Tampilkan postingan dengan label Mazmur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mazmur. Tampilkan semua postingan

19 Mei 2011

Blameless and upright

Maz 37:37 :"Mark the blameless man, and observe the upright; for the future of that man is peace"

Sekali lagi tentang keadaan yang sulit pada masa ini, keadaan yang membuat kita terjepit, yang membuat kita marah, tapi tidak tahu marah kepada siapa? marah kepada para pejabat yang korup, marah terhadap prosedure pelayanan publik yang berbelit-belit, marah terhadap ketidak pastian hukum yang ada, marah kepada para penegak hukum yang membengkokan hukum, marah terhadap lingkungan yang tidak ramah, marah kepada orang-orang disekeliling kita yang tidak mendukung?
Daud memberikan nasehat kepada kita untuk berhenti marah dan meninggalkan panas hati, karena marah dapat membawa kita kepada kejahatan. ( Maz36:8)
Damai sejahtera TUHAN tidak turun pada orang yang marah !!

Mari kita menjadi orang yang tulus ( blameless man ), bukan menjadi orang yang bisanya menyalahkan orang lain , menyalahkan sistem, menyalahkan lingkungan, menyalahkan segala sesuatu diluar diri kita.
Firman TUHAN menghendaki kita untuk menjadi orang yang jujur ( upright man) disamping tulus hati. Kita harus berani menilai ke dalam diri kita sendiri, harus berani mengoreksi diri sendiri. Dan jika memang kita sudah melakukan hal itu, namun keadaan tetap tidak berubah; maka berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikan Dia. PertolonganNya tidak pernah terlambat !!
Orang-orang benar Engkau selamatkan; TUHAN adalah tempat perlindunganku pada waktu kesesakan. TUHAN menolongku dan meluputkanku, Ia meluputkanku dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkanku, sebab aku berlindung padaNya. Aku menantikan TUHAN dan tetap mengikuti jalanNya, maka Dia akan mengangkatku untuk mewarisi negeri dan aku akan melihat orang fasik dilenyapkan! Amin.

04 Mei 2011

Obat Termanjur

Maz 107:20 :" DisampaikanNya FirmanNya dan disembuhkanNya mereka, diluputkanNya mereka dari liang kubur."

Bila kita mencermati Perjanjian Lama, kita akan mendapati bahwa kemenangan dan masa jaya umat Allah bukan disebabkan oleh karena mereka punya banyak pahlawan yang gagah berani atau banyak imam atau nabi, tetapi karena TUHAN menepati janjiNya.
Sebaliknya, setiap kekalahan, setiap bencana dan setiap pembuangan terjadi akibat dari ketidaktaatan umat Allah kepada FirmanNya ( Im 26:14-20).

Pemazmur dengan tepat menempatkan kata-kata :"disampaikanNya FirmanNya", baru lalu kemudian terjadilah "kesembuhan dan keselamatan".
Firman Tuhan yang telah menjadikan langit dan bumi adalah Firman Tuhan yang dapat "melakukan jauh lebih banyak" dari apa yang kita doakan atau pikirkan ( Ef 3:20).
Firman Tuhan adalah obat termanjur bagi jiwa yang terluka, hati yang hancur dan tubuh yang sakit.
FirmanNya membuat kita hidup, diselamatkan, dimenangkan, dipulihkan, dibangkitkan, dan dimuliakan. FirmanNya membuat kita berkuasa atas dosa, setan, maut, sakit dan bencana.
Semua ini oleh karena kuasaNya yang selalu menyertai kita, yang bekerja di dalam diri kita.
Apakah kita hidup disertai dengan kuasaNya atau tidak, hal ini bergantung pada keakraban kita terhadap FirmanNya.
Oleh karena itu jika ingin menikmati, mengalami mujizatNya; renungkanlah FirmanNya siang dan malam.

Bapa, TUHAN Allah yang maha dahsyat, dimuliakanlah namaMu diantara segala nama, diagungkan kebesaranMu di atas segala kuasa. FirmanMu adalah kehidupan bagi kami, kami mau mendengarkan, kami mau mentaatinya, kami mau bertindak sesuai dengannya; oleh karena kami tahu dan menyadarinya bahwa kehidupan kami adalah tergantung dari FirmanMu. Firmanmu adalah obat bagi hati, jiwa dan tubuh kami; onbat yang termanