Tampilkan postingan dengan label Efesus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Efesus. Tampilkan semua postingan

26 Mei 2011

Melody in my heart

Ef 5:18-20 :" Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh. Dan berkata-katalah seorang pada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. Ucapkan syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.

Ayat 19 diterjemahkan Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati, dalam bahasa Inggris dikatakan :" ...singing and making melody in your heart to the Lord."
Hikmat yang diterima oleh rasul Paulus sungguh luar biasa...
Pertama dia membandingkan antara mabuk anggur dengan dipenuhi oleh Roh. Sungguh suatu kondisi pengalaman yang mirip antara 2 hal yang berbeda tersebut. Mabuk anggur dapat menimbulkan hawa nafsu ( marah, berahi, dll) namun pada kondisi mabuk tersebut orang dapat pula merasa suka cita, ringan/melayang, tanpa beban, berani/tanpa malu berekspresi...

Jika kita dipenuhi oleh Roh maka kondisi pengalaman yang kita alami sama dengan kondisi pengalaman orang mabuk anggur, namun tanpa hawa nafsu; hati kita semata-mata akan dipenuhi oleh suka cita, kita akan bernyanyi tanpa malu, bersorak sorai bagi Tuhan secara lepas dan terlepas dari egosentris kita.
Jika mabuk anggur, maka kondisi pengalaman itu hanya sekejap/ sementara saja; sebaliknya dipenuhi oleh Roh akan berlangsung terus menerus, tergantung kepada kemauan/kehendak hati kita dalam menanggapi api Roh Kudus yang menjalar kerelung-relung hati kita.
Menciptakan melodi dalam hati kita untuk memuji Tuhan adalah suatu pengalaman hidup sehari-hari yang harus kita lakoni. Dengan adanya lagu dalam hati kita, suka cita kitapun akan meluap-luap dan fokus perhatian kitapun tertuju pada Tuhan.
Cobalah pengalaman unik ini, bergumam atau bersenandung kepada Tuhan setiap saat ( boleh bersuara maupun tidak bersuara ); pasti anda akan mengalami keajaiban, dimana persoalan yang berat yang sedang kita alami serasa hilang begitu saja, dan Tuhan menggantinya dengan suka cita dan pengharapan-pengharapan baru.
Dalam kondisi seperti inilah kita dapat benar-benar mengucap syukur atas segala sesuatu dalam hidup kita kepada Tuhan. Sekali lagi kondisi meluap-luap ini dapat kita alami setiap saat dan secara berkesinambungan, jika kita MAU (secara sadar) menciptakan melodi dalam hati kita dan menaruh perhatian kita pada karya Roh Kudus dalam diri kita.

Roh Kudus mari penuhi diriku sepenuhnya, penuhi hatiku sehingga dari dalamnya meluap pujian dan sembah kepada Allah dan Bapa Tuhanku Yesus Kristus. Penuhilah diriku dengan suka cita sorgawi dan berilah pengharapan-pengharapan baru pada waktu ku memuji-muji Engkau, Tuhan. Aku mau senantiasa memenuhi hatiku dengan rangkaian melodi penyembahan dan pujian kepadaMu. Haleluya......! haleluya......! haleluya......!

13 April 2011

Menjadi Pengusaha Keselamatan

Ef 2 :8-9 : “For by grace are ye saved through faith; and that not of yourselves: it is the gift of God. Not of works, lest any man should boast." (King James Version)

Kita telah tahu dan paham benar bahwa oleh kasih karunia dari TUHAN Allah kita diselamatkan melalui iman kita, bukan oleh karena tindakan ibadah kita, amal perbuatan baik kita.
Semua kerja yang dilakukan oleh manusia mustahil berbuahkan keselamatan, hanya oleh karena DarahNya saja, hanya oleh pengorbananNya saja, hanya oleh karena PenebusanNya saja, kita beroleh selamat. Haleluyah!!
Setelah selamat what next?? Hanya berbangga hati oleh karena nama anda telah dicatat dalam Kitab Kehidupan? atau hanya bersyukur terus menerus sepanjang hari-hari hidup anda? (adakah hidup seperti itu?)
Justru selagi kita hidup didunia ini, kita diwajibkan untuk mengerjakan keselamatan kita ( Filipi 2 : 12) .
Oleh rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Filipi ( baca Fil 2:1-18 ), dia menekankan bahwa semasa kita masih hidup ada beberapa hal yang wajib kita kerjakan sebagai bagian mengerjakan keselamatan kita yaitu :
- wajib berbuah yaitu buah-buah kebenaran
- dalam hidup bersama tidak mencari keuntungan pribadi atau puji-pujian yang sia-sia;
- menaruh pikiran dan perasaan Kristus Yesus antara lain senantiasa rendah hati;
- lakukan segala sesuatunya dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan
- bersuka citalah senantiasa.

Roh Kudus mampukan aku untuk senantiasa menaruh pikiran dan perasaan Kristus Yesus dalam setiap langkah kehidupanku, agar hidupku boleh bersinar dengan terang dan memuliakan Bapa di sorga. Dalam nama Yesus Kristus!

10 April 2011

Komunikasi yang intim

Ef 4:29 :"Janganlah ada perkataan kotor yang keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, dimana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia."

Penerapan Firman Tuhan ini sangat penting dalam hal hubungan suami isteri.
Tujuan pernikahan adalah untuk melayani pasangan kita, bukan untuk memanipulasi pasangan agar kebutuhan kita terpenuhi.
Apakah kebutuhan pokok dari seorang isteri ? Komunikasi, ya komunikasi yang intim adalah kebutuhan dasar seorang isteri, seorang isteri butuh agar kita mengkomunikasikan apa-apa yang menjadi isi hati kita dan apa-apa yang penting bagi kita.
Memang susah bagi yang tidak terbiasa, namun hal ini sangat penting untuk berbagi pikiran dan perasaan demi membangun kesatuan dan hubungan yang intim dengan pasangan kita.
David Glenn dalam bukunya Wisdom for Fathers memberikan kiat untuk komunikasi yang lebih baik dengan isteri kita yaitu :
1. Nada suara : berbicaralah dengan suara yang lembut, tanpa kekasaran.
2. Ekspresi wajah : Isteri sangat paham dengan bahsa tubuh, maka ekspresikan senyum di wajah kita saat berkomunikasi dengannya.
3. Tatap matanya : Kunci komunikasi intim ada pada hal ini! Jangan harap berkomunikasi dengan intim apabila didepan kita ada koran atau televisi.

Bapa di dalam nama Tuhan Yesus tolong berikan kepadaku jawaban-jawaban yang tepat dan jelas kepada isteriku ketika aku menanggapi dan menuntunnya. Jagalah mulutku dan angkatlah dari lidahku setiap kata kebencian, kata kasar dan kata menghakimi. Penuhilah mulutku dengan hikmatMu. Amin.

03 April 2011

The power of words

Ef 4:29 :"Let no corrupt word proceed out of your mouth, but what is good for necessary edification, that it may impart grace to the hearers."

Tuhan melarang kita untuk mengeluarkan kata-kata kotor, kata-kata yang tidak berguna, kata-kata yang tidak membangun, kata-kata yang tidak mendidik.
Dalam Mat 15:18 disebutkan bahwa apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang; ya yang menajiskan kita adalah kata-kata yang kita keluarkan dari mulut kita.
Jika kita merenungkan Firman Tuhan tentang kata-kata, berkata-kata dan hubungannya dengan iman, maka kita dapat melihat dalam Markus 11:23, yang di dalam ayat itu perkataan "kata" muncul/disebutkan 3 kali, sedangkan perkataan "percaya" hanya 1 kali; apa maksud Tuhan disini?
Disini terdapat rahasia Tuhan!
Iman harus dilepaskan melalui kata-kata dengan ucapan mulut kita; tidak bisa tidak, karena dengan mengucapkan apa yang kita percayai, kita akan memperoleh kasih karunia ( perhatikan kata hearers/ para pendengar, sebagai pengucap kitapun sebagai pendengar, maka kitapun akan memperoleh kasih karunia ).
Jadi apa yang kita imani kita lepaskan melalui ucapan kata-kata kita, dan kita percayai bahwa itu telah terjadi bagi kita, maka atas kasih karunia Allah terjadilah itu pada kita.
Dengan kata-kata kita dapat mewujudkan iman kita, namun dengan kata-kata pula kita dapat menajiskan diri kita. Hati-hatilah dengan berkata-kata.

Roh Kudus tolong aku dalam menjaga lidahku, menjaga bibirku dalam berkata-kata agar tidak menajiskan diriku; biarlah kata-kataku boleh menjadi berkat bagi yang mendengar termasuk diriku sendiri. Aku percaya jika aku memperkatakan janji Tuhan, maka janji itu pasti menjadi nyata sesuai dengan kepercayaanku. Terima kasih Tuhan Yesus untuk FirmanMu dan rahasiaMu ini. Amin.

02 April 2011

Workmanship

Ef 2:10 :"For we are His workmanship, created in Christ Jesus for good works, which God prepared beforehand that we should walk in them."

Sebagai orang percaya kita adalah mahluk ciptaan yang baru didalam Kristus Yesus. Oleh karena itu pandangan diri kita maupun orang lain kepada kita yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan layak kita hapus dari memori dan emosi kita. Pandangan bahwa kita tidak berharga, tidak berguna, tidak punya kemampuan, dll yang menempatkan diri kita tidak sebagaimana mestinya dalam TUHAN adalah sarana bagi iblis untuk menguasai diri kita.
Workmanship adalah pandan kata dari rekan sekerja, ya kita adalah rekan sekerja Tuhan, karena memang kita telah dipersiapkan olehNya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik.
Jangan memandang remeh hasil karya TUHAN didalam diri kita !! Lepaskan pandangan kita dari segi diri sendiri yang hanya melihat keadaan kita yang fana ini. Pandanglah diri kita di dalam Yesus Kristus ! Maka rupa ( keberadaan ) kita akan nampak jauh lebih mulia. Lakukanlah seperti Bapa lakukan yaitu memandang kita di dalam Kristus !

Bapa ampunilah kami yang sering meremehkan diri kami sendiri, ampunilah kami yang sering mengabaikan betapa dahsyat dan ajaib Engkau menjadikan kami ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu.. Mulai hari ini kami berjanji untuk setiap hari menyadari bahwa kami ditakdirkan untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang besar, melakukan pekerjaan-pekerajaan yang baik, karena kami adalah rekan sekerjaMu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, amin.

26 Maret 2011

Takdir hidup orang tebusan

Efesus 1:7 " In Him we have redemption through His blood, the forgiveness of sins, according to the riches of His grace."

Haleluyah!! Praise the LORD!! In majorem gloriam dei !!
Sungguh berbahagia tiap orang yang memahami nilai tebusan yang sudah Tuhan Yesus kerjakan untuk diri kita, untuk hidup kita. Kita sudah ditebus dari kekuasaan kegelapan, kekuasaan maut, kekuasaan setan.
Harga kita telah dilunasi oleh Tuhan kita yang mulia Yesus Kristus, kita telah dibeli kembali ( ditebus ). Dulu kita manusia adalah kepunyaan dan kesayangan TUHAN Allah, namun oleh dosa kita telah menjadi hamba dosa.
Oleh anugerah TUHAN yang luar biasa ( diluar kemampuan akal pikiran manusia ), Dia telah merencanakan hidup penuh kemuliaan bagi kita yang sedari semula telah Dia pilih, Dia tentukan, Dia panggil untuk dibenarkan.
Haleluyah !!
Roma 8 : 30 menegaskan " Dan mereka yang ditentukanNya dari semula, mereka itu juga dipanggilNya. Dan mereka yang dipanggilNya, mereka itu juga dibenarkanNya. Dan mereka yang dibenarkanNya, mereka itu juga dimuliakanNya."
Sungguh mulia takdir hidup setiap orang yang ada dalam Tuhan Yesus Kristus, disinilah letak konsep Kemanunggalan antara Pencipta dan yang diciptakan. Dan konsep ini dapat diterapkan dalam kehidupan kita tanpa harus menjalani proses "lelaku", proses "ritual-ritual"... karena semuanya telah TUHAN berikan secara cuma-cuma, bagian kita adalah cukup mengaku dengan mulut kita bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu diselamatkan ( Roma 10:9).
Bukan kamu telah menjadi ber "agama" Kristen atau Katolik, tetapi kamu DISELAMATKAN !!

Mungkin anda bertanya : Only like that? Is that? Cugido ( cuma gitu doank) ?
Oh God so simple ... Itulah cara TUHAN mematahkan setiap orang yang mengatakan dirinya berhikmat dan itulah bentuk keLUARBIASAan kasih anugerah TUHAN.
Ayo kita nyanyikan lagu Amazing Grace.
Haleluyah !! Thanks LORD in the name of Jesus Christ.

