Yak 1:22 :" Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri."
Roh kita dapat dilatih dan dikembangkan dengan cara :
1. merenungkan Firman Tuhan ( baca Yos 1:8, Maz 1:2,3 )
2. mempraktekkan Firman Tuhan yaitu menjadi pelaku Firman Tuhan, melaksanakan apa yang tertera dalam Alkitab.
Ada orang yang beranggapan bahwa menjadi pelaku Firman Tuhan adalah melaksanakan 10 perintah Allah. Tidak, bukan itu yang dimaksud disini.
Kita yang hidup dalam Perjanjian Baru dengan Tuhan, tunduk pada hukum yang baru yaitu hukum Kasih. Seluruh kitab Taurat terpenuhi dalam hukum Kasih.
Jikalau kita mengasihi sesama kita, maka kita tidak akan mencuri barangnya/hak miliknya; jika kita mengasihi sesama kita, kita tidak akan berdusta tentang dia, apalagi menyakiti, membunuh dan lain-lain...
Mari kita mulai mempraktekkan Firman Tuhan dengan mengucap syukur dalam segala hal ( 1 Tes 5:18 ), hal ini akan melatih dan mengembangkan roh kita.
Tuhan Yesus terima kasih untuk Perjanjian Baru yang Engkau adakan bagiku dengan Bapa di surga. Aku mau tunduk dan mengikatkan diriku terhadap hukum Kasih yang Engkau tetapkan. Aku mau menjadi pelaku dari FirmanMu dan oleh karena itu aku bersyukur dalam segala hal.
Damai sejahteraMu yang melampaui akal pikiran manusia senantiasa menyertaiku. Dalam namaMu aku berdoa dan mengucap syukur. Amin.
Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly, nor stands in the path of sinners, nor sits in the seat of the scornful; but his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night. Psalm 1:1-2
10 Februari 2011
09 Februari 2011
Bapa yang berkelimpahan
1 Sam 4:3 :"Mengapa TUHAN membuat kita terpukul kalah oleh orang Filistin pada hari ini? Marilah kita mengambil dari Silo tabut perjanjian TUHAN, supaya Ia datang ke tengah-tengah kita dan melepaskan kita dari tangan musuh kita."
Kekalahan adalah hal yang lumrah dalam kehidupan, namun proses dalam menghadapi atau menanggung kekalahan adalah suatu hal yang penting dalam menilai perkembangan manusia bathiniah kita.
Jika kita selalu menyalahkan keadaan atau orang lain atau bahkan menyalahkan Tuhan yang menyebabkan kekalahan, kerugian, kemunduran yang kita alami, maka nilai manusia bathiniah kita dapat dikategorikan sebagai "kanak-kanak".
Seperti orang Israel pada jaman nabi Samuel, mereka kalah berperang dan menyalahkan TUHAN seolah sebagai oknum yang menyebabkan kekalahan dan kehancuran mereka.
Marilah kita belajar dari kekalahan orang Israel tersebut dan menyadari sepenuhnya bahwa Tuhan Allah yang kita sembah selalu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.
Di dalam 1 Sam 7:3 disebutkan kunci kekalahan sekaligus jalan/cara menuju kemenangan.
Kekalahan orang Israel karena mereka menyembah berhala, hatinya tidak tertuju kepada TUHAN dan ibadahnya bukan kepadaNya.
Dalam kekalahan kita seharusnya kita bertanya kepada diri kita sendiri apakah mata hati kita sudah tertuju sepenuhnya kepada TUHAN? Apakah ada ilah lain selain TUHAN yang menyebabkan kita berpaling dari TUHAN?
Bertobat dan berpalinglah kepada TUHAN sepenuhnya, jangan mengandalkan diri sendiri atau mencari pertolongan dari manusia, semua akan sia-sia; TUHANlah yang berkuasa melepaskan kita dari kekalahan dan kehancuran, Dialah yang membuat kita menjadi kepala dan bukan ekor!
Kekalahan adalah hal yang lumrah dalam kehidupan, namun proses dalam menghadapi atau menanggung kekalahan adalah suatu hal yang penting dalam menilai perkembangan manusia bathiniah kita.
Jika kita selalu menyalahkan keadaan atau orang lain atau bahkan menyalahkan Tuhan yang menyebabkan kekalahan, kerugian, kemunduran yang kita alami, maka nilai manusia bathiniah kita dapat dikategorikan sebagai "kanak-kanak".
Seperti orang Israel pada jaman nabi Samuel, mereka kalah berperang dan menyalahkan TUHAN seolah sebagai oknum yang menyebabkan kekalahan dan kehancuran mereka.
Marilah kita belajar dari kekalahan orang Israel tersebut dan menyadari sepenuhnya bahwa Tuhan Allah yang kita sembah selalu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.
Di dalam 1 Sam 7:3 disebutkan kunci kekalahan sekaligus jalan/cara menuju kemenangan.
Kekalahan orang Israel karena mereka menyembah berhala, hatinya tidak tertuju kepada TUHAN dan ibadahnya bukan kepadaNya.
Dalam kekalahan kita seharusnya kita bertanya kepada diri kita sendiri apakah mata hati kita sudah tertuju sepenuhnya kepada TUHAN? Apakah ada ilah lain selain TUHAN yang menyebabkan kita berpaling dari TUHAN?
Bertobat dan berpalinglah kepada TUHAN sepenuhnya, jangan mengandalkan diri sendiri atau mencari pertolongan dari manusia, semua akan sia-sia; TUHANlah yang berkuasa melepaskan kita dari kekalahan dan kehancuran, Dialah yang membuat kita menjadi kepala dan bukan ekor!
Bapa di sorga selidiki hatiku, apakah mataku tertuju padaMu. Ampuni diriku yang mengandalkan diri sendiri bahkan mengandalkan manusia lain... Aku berkomitmen untuk menujukan hatiku sepenuhnya kepadaMu, karena Engkau Bapaku yang penuh kelimpahan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku bersyukur menyadari dan memahami FirmanMu hari ini. Amin.
08 Februari 2011
Heart and Mouth
Rom 10:10 :"Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan."
Apabila kita percaya sesuatu dengan hati kita, dan mengakui sesuatu dengan mulut kita, maka sesuatu itu akan menjadi kenyataan bagi kita. Sebab pengakuan iman selalu menjelma menjadi kenyataan.
Roma 10:10 telah menyatakan kepada kita bagaimana kita menurut kenyataannya telah memperoleh keselamatan itu yaitu dengan jalan percaya melalui hati kita dan mengaku dengan mulut kita. That's it! Haleluya ! Ajaiblah Tuhan, ajaiblah karyaNya atas diri kita.
Luar biasa ajaib cara dan jalanNya; Tuhan menghendaki agar kita melakukannya dalam proses pertumbuhan iman kita kepadaNya.
Apabila kita membaca Firman Tuhan melalui surat-surat para Rasul di dalam Alkitab Perjanjian Baru, maka hendaklah kita memperhatikan/menggaris bawahi setiap kata-kata "di dalam Kristus", "oleh Kristus", "yang olehNya", "di dalam Dia".
Karena dalam Firman tersebut ada janji-janji Tuhan untuk kita, hak-hak yang Tuhan berikan untuk kita dan status yang seharusnya kita miliki dalam Kristus Yesus.
Apabila kita mulai mengaku dengan mulut kita, oleh karena kita percaya akan Firman Tuhan di dalam hati kita, seraya yakin bahwa Inilah yang menjadi hak saya, atau inilah diri saya yang seharusnya atau inilah yang seharusnya yang kumiliki, maka segalanya itu akan menjadi suatu kenyataan bagi kita ( Ingatlah bahwa segala sesuatunya itu telah menjadi kenyataan bagi alam rohani kita).
Ingat dan renungkan senantiasa Firman Tuhan dalam Efesus 1:3 :"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita SEGALA BERKAT ROHANI di dalam sorga."
Pengakuan Iman :
Dengan sepenuh hatiku saya percaya akan Firman Tuhan. Dan dengan mulutku saya memberikan pengakuan terhadap janji-janji dan ketentuan yang tercantum dalam Firman Tuhan. Saya telah menjadi manusia baru sesuai Firman Tuhan sekarang ini. Dan sekarang ini juga saya telah memiliki segala berkat rohani yang diberikan melalui Kristus Yesus. Semuanya saya kembalikan untuk kemuliaan nama Bapa disorga. Semuanya demi kemuliaan TUHAN semata!
Apabila kita percaya sesuatu dengan hati kita, dan mengakui sesuatu dengan mulut kita, maka sesuatu itu akan menjadi kenyataan bagi kita. Sebab pengakuan iman selalu menjelma menjadi kenyataan.
Roma 10:10 telah menyatakan kepada kita bagaimana kita menurut kenyataannya telah memperoleh keselamatan itu yaitu dengan jalan percaya melalui hati kita dan mengaku dengan mulut kita. That's it! Haleluya ! Ajaiblah Tuhan, ajaiblah karyaNya atas diri kita.
Luar biasa ajaib cara dan jalanNya; Tuhan menghendaki agar kita melakukannya dalam proses pertumbuhan iman kita kepadaNya.
Apabila kita membaca Firman Tuhan melalui surat-surat para Rasul di dalam Alkitab Perjanjian Baru, maka hendaklah kita memperhatikan/menggaris bawahi setiap kata-kata "di dalam Kristus", "oleh Kristus", "yang olehNya", "di dalam Dia".
Karena dalam Firman tersebut ada janji-janji Tuhan untuk kita, hak-hak yang Tuhan berikan untuk kita dan status yang seharusnya kita miliki dalam Kristus Yesus.
Apabila kita mulai mengaku dengan mulut kita, oleh karena kita percaya akan Firman Tuhan di dalam hati kita, seraya yakin bahwa Inilah yang menjadi hak saya, atau inilah diri saya yang seharusnya atau inilah yang seharusnya yang kumiliki, maka segalanya itu akan menjadi suatu kenyataan bagi kita ( Ingatlah bahwa segala sesuatunya itu telah menjadi kenyataan bagi alam rohani kita).
Ingat dan renungkan senantiasa Firman Tuhan dalam Efesus 1:3 :"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita SEGALA BERKAT ROHANI di dalam sorga."
Pengakuan Iman :
Dengan sepenuh hatiku saya percaya akan Firman Tuhan. Dan dengan mulutku saya memberikan pengakuan terhadap janji-janji dan ketentuan yang tercantum dalam Firman Tuhan. Saya telah menjadi manusia baru sesuai Firman Tuhan sekarang ini. Dan sekarang ini juga saya telah memiliki segala berkat rohani yang diberikan melalui Kristus Yesus. Semuanya saya kembalikan untuk kemuliaan nama Bapa disorga. Semuanya demi kemuliaan TUHAN semata!
07 Februari 2011
Haleluya !
Wah 19:5-7 : "...kedengaran suatu suara dari tahta itu :'Pujilah Allah kita,....' Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak .... katanya: 'Haleluya! Karena Tuhan Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita...'"
Haleluya berarti pujilah Tuhan.
Suasana meriah dengan puji-pujian senantiasa menghiasi keadaan di dalam sorga. Orang-orang senantiasa tanpa lelah memuji-muji TUHAN; karena saat itu janji Tuhan akan kehidupan kekal sudah dengan sempurna digenapi. Betapa penuh sukacita kita !
Saat ini memang kita masih hidup dalam penderitaan, kejahatan, kesedihan dan kesewenang-wenangan. Namun kita tetap saja dapat menghadirkan susana sorga di atas memenuhi hati kita setiap saat. Kehidupan yang penuh dengan damai sejahtera dapat kita nikmati saat ini juga ! Haleluya !
Caranya yaitu dengan berserah penuh kepadaNya, mempercayakan diri kita sepenuhnya padaNya dan bergantung padaNya.
Percayalah bahwa kita sanggup mengatasi segala kemelut hidup dengan menjadikan Tuhan sebagai sumber damai dan sukacita kita, karena Dia adalah TUHAN Allah yang setia.
Haleluya!
Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.
Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya.
Pujilah TUHAN, hai segala suku bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
Sebab kasihNya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya.
Haleluya! (Maz 146:1,2,6, 117:1,2)
Haleluya berarti pujilah Tuhan.
Suasana meriah dengan puji-pujian senantiasa menghiasi keadaan di dalam sorga. Orang-orang senantiasa tanpa lelah memuji-muji TUHAN; karena saat itu janji Tuhan akan kehidupan kekal sudah dengan sempurna digenapi. Betapa penuh sukacita kita !
Saat ini memang kita masih hidup dalam penderitaan, kejahatan, kesedihan dan kesewenang-wenangan. Namun kita tetap saja dapat menghadirkan susana sorga di atas memenuhi hati kita setiap saat. Kehidupan yang penuh dengan damai sejahtera dapat kita nikmati saat ini juga ! Haleluya !
Caranya yaitu dengan berserah penuh kepadaNya, mempercayakan diri kita sepenuhnya padaNya dan bergantung padaNya.
Percayalah bahwa kita sanggup mengatasi segala kemelut hidup dengan menjadikan Tuhan sebagai sumber damai dan sukacita kita, karena Dia adalah TUHAN Allah yang setia.
Haleluya!
Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.
Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya.
Pujilah TUHAN, hai segala suku bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
Sebab kasihNya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya.
Haleluya! (Maz 146:1,2,6, 117:1,2)
06 Februari 2011
Our way out
Maz 91:14-15:"Sungguh hatinya melekat padaKu, ... Aku akan menyertai dia dalam kesesakan. Aku akan meluputkannya..."
Tuhan tidak mengatakan bahwa kita tidak akan menemui kesulitan. Sebaliknya Ia malah menyatakan bahwa kita akan mengalami kesulitan karena kita orang Kristen.
Dunia akan menganiaya kita, akan bicara jahat tentang kita, musuh berjingkat mendatangi kita.
Penguasa dunia (2Kor4:4) akan melakukan tekanan-tekanan terhadap kita pada setiap kesempatan.
Tuhan Yesuspun mengatakan bahwa Pencuri datang untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan, Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Tuhan telah berjanji akan melepaskan kita dari kemelut kehidupan yang kita alami; Tuhan tidak hanya berjanji untuk menyertai kita dalam kesukaran yang kita hadapi, tapi Dia hadir untuk melepaskan kita dari SEMUA kesukaran yang kita hadapi.
Dia adalah jalan keluar kita dari semua permasalahan yang kita hadapi. Dia meluputkan kita secara total, bukan sebagian-sebagian; sebab Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang lebih dari cukup!
Haleluya terpujilah TUHAN semesta alam !! El Shadai Allah yang berkuasa mengatasi segala kemelut dalam hidupku, Allah yang meluputkanku dengan mengangkatku ketempat yang lebih tinggi. Kemuliaan Engkau berikan kepadaku, sebab Engkau mengasihiku. Terpujilah namaMu diantara segala nama, biarlah sorga dan bumi bersorak-sorai memujiMu TUHAN !
Dan kini lututku bertelut dan lidahku mengaku bahwa Engkaulah Yesus Tuhanku dan hatiku percaya bahwa Engkau telah datang sebagai manusia, disalib, mati dan bangkit dari antara orang mati demi kasihMu kepadaku. Kupersembahkan tetes demi tetes yang mengalir dari mataku untukMu ya Tuhan kekasih jiwaku. PengorbananMu dan kasihMu dan PenyertaanMu sungguh luar biasa bagiku! Haleluya ! Haleluya ! Haleluya !
Segala kemuliaan bagiMu!
Tuhan tidak mengatakan bahwa kita tidak akan menemui kesulitan. Sebaliknya Ia malah menyatakan bahwa kita akan mengalami kesulitan karena kita orang Kristen.
Dunia akan menganiaya kita, akan bicara jahat tentang kita, musuh berjingkat mendatangi kita.
Penguasa dunia (2Kor4:4) akan melakukan tekanan-tekanan terhadap kita pada setiap kesempatan.
Tuhan Yesuspun mengatakan bahwa Pencuri datang untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan, Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Tuhan telah berjanji akan melepaskan kita dari kemelut kehidupan yang kita alami; Tuhan tidak hanya berjanji untuk menyertai kita dalam kesukaran yang kita hadapi, tapi Dia hadir untuk melepaskan kita dari SEMUA kesukaran yang kita hadapi.
Dia adalah jalan keluar kita dari semua permasalahan yang kita hadapi. Dia meluputkan kita secara total, bukan sebagian-sebagian; sebab Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang lebih dari cukup!
Haleluya terpujilah TUHAN semesta alam !! El Shadai Allah yang berkuasa mengatasi segala kemelut dalam hidupku, Allah yang meluputkanku dengan mengangkatku ketempat yang lebih tinggi. Kemuliaan Engkau berikan kepadaku, sebab Engkau mengasihiku. Terpujilah namaMu diantara segala nama, biarlah sorga dan bumi bersorak-sorai memujiMu TUHAN !
Dan kini lututku bertelut dan lidahku mengaku bahwa Engkaulah Yesus Tuhanku dan hatiku percaya bahwa Engkau telah datang sebagai manusia, disalib, mati dan bangkit dari antara orang mati demi kasihMu kepadaku. Kupersembahkan tetes demi tetes yang mengalir dari mataku untukMu ya Tuhan kekasih jiwaku. PengorbananMu dan kasihMu dan PenyertaanMu sungguh luar biasa bagiku! Haleluya ! Haleluya ! Haleluya !
Segala kemuliaan bagiMu!
Langganan:
Postingan (Atom)