Hak 7:2 :"Berfirmanlah TUHAN kepada Gideon:'Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu daripada yang Kukehendaki untuk menyerahkan orang Midian ke dalam tangan mereka, jangan-jangan orang Israel memegah-megahkan diri terhadap Aku, sambil berkata : Tanganku sendirilah yang menyelamatkan aku.' "
Gideon seorang pengecut yang disebut oleh Malaikat TUHAN sebagai seorang pahlawan yang gagah berani (Hak 6:12) bersama-sama dengan 32.000 orangnya siap bertempur melawan 135.000 orang kaum Midian.
Namun Tuhan tidak berkenan terhadap jumlah itu, oleh karena Tuhan tidak ingin kemuliaan namaNya dicuri oleh orang-orang Israel.
Bayangkan hanya dengan 300 orang, Israel dapat mengalahkan 135.000 orang Midian; hanya campur tangan TUHAN Allah saja yang sanggup menciptakan kemenangan tersebut.
Firman Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa jika Tuhan akan menolong, melepaskan kita dari permasalahan yang menghimpit kita, maka yang Dia awasi/ cari dalam diri kita pertama-tama adalah keadaan hati kita apakah ada kerendahan hati dalam diri kita!
Jadi jika ada diantara kita yang pada saat ini berada dalam keadaan yang tertekan, terhimpit, terhempas, atau kondisi anda yang amat buruk, tertindas oleh keadaan yang membuat anda serasa "hidup enggan matipun segan"; inilah saatnya kita memeriksa hati kita, apakah ada kerendahan hati di dalam hati kita?
Sungguh Tuhan Allah yang kita sembah adalah Tuhan Allah yang senang untuk dipuji, dimuliakan, dielu-elukan, di nomor satukan.
Inilah alasan utama mengapa Dia menciptakan anda dan saya, yaitu Dia membutuhkan penyembahan dan pujian yang tulus dari umat ciptaanNya.
Janganlah membangga-banggakan kemampuan, kecerdasan, kecerdikan, daya upaya kita sendiri dalam menghadapi setiap masalah dalam hidup ini, melainkan pujilah Tuhan dalam setiap kemenangan yang kita peroleh; sebab hanya Dialah yang berhak atas setiap pujian, hormat dan syukur.
Bapa disurga, terima kasih atas FirmanMu hari ini, dimana kami dapat belajar mengenai karakterMu, mengenai cara agar Engkau turun tangan melepaskan kami dari cengkeraman situasi dan kondisi yang menyesakkan kami dan memberikan kemenangan kepada kami dengan caraMu yang ajaib. Selidikilah senantiasa hati kami, apabila Engkau menemukan kerendahan hati, segeralah turun tangan menyelamatkan kami, segeralah membebaskan kami dan berikanlah kepada kami kemenangan daripadaMu. Segala hormat, pujian dan syukur kami haturkan bagiMu, sebab hanya Engkaulah yang layak menerimanya dari kami. Amin.
Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly, nor stands in the path of sinners, nor sits in the seat of the scornful; but his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night. Psalm 1:1-2
Tampilkan postingan dengan label Hakim-Hakim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hakim-Hakim. Tampilkan semua postingan
20 Februari 2011
10 Juli 2009
Mawas Diri
Hak 13:24, 25 : "Lalu perempuan itu melahirkan seorang ank laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia. Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN..."
Tuhan mempunyai rencana khusus bagi Simson. Ia telah dipilih olehNya untuk membebaskan umat Allah dari penindasan bangsa Filistin. Sewaktu ia beranjak menjadi dewasa, kuasa TUHAN sangat nyata menyertai dia.
Ia berhasil mencabik-cabik seekor singa dengan tangan kosong. Ia berhasil menangkap 300 anjing hutan, ia berhasil mencabut pintu gerbang kota dan mengangkatnya, ia berhasil memutuskan tali-tali kuat yang mengikat tangannya...sungguh kekuatan yang luar biasa.
Sampai pada suatu ketika, ia lengah terhadap pimpinan Tuhan. Ia lebih mengikuti keinginan dirinya sendiri daripada mengikuti kehendak Allah.
Tanpa disadarinya, Simson sudah berjalan menyimpang dari jalan Tuhan. Dosa-dosanya telah membuat kuasa Tuhan menjadi undur atas dirinya.
Dengan percaya dirinya ia berkata : "'Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan meronta lepas'. Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia."
Inilah strategi setan dalam menipu umat kepunyaan Tuhan, mereka ditipu dan digoda sampai mereka tidak menyadari bahwa hidupnya sudah berada diluar kuasa Tuhan, hidupnya sedang menuju kehancuran.
Betapa pentingnya kita mawas diri. Apakah kita juga seperti Simson yang tidak menyadari bahwa ada dosa-dosa tertentu dalam hidup kita yang membuat Tuhan tidak dapat lagi memakai kita? Adakah dosa (-dosa) yang membuat kuasaNya undur dari kita?
Bapa disorga selidikilah hati kami dan beberkanlah kepada kami bila ada dosa tersembunyi yang tidak kami sadari . Ampunilah dosa kami. Amin
Tuhan mempunyai rencana khusus bagi Simson. Ia telah dipilih olehNya untuk membebaskan umat Allah dari penindasan bangsa Filistin. Sewaktu ia beranjak menjadi dewasa, kuasa TUHAN sangat nyata menyertai dia.
Ia berhasil mencabik-cabik seekor singa dengan tangan kosong. Ia berhasil menangkap 300 anjing hutan, ia berhasil mencabut pintu gerbang kota dan mengangkatnya, ia berhasil memutuskan tali-tali kuat yang mengikat tangannya...sungguh kekuatan yang luar biasa.
Sampai pada suatu ketika, ia lengah terhadap pimpinan Tuhan. Ia lebih mengikuti keinginan dirinya sendiri daripada mengikuti kehendak Allah.
Tanpa disadarinya, Simson sudah berjalan menyimpang dari jalan Tuhan. Dosa-dosanya telah membuat kuasa Tuhan menjadi undur atas dirinya.
Dengan percaya dirinya ia berkata : "'Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan meronta lepas'. Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia."
Inilah strategi setan dalam menipu umat kepunyaan Tuhan, mereka ditipu dan digoda sampai mereka tidak menyadari bahwa hidupnya sudah berada diluar kuasa Tuhan, hidupnya sedang menuju kehancuran.
Betapa pentingnya kita mawas diri. Apakah kita juga seperti Simson yang tidak menyadari bahwa ada dosa-dosa tertentu dalam hidup kita yang membuat Tuhan tidak dapat lagi memakai kita? Adakah dosa (-dosa) yang membuat kuasaNya undur dari kita?
Bapa disorga selidikilah hati kami dan beberkanlah kepada kami bila ada dosa tersembunyi yang tidak kami sadari . Ampunilah dosa kami. Amin
08 Juni 2009
Membentangkan Bulu Domba
Hak 6:39 :"Lalu berkatalah Gideon kepada Allah: "Janganlah kiranya murkaMu bangkit terhadap aku, apabila aku berkata lagi, sekali ini saja; biarkanlah aku satu kali lagi saja mengambil percobaan dengan guntingan bulu itu: sekiranya yang kering hanya guntingan itu, dan atas seluruh tanah itu ada embun."
Cara di atas disebut sebagai membentangkan bulu domba adalah manifestasi fisik yang dipakai orang Kristen untuk menemukan kehendak Tuhan bagi hidupnya.
Cara ini hanya satu kali saja dipakai atau dikabulkan oleh Tuhan dalam Perjanjian Lama, dalam Perjanjian Baru Tuhan sama sekali tidak menghendaki cara ini, oleh karena Tuhan telah memberikan cara yang lebih baik.
Namun kenyataannya masih banyak orang Kristen yang menggunakan cara ini; hal mana disebabkan karena mereka lebih banyak dipimpin oleh sifat keduniawian daripada oleh kerohanian mereka, mereka lebih selaras dengan perasaan-perasaan mereka daripada dengan roh mereka dan Roh Kudus.
Jangan mengambil keputusan di atas "guntingan bulu domba"; banyak orang telah mengambil keputusan yang salah karena "membentangkan bulu domba"; ada orang yang berkata : ya Tuhan berilah tanda apabila wanita tersebut menoleh kepada saya pada hitungan ketiga, itu berarti jodoh saya; dan hal itu berakhir pada suatu pernikahan yang tidak membuahkan kekudusan atau bahkan ada yang berdoa : ya Tuhan jika pendeta besar ini berjabat tangan dengan saya dan mengucapkan God bless you, maka itu berarti Engkau akan memakaiku untuk menjadi pendeta; dan hal itu berakhir pada suatu pelayanan yang tidak memuliakan Tuhan.
Orang-orang yang menggunakan cara membentangkan bulu domba adalah orang-orang demikian duniawi, sehingga mereka hanya percaya bahwa petunjuk yang Allah berikan harus dapat dirasakan dan dilihat. Mereka belum membangun dasar Firman di dalam roh mereka dan mereka tidak berdoa untuk mengembangkan kepekaan mereka kepada Roh Kudus.
Dalam Perjanjian Baru Roh Kebenaran yang akan memimpin kita di dalam seluruh kebenaran ( Yoh 16:17).
Ini berarti Roh Kudus akan menjadi penuntun kita dalam segala aspek kehidupan kita, Dia akan menjadi penolong kita.
Banyak orang yang tidak suka pimpinan Roh Kudus oleh karena mereka penuh dengan pemberontakan dan keduniawian. Nasehat dan pimpinan Roh Kudus membawa penghukuman atas keduniawian mereka dan mereka menolaknya.
Cara di atas disebut sebagai membentangkan bulu domba adalah manifestasi fisik yang dipakai orang Kristen untuk menemukan kehendak Tuhan bagi hidupnya.
Cara ini hanya satu kali saja dipakai atau dikabulkan oleh Tuhan dalam Perjanjian Lama, dalam Perjanjian Baru Tuhan sama sekali tidak menghendaki cara ini, oleh karena Tuhan telah memberikan cara yang lebih baik.
Namun kenyataannya masih banyak orang Kristen yang menggunakan cara ini; hal mana disebabkan karena mereka lebih banyak dipimpin oleh sifat keduniawian daripada oleh kerohanian mereka, mereka lebih selaras dengan perasaan-perasaan mereka daripada dengan roh mereka dan Roh Kudus.
Jangan mengambil keputusan di atas "guntingan bulu domba"; banyak orang telah mengambil keputusan yang salah karena "membentangkan bulu domba"; ada orang yang berkata : ya Tuhan berilah tanda apabila wanita tersebut menoleh kepada saya pada hitungan ketiga, itu berarti jodoh saya; dan hal itu berakhir pada suatu pernikahan yang tidak membuahkan kekudusan atau bahkan ada yang berdoa : ya Tuhan jika pendeta besar ini berjabat tangan dengan saya dan mengucapkan God bless you, maka itu berarti Engkau akan memakaiku untuk menjadi pendeta; dan hal itu berakhir pada suatu pelayanan yang tidak memuliakan Tuhan.
Orang-orang yang menggunakan cara membentangkan bulu domba adalah orang-orang demikian duniawi, sehingga mereka hanya percaya bahwa petunjuk yang Allah berikan harus dapat dirasakan dan dilihat. Mereka belum membangun dasar Firman di dalam roh mereka dan mereka tidak berdoa untuk mengembangkan kepekaan mereka kepada Roh Kudus.
Dalam Perjanjian Baru Roh Kebenaran yang akan memimpin kita di dalam seluruh kebenaran ( Yoh 16:17).
Ini berarti Roh Kudus akan menjadi penuntun kita dalam segala aspek kehidupan kita, Dia akan menjadi penolong kita.
Banyak orang yang tidak suka pimpinan Roh Kudus oleh karena mereka penuh dengan pemberontakan dan keduniawian. Nasehat dan pimpinan Roh Kudus membawa penghukuman atas keduniawian mereka dan mereka menolaknya.
Bapa disorga, kami mau dibangun diatas dasar FirmanMu dan hidup menurut pimpinan Roh Kudus; bukan hidup oleh perasaan dan pikiran kami semata. Ajarlah dari hari ke hari agar kami semakin peka atas suaraMu ya Tuhan. Dan pada hari ini kami membuang semua cara-cara yang tidak berkenan untuk mencari petunjukMu ya Bapa ya Abba. Marilah Roh Kudus berkaryalah dalam hidup kami, pimpinlah kami berilah petunjukMu kepada kami dalam setiap aspek kehidupan kami. Amin.
Langganan:
Komentar (Atom)