16 Maret 2011

Children of light

Ef 5:9 :"Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan."

Puji Tuhan kita yang dulu hidup di dalam kegelapan dosa dan kecemaran hidup, oleh kasih karuniaNya telah dipanggil untuk masuk ke dalam terangNya yang ajaib.
Penerimaan kita terhadap panggilan Tuhan ini pasti akan menimbulkan suatu kerinduan dalam diri kita untuk memberitakan perbuatanNya yang besar ( 1Pet 2:9 ).
Atas dasar kerinduan itulah kita dapat menjalani kehidupan sebagai anak-anak terang. Dari dasar hati kita yang penuh ucapan syukur itulah dapat kita hasilkan buah-buah hidup yaitu kebaikan, keadilan dan kebenaran.
Jadi yang terpenting bukanlah atas dasar perintah/kewajiban kita hidup sebagai anak-anak terang, namun dari dasar kerinduan dan ungkapan syukur kita menjalani kehidupan sebagai anak-anak terang.
Inilah yang disebut sadar ( kesadaran ), dan oleh banyak orang di masa "New Age" ini dikejar-kejar sebagai suatu tujuan yang hendak dicapai, yang disebut-sebut sebagai pencerahan ( enlightment ).

Puji Tuhan kita sudah dicerahkan olehNya, oleh karena kasih anugerahNya kita telah mengalami pencerahan, namun pencerahan itu bukan merupakan suatu titik, pencerahan hidup adalah merupakan suatu proses kehidupan.
Oleh karena itu dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita perlu melengkapi kesadaran kita ini dengan bajuzirah iman dan kasih dan ketopong pengharapan keselamatan ( 1Tes 5:5,8 ), yang akan membuat kita hidup bersama sama dengan Tuhan ( communion=bersekutu/hubungan erat ).
Dengan demikian kita akan mengalami pembaharuan (Baca renungan tentang Metamorfosis : kita dapat membedakan manakah yang baik, yang berkenan dan yang sempurna sesuai kehendak Tuhan ), sehingga kita dapat menguji hal-hal yang berkenan kepada Tuhan.

Bapa disorga ajaiblah karyaMu padaku, Engkau merubahku dari anak kegelapan menjadi anak terang, sungguh kasih setiaMu tidak terkira...
Engkau memberikan kesempatan bagiku untuk hidup dalam terangMu yang ajaib, Roh Kudus aku mohon kepadaMu berilah kekuatan, keteguhan hati dan hikmat dalam menjalani hidupku sebagai anak-anak terang. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku mohon doa ini. Amin.

13 Maret 2011

Mengenakan manusia baru

Ef 4:22-24 :"..berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru...."

Sebagai orang Kristen yang dewasa tentu saja kita (mempunyai iman) telah diselamatkan dan kita semua telah menerima anugerah keselamatan itu dari Tuhan; namun pada saat kita mulai memasuki kehidupan baru di dalam Tuhan Yesus, maka harus ada perubahan dalam diri kita dan dalam sikap hidup serta pandangan hidup kita.
Firman Tuhan kali ini memerintahkan kita untuk aktif mengambil inisiatif yaitu menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru.
Menanggalkan berarti melepaskan seluruhnya, bukan sebagian demi sebagian; bagaimana kita dapat mengenakan manusia baru jika kita tidak melepaskan seluruh tabiat, sifat-sifat lama kita dan menggantinya dengan yang baru.
Ingat Tuhan sudah melakukan bagianNya yaitu memberikan anugerah pengampunan dosa dan memberikan status baru untuk kita yaitu sebagai anak-anak Tuhan yang akan mewarisi kerajaan sorga.

Sekalipun kita sudah hidup baru, kita masih dapat jatuh ke dalam dosa. Kita telah diperingatkan untuk tidak menyerah terhadap godaan, ujian, hawa nafsu (kedagingan) kita.
Kita wajib secara aktif meninggalkan sifat-sifat lama dan mengenakan sifat-sifat baru misalnya : sabar, tidak pemarah, pengampun, pengasih, murah hati, dapat mengendalikan diri; semua sifat-sifat baru itu dapat kita miliki dengan pertolongan Roh Kudus.
Dan juga kita harus menaklukkan pikiran kita di bawah Firman Tuhan yaitu selaras dengan pikiran Kristus; bukannya bergantung pada pikiran kita sendiri.

Bapa disorga di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku mau menanggalkan seluruh manusia lamaku dan menaklukkan roh dan pikiranku hanya di bawah kekuasaanMu saja . Saat ini aku mau berkomitmen untuk mengenakan manusia baru dengan sifat-sifat yang baru yang sesuai dengan buah-buah Roh Kudus.
Roh Kudus Engkau adalah Penolong yang ajaib bagiku, Engkau yang akan meneguhkan dan menguatkan diriku untuk melaksanakan komitmenku ini; dari hari ke hari Engkau akan menyempurnakan diriku sehingga aku layak menerima bagianku dalam kerajaan sorga.
Aku memberkatiMu Bapa dengan sembah, pujian, hormat, kemuliaan dan syukur dari sekarang sampai selama-lamanya. Engkaulah El Shaddai yang mulia! Amin.

07 Maret 2011

Dilema Pengusaha Kristen

Ef 4:22-24 :" ..."yaitu bahwa kamu, berhubungan dengan kehidupanmu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya."

Tujuan dunia bisnis adalah berhasil dalam bisnis. Semua orang tahu bahwa memperoleh uang lebih banyak daripada yang dibelanjakan adalah kunci keberhasilan dalam bisnis apapun juga. Sehingga lahirlah falsafah dunia : "Lakukan apa saja demi memperoleh uang karena uang adalah kunci keberhasilan bisnis." Selanjutnya sebagian besar dari lingkungan masyarakat bisnis bertekad untuk melakukan apapun juga demi menjadikan bisnisnya berhasil, mereka melakukan apa saja yang diperlukan agar dana pembelanjaan dapat ditekan sedemikian rupa walaupun dengan cara-cara yang melanggar prosedure hukum alias menghalalkan segala cara.
Sedangkan di sisi lain sebagai orang Kristen tujuan hidupnya sudah berubah yang dulunya hanya untuk memuaskan diri sendiri, sekarang sudah diperbarui yaitu untuk melayani dan menyenangkan hati Tuhan. Kita harus berbeda dengan dunia dan berbeda pula dalam cara kita mengelola apapun. Tuhan mengatakan bahwa kita harus jujur dan adil dalam mengelola bisnis kita.
Sehingga pada suatu saat seorang pengusaha Kristen mendapati dirinya ditarik menuju dua arah yang berlawanan. Ia ingin melayani, mematuhi dan memuaskan hati Tuhan, namun kadangkala ia tergoda untuk melupakan Tuhan dan melakukan apapun juga untuk bersaing agar berhasil dalam bisnisnya.
Bagaimana sikap kita ? Apakah kita menjadikan uang semata-mata sebagai tolok ukur untuk mengambil keputusan bisnis ataukah kita menggunakannya bersama-sama dengan Firman Tuhan sebagai patokan ?
Sudah seharusnya menyenangkan hati Tuhan mendahului segala pemikiran untuk memperoleh uang!
Ingat kita tidak mungkin mengabdi pada dua majikan sekaligus; kita harus memilih salah satu sebagai titik fokus atau pusat perhatian kita.

Bapa di sorga kami mau mengambil sikap untuk mengutamakan Engkau dalam setiap keputusan bisnis yang kami buat di atas tujuan pencapaian keuntungan uang semata-mata; karena Engkau adalah Tuan kami. Segala yang kami peroleh adalah berasal dariMu, Engkaulah yang memberikan kuasa kepada kami untuk menjadi kaya; oleh karena itu kami tidak akan memegahkan diri kami, kami akan menyembunyikan diri kami dibalik kemuliaanMu. Segala puji, hormat dan syukur hanya bagiMu TUHAN Allah kami yang hidup. Amin.

19 Februari 2011

Armor of God

Ef 6:13 :"Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada waktu yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu."

Dalam Efesus 6:14-18 disebutkan seluruh perlengkapan senjata Allah yaitu :
1. ikat pinggang kebenaran
2. baju zirah keadilan
3. kasut kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera
4. perisai iman
5. ketopong keselamatan
6. pedang Roh yaitu Firman Allah
Tuhan memerintahkan agar kita mengkondisikan diri kita lebih dahulu untuk memakai segala perlengkapan senjata Allah.
Yang pertama berdirilah tegap ( ayat 14 ), ini berarti persiapan mengenai diri kita, persiapkan hati dan tujukan mata kita kepada Tuhan Allah untuk menerima kebenaran, keadilan dan damai sejahteraNya. Jika kita terduduk dengan muka ke bawah, tertunduk kalah, tersungkur menyerah dalam kebimbangan/kebingungan, maka bagaimanakah kebenaran, keadilan dan damai sejahtera Allah dapat hadir di dalam hati kita?
Kondisi kedua yang Tuhan perintahkan adalah dalam segala keadaan ( ayat 16) gunakanlah 3 senjata yang terakhir ( iman, keselamatan dan Firman Allah).
Jika tadi kita berada dalam keadaan persiapan, maka situasi berikutnya kita telah memasuki kawasan peperangan ! Dalam segala keadaan di kawasan ini kita wajib menangkis panah-panah api si jahat dengan perisai iman kita bahwa segala kuasa dan pemerintahan telah ditundukkan dibawah kaki Kristus Yesus dan Dia telah melimpahkan kewenanganNya ( exousia) kepada kita; dan senantiasa berlindung dibalik keselamatan yang telah diberikan oleh Kristus Yesus kepada kita.
Dan yang paling akhir kita diminta oleh Tuhan tidak hanya berada dalam kondisi bertahan dan diserang; namun untuk senantiasa menggunakan pedang Roh yaitu Firman Allah dalam segala doa dan permohonan kita, pergunakan wewenang yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus untuk menghancurkan kuasa si jahat yaitu kuasanya yang membutakan mata hati dan menahan orang untuk menerima anugerah/karunia keselamatan dari Allah, kuasanya yang membelenggu orang untuk bertobat, kuasanya yang membujuk kita agar hidup menuruti daging /nafsu.
Tugas kitalah sebagai Tubuh Kristus untuk mematahkan dan menghancurkan kuasa si jahat di muka bumi ini !

Bapa di sorga FirmanMu hari ini menyadarkan kami agar kami menjadi aktif dalam medan peperangan, menyadarkan kami sebagai anggota Tubuh Kristus tidak sekedar hanya bertahan terhadap serangan panah api si jahat. Bapa di sorga kami akan menggunakan wewenang yang telah diberikan kepada kami untuk menginjak ular dan kalajengking; kami akan mematahkan dan menghancurkan benteng-benteng yang dibuat oleh si jahat untuk membelenggu orang-orang pilihanMu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami menngambil seluruh perlengkapan senajata Allah dan kami akan menggunakannya. Amin.

14 Februari 2011

Happy valentine day !

Ef 6:10,11 :"Akhirnya hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis."

Mungkin timbul kejanggalan dalam hati kita saat membaca Firman Tuhan di atas dengan temanya Valentine's Day yang pada jaman ini diartikan sebagai Hari Kasih Sayang.
Sejarah dari hari valentine dimulai dari seorang suci bernama Saint Valentine ( tercatat dalam sejarah Roma Katolik ada 2 nama yaitu Valentine of Rome ( 269 AD) dan Valentine of Terni (197AD).
Dalam Legenda Aurea diceritakan pada waktu itu St Valentine diinterogasi oleh Kaisar Romawi Claudius II, dan oleh Kaisar ditawarkan keselamatan jiwanya apabila St Valentine mau mempercayai "Roman paganism"/"agama" (berhala- berhala) Romawi, namun St Valentine menolaknya , Dia tetap memilih beriman kepada Tuhan Yesus Kristus; sehingga akhirnya ia dihukum mati pada tanggal 14 Februari dan dikenal sebagai martir bagi Tuhan. Oleh karena itu dalam Ensiklopedia Catholic hari itu dikenal sebagai Hari Martir.
Namun oleh tradisi Romawi kuno hari itu juga dikenal sebagai Hari perayaan pagan/berhala Lupercalia diperingati sebagai Hari Fertilitas/Kesuburan, dan berkembang menjadi hari mengekspresikan cinta kasih.
Akhirnya peringatan tersebut sampai saat ini berkembang dengan simbol hati, merpati, cupid dan catatan/surat cinta.

Jika menilik sejarah St Valentine maka Firman Tuhan menjadi peringatan bagi kita betapa sang iblis berupaya keras untuk menyesatkan kita, menipu kita dengan menonjolkan cinta "eros" lebih daripada cinta "agape".
Hari kasih sayang bukan berarti kita dengan bebas dapat mengekspresikan "rasa cinta" kita terhadap pasangan kita; ini peringatan keras untuk pasangan yang belum menikah, janganlah tergoda untuk melakukan hubungan suami isteri sebelum waktunya! Tetap jagalah kemurnian diri kita.

Tuhan menghendaki agar pada Hari Valentine ini kita waspada untuk senantiasa mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah ( baca Ef 6 :14-18 ) dan ingatlah bahwa Tuhan Allah telah memberikan wewenang kepada kita melalui Yesus Kristus yaitu kuasa untuk mematahkan dan mengalahkan kuasa maut.
Marilah kita gunakan wewenang kita untuk menolak setiap tipu daya iblis yang hendak menghancurkan kemurnian diri kita, menyesatkan dan meruntuhkan iman kita, melemahkan kita dalam setiap aspek kehidupan kita.
Hari Valentine adalah Hari peringatan untuk menguji kadar iman percaya kita kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang telah mati bagi dosa-dosa kita dan bangkit bagi keselamatan diri kita.
Saint Valentine telah berhasil mempertahankan imannya, siapkah kita meneladaninya?

Bapa di sorga kami mau mengakui kelemahan daging kami di hadapanMu, keinginan daging yang acapkali ditunggangi oleh si jahat berjuang keras untuk menghancurkan kemurnian kami, melemahkan iman kami, mematahkan semangat kami untuk melayaniMu; namun pada hari ini Bapa kami mau dan memohon kepadaMu agar Engkau me"recharge" roh kami dengan kuat kuasa Roh kudus, agar kami kuat di dalam Tuhan. Hari ini kami mau menilik dan mengoreksi sejauh mana iman kami kepadaMu; seberapa kerelaan kami mengikut dan melayaniMu.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami memohon doa ini dan bersyukur untuk kasih setiaMu. Amin.

05 Januari 2011

Berkat bagi orang-orang terpilih

Efesus 1:2 "Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga"

Luar biasa janji Tuhan dalam ayat ini !! Segala berkat rohani di dalam sorga telah disediakan untuk orang-orang yang terpilih dalam Kristus.
Ini adalah alasan yang utama bagi kita agar tidak cemas atau kuatir dalam menjalani hidup, dalam menjalani hidup yang penuh gelombang dan angin ribut. Didalam Kristus Yesus kekayaan rohani kita benar-benar melimpah dan dijamin bahwa kita akan memperoleh seluruhnya apa yang menjadi bagian kita ( baca ayat 14 dalam Efesus 1, Roh Kudus itulah jaminan untuk kita). Haleluyah !!
Sekali lagi perlu direnungkan Filipi 4:6 (Amplified) : "Janganlah merasa cemas atau dipenuhi kekuatiran tentang sesuatu, tetapi dalam setiap keadaan dan segala hal dengan doa dan permohonan (permintaan yang khusus) dengan penuh rasa syukur senantiasa menyatakan keinginanmu kepada Tuhan".

Bapa di sorga telah melakukan bagianNya, sekarang tinggal kita yang harus melakukan bagian kita yaitu mempercayai dan bertindak menikmati berkat-berkatNya yang berlimpah!!
Kawan, mari kita hidup di dalam kasih karuniaNya dan tetap bertahan terus di dalamnya....sebab segala berkat sorgawi telah diberikan bagi kita !

Bapa aku mohon berikan kepadaku Roh hikmat dan wahyu untuk mengenalMu dengan benar, agar aku mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilanMu yaitu betapa kayanya kemuliaan bagian yang telah Engkau tentukan untukku dan betapa hebat kuasaMu bagiku yang mempercayaiMu.

25 April 2009

Mengenal Roh yang tinggal dalam kita

Ef 4:30 :"Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan...."

Alkitab selalu memakai kata ganti orang untuk Roh Kudus yaitu Dia. Dia mempunyai perasaan hati yang dimiliki manusia seperti mengasihi, marah, sukacita dan merasa sedih. Pribadi yang mulia ini adalah Allah sendiri.
Roh yang tinggal di dalam kita adalah Roh yang pengasih dan lemah lembut.
Betapa sering tanpa kita sadari kita telah mendukakan Roh yang lembut dan pengasih itu dengan mengikuti kehendak hati kita sendiri dan memberontak terhadap tuntunannya. Kita sering mengecewakan Dia karena keegoisan dan kesombongan, membuat kita beranggapan bahwa hidup ini adalah milik kita sendiri dan kita berhak berbuat apa saja. Kita mulai mengabaikan keberadaanNya dalam hidup kita bahkan juga mengabaikan bisikan-bisikanNya yang lembut.

Ingatlah kita adalah orang tebusan; ditebus dari dosa untuk dimilikiNya, untuk dimuliakanNya. Marilah kita belajar meningkatkan kualitas hubungan kita denganNya, agar dari hari ke hari kita dituntunNya lebih dekat lagi dengan "Sang Mempelai Pria", kita dipersiapkan untuk menyambut kedatanganNya dalam kemuliaanNya yang luar biasa.

Bapa di sorga terima kasih untuk Roh yang lembut dan pengasih yang ada dalam diri kami, yang senantiasa menuntun, membimbing kami ke jalan yang benar, yang meneguhkan dan menguatkan kami dalam segala situasi. Kami mau menurutiNya dengan hati yang terbuka dan kami mau untuk tidak mendukakanNya. Terima kasih Bapa sungguh luar biasa kami boleh bersekutu denganMu begitu dekat dan melekat. Engkau TUHAN Allah yang maha dahsyat tampil begitu lembut di dalamku. Haleluyah! Amin.

31 Desember 2008

Introspeksi dan Evaluasi diri

Ef 3:18-19 :"....betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,..."

Hari ini hari terakhir dari tahun ini, sungguh tepat jika pada hari ini kita berdiam diri, masuk dalam keheningan diri untuk menilai ulang, untuk mengkaji ulang, untuk mengevaluasi apa yang telah kita lakukan sepanjang tahun ini.
Mari kita renungkan kembali kaleidoskop kehidupan kita pada tahun ini...
Apa yang telah kita kerjakan dan hasilkan?
Perubahan apa yang telah kita putuskan dan sikapi?
Buah-buah apa yang telah kita hasilkan dalam hidup kita sepanjang tahun ini?
Rencana-rencana apakah yang masih perlu peneguhan dari Tuhan?
Tindakan-tindakan apakah yag masih belum terselesaikan? Apakah hambatanya? Apakah Tuhan dipermuliakan dalam rencana dari tindakan-tindakan tersebut?

Kasih Tuhan Yesus Kristus sungguh luar biasa atas diri kita sepanjang tahun ini...
Mari kita renungkan juga betapa lebar, panjang, tinggi dan dalamnya kasih Tuhan atas diri kita sampai kita dapat mengucapkan " Terima kasih Tuhan, alangkah beruntungnya saya, saya sungguh bersyukur"
Mari kita imani apa yang dilihat oleh Juliana of Norwich, dimana ia melihat Tuhan sedang memegang seluruh dunia ini dalam tanganNya, dengan penuh kasih sayang; hingga kita dapat berkata seperti yang ditulis dalam bukunya: " Dan segalanya akan menjadi baik, dan segalanya akan menjadi baik, apapun juga akan menjadi baik."
Rasul Pauluspun telah mengatakan bahwa segala sesuatu ada di tangan Tuhan dan segala sesuatu akan terjadi demi kebaikan kita... Amin.

Bapa di sorga terima kasih untuk kasihMu yang selalu baru tiap tiap hari sepanjang tahun ini, luar biasa dalamnya kasihMu atas diriku hingga Engkau layakkan aku untuk menerima kemuliaanMu, untuk mendapatkan bagian dalam KerajaanMu.
Bapa di sorga terima kasih untuk kasihMu yang luar biasa yang membuatku hidup dan berbuah bagi kemuliaanMu.
Bapa di sorga aku berserah atas masa depan yang telah Engkau rancang untuk diriku, aku percaya tahun ini Engkau telah menuntunku sepanjang tahun untuk berjalan, berjuang mencapainya, demikian pula untuk tahun mendatang Engkau pasti akan tetap menuntun dan membimbingku setahap demi tahap untuk mencapai pemenuhan diriku sebagi ciptaanMu yang baru....
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku mengucap syukur dan berdoa dan berserah dan bergantung. Amin.