Tampilkan postingan dengan label Pengkotbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengkotbah. Tampilkan semua postingan

20 Mei 2011

Antusias

Pengktbh 9:10 :"Segala sesuatu yang dijumpai oleh tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tidak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ...."

Do it with your might adalah kata kunci Firman Tuhan agar kita meraih kesuksesan dalam hidup.
Namun sekuat tenaga bukanlah dapat diartikan secara kekuatan fisik atau menggunakan kekuatan fisik semata-mata. Sekuat tenaga disini lebih dilihat dari sisi bathiniah ketimbang sisi fisik.
Untuk meraih kesuksesan dibutuhkan lebih dari sekedar karakter dan kecerdasan, yang terpenting adalah antusias, penuh semangat...

Pertanyaannya seberapa besar semangat yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan itu?
Untuk menjawab pertanyaan ini hendaknya kita ingat cerita tentang seorang pemuda yang datang kepada Socrates untuk mencari pengetahuan. Lalu oleh Socrates dibawalah pemuda tersebut ke tempat kolam air dan dibenamkan kepala pemuda tersebut untuk beberapa saat, kemudian ditanya oleh Socrates, apakah yang kau cari? Si Pemuda menjawab : Pengetahuan. Oleh Socrates dibenamkan lagi kepala si Pemuda dan kemudian ditanya dengan pertanyaan yang sama, si Pemudapun menjawab dengan jawaban yang sama "Pengetahuan". Kemudian dibenamkan pula kepala si Pemuda untuk waktu yang lebih lama lagi. Lalu ditanya dengan pertanyaan yang sama; dengan terengah-engah si Pemuda menjawab " butuh udara". jawab Socrates : Bagus !! Andaikan engkau menginginkan pengetahuan sebagaimana engkau menginginkan udara, engkau pasti mendapatkannya!
Jadi lakukanlah segala sesuatu yang didapati oleh tanganmu dengan penuh semangat, maka hasilnya pasti tidak akan sia-sia.

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah menebus diriku, menjadikan aku sebagai ciptaan yang baru didalamMu. Sekarang aku mau menghidupi hidup baru yang Engkau berikan ini dengan penuh antusias, demi untuk memuliakan namaMu dan nama Bapa di surga. Haleluyah ! Amin.

04 April 2011

Rutinitas

Pengktbh 3:1,11 :" Untuk segala sesuatunya ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya."

Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.
Pernahkah kita merasakan kalau hidup ini hanyalah suatu rentetan perulangan yang membosankan?
Dari kecil, kita sebenarnya sudah dapat merasakannya, kita harus bangun pagi-pagi untuk bersekolah, lalu pada siangnya kita pulang, mungkin sambil melakukan aktifitas lainnya, seperti belajar, nonton TV, tidur, lalu pada malamnya makan malam, kemudian tidur, keesokkan harinya kita kembali bangun pagi untuk bersekolah, dan melakukan aktifitas seperti hari kemarin, hal itu berulang kali kita lakukan bertahun-tahun !! Hingga akhirnya tiba saatnya untuk kita bekerja, tak jauh beda dengan bersekolah, kita harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke kantor, lalu pulang pada sore/malam harinya, kemudian kita tidur, keesokan harinya kita harus kembali bekerja lagi, dan melakukan aktifitas yang sama seperti kemarin, sampai kapan?

Pernahkah kita merasa bosan dengan aktifitas hidup kita?
Jika kita merasakan bosan dengan aktifitas hidup kita dan memandangnya sebagai suatu rentetan perulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup.
Oleh karena itu jangan melihat aktifitas yang kita lakukan ini sebagai suatu kebiasaan atau rutinitas , karena jika kita menganggap demikian, maka aktifitas kita akan amat sangat membosankan !!
Cobalah memaknai setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, mungkin anda akan menemukan suatu yang baru, sesuatu yang belum pernah anda ketahui sebelumnya, ingatlah : "Setiap hari merupakan hadiah baru yang menyimpan sejuta arti."

Bapa disorga, sesuai janjiMu bahwa Engkau akan membuat segala sesuatu dalam hidup kami indah pada waktunya; maka kamipun akan mengerjakan bagian kami bukan sebagai suatu rutinitas, melainkan setiap hari merupakan hal yang baru bagi kami, dan tiap hari merupakan kesempatan bagi kami untuk memuliakan namaMu.
Dalam nama Yesus Kristus kami mengucap syukur buat hari yang baru ini. Amin.

27 Maret 2009

Roh yang menyala-nyala

Pengktbh 9:10 :"Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tidak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, kemana engkau akan pergi."

Kemalasan dan penundaan adalah saudara dari kepasifan; semua itu adalah merupakan alat yang paling besar yang digunakan oleh setan untuk melawan umat Allah.
Dan ciri-ciri yang paling jelas jika umat Allah telah terjangkiti "penyakit" pasif, malas dan menunda adalah munculnya sikap penyesalan diri dengan pernyataan khas yaitu SEANDAINYA... Seandainya aku bisa mendapatkan ini, seandainya aku tidak mengalami hal ini, seandainya aku dikasihi, seandainya...seandainya...seandainya....

Rom 12:11 :"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Agar kita menjadi aktif dan rajin, maka kita perlu mengkondisikan agar roh kita menyala-nyala, hati kita berkobar-kobar.
Cara mengkondisikan roh kita agar tetap menyala-nyala dan hati kita berkobar-kobar adalah memberikan makanan Firman Tuhan melalui pengucapan dan pendengaran, doa, pujian, pengakuan iman.
Dan cara terbaik untuk mewaspadai roh kepasifan adalah dengan mengambil tindakan sekarang juga, dan melakukannya dengan sungguh-sungguh.
Mari kita lakukan pekerjaan yang dapat kita lakukan melalui Dia, kepada Dia, bagi Dia, oleh Dia dan dengan Dia, maka nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup kita.

Bapa di sorga, terima kasih atas FirmanMu yang memperingatkan kami agar menjaga roh kami tetap menyala-nyala dan hati kami tetap berkobar-kobar penuh semangat untuk melayaniMu, dan melakukan pekerjaan yang dapat kami kerjakan dengan sungguh-sungguh dengan hati yang rela. Kami mau tetap menyala dalamMu Roh Kudus. Demi nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.