala raja. Jadilah kehendakMu seperti apa yang telah Engkau Firmankan kepada kami. Dengarkanlah doa kami, sendengkanlah telingaMu terhadap jeritan hati kami, dan jangan sekali-kali Engkau palingkan wajahMu dari kami. Kami membutuhkan Engkau ya Abba ya Bapa.
Loloskanlah kami dari yang jahat, berikanlah kepada kami perlindunganMu dan pertolonganMu; biarlah kami boleh bersorak sorai karena kemenangan yang telah Engkau sediakan bagi kami, biarlah kami boleh memuji-muji namaMu di segala jalan dan nafas kehidupan kami karena kasih setiaMu senatiasa ada bagi kami.
Di dalam nama Yesus Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami, kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.
Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly, nor stands in the path of sinners, nor sits in the seat of the scornful; but his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night. Psalm 1:1-2
Tampilkan postingan dengan label 2 Petrus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2 Petrus. Tampilkan semua postingan
26 Januari 2011
09 Juni 2009
Doa dan Janji-janji
2 Pet 1:4 :"Dengan jalan itu Ia telah meganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar,... "
Puji Tuhan atas segala kasih setia dan anugerahNya yang luar biasa kepada kita. Tuhan sudah menetapkan, memanggil, membenarkan dan dalam proses memuliakan.
Dalam menjalani proses pemuliaan diri ini kita dilengkapi oleh janji-janji Tuhan yang berharga dan besar. Janji-janji ilahi ini demikian berharga bagi kehidupan kita karena untuk maksud yang kekal bagi kita. Janji-janji ini berguna untuk memberkati masa kini dan menjangkau masa depan sampai pada kekekalan.
Yang menjadi pertanyaan mengapa penggenapan janji-janji itu sangat lambat atau bahkan tidak secara maksimal terpenuhi dalam kehidupan kita?
Disinilah arti penting bagi kita untuk memahami betapa saling ketergantungannya antara doa dan janji-janji ilahi itu.
Hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara doa dan janji-janji; ibarat listrik tanpa ada lampu, maka listrik tidak akan memberikan penerangan, sebaliknya juga demikian lampu tanpa listrik tetap saja gelap yang ada.
Tanpa janji, doa itu tidak berlandasan; tanpa doa, janji itu tersembunyi dan tidak berpribadi; janji-janji adalah buah emas dari Allah yang harus dipetik oleh tangan doa.
Hanya dengan doa janji-janji Allah akan terwujud, semakin besar dan ajaib janji-janji itu semakin dibutuhkan doa yang berkesungguhan dan iman akan janji-janji itu.
Janji-janji itu digenapi melalui doa, janji-janji hanya terwujud jika dimohonkan melalui doa; tanpa doa, janji tetap akan merupakan janji !
Dan yanng patut dicatat disini adalah janji-janji Tuhan itu selalu bersifat pribadi dan khusus. Janji-janji itu tidak bersifat umum, tidak tentu, samar-samar; melainkan janji-janji itu sellau ditujukan untuk anda dan saya.
Nah sekarang tergantung doa kita dalam mewujudkan janji-janji Tuhan bagi kita. Jangan salah berdoa, karena kita tidak akan memperoleh apapun ( Yak 4:2-3).
Selalu landasi doa-doa kita dengan Firman Tuhan. Amin.
Bapa di sorga terpujilah namaMu diantara nama-nama yang dapat disebut. Dimuliakanlah kerajaan dan kuasaMu kekal sampai selama-lamanya. Engkaulah Yehovah Jireh TUHAN yang menyediakan, Engkau telah menyediakan segala keperluanku menurut kelimpahanMu, aku tak akan kekurangan. Dan aku mohon dalam doa ini janjiMu itu ya TUHAN semesta alam. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa dan mengucap syukur atas segala pemenuhan janjiMu kepadaku. Amin.
Puji Tuhan atas segala kasih setia dan anugerahNya yang luar biasa kepada kita. Tuhan sudah menetapkan, memanggil, membenarkan dan dalam proses memuliakan.
Dalam menjalani proses pemuliaan diri ini kita dilengkapi oleh janji-janji Tuhan yang berharga dan besar. Janji-janji ilahi ini demikian berharga bagi kehidupan kita karena untuk maksud yang kekal bagi kita. Janji-janji ini berguna untuk memberkati masa kini dan menjangkau masa depan sampai pada kekekalan.
Yang menjadi pertanyaan mengapa penggenapan janji-janji itu sangat lambat atau bahkan tidak secara maksimal terpenuhi dalam kehidupan kita?
Disinilah arti penting bagi kita untuk memahami betapa saling ketergantungannya antara doa dan janji-janji ilahi itu.
Hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara doa dan janji-janji; ibarat listrik tanpa ada lampu, maka listrik tidak akan memberikan penerangan, sebaliknya juga demikian lampu tanpa listrik tetap saja gelap yang ada.
Tanpa janji, doa itu tidak berlandasan; tanpa doa, janji itu tersembunyi dan tidak berpribadi; janji-janji adalah buah emas dari Allah yang harus dipetik oleh tangan doa.
Hanya dengan doa janji-janji Allah akan terwujud, semakin besar dan ajaib janji-janji itu semakin dibutuhkan doa yang berkesungguhan dan iman akan janji-janji itu.
Janji-janji itu digenapi melalui doa, janji-janji hanya terwujud jika dimohonkan melalui doa; tanpa doa, janji tetap akan merupakan janji !
Dan yanng patut dicatat disini adalah janji-janji Tuhan itu selalu bersifat pribadi dan khusus. Janji-janji itu tidak bersifat umum, tidak tentu, samar-samar; melainkan janji-janji itu sellau ditujukan untuk anda dan saya.
Nah sekarang tergantung doa kita dalam mewujudkan janji-janji Tuhan bagi kita. Jangan salah berdoa, karena kita tidak akan memperoleh apapun ( Yak 4:2-3).
Selalu landasi doa-doa kita dengan Firman Tuhan. Amin.
Bapa di sorga terpujilah namaMu diantara nama-nama yang dapat disebut. Dimuliakanlah kerajaan dan kuasaMu kekal sampai selama-lamanya. Engkaulah Yehovah Jireh TUHAN yang menyediakan, Engkau telah menyediakan segala keperluanku menurut kelimpahanMu, aku tak akan kekurangan. Dan aku mohon dalam doa ini janjiMu itu ya TUHAN semesta alam. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa dan mengucap syukur atas segala pemenuhan janjiMu kepadaku. Amin.
Langganan:
Komentar (Atom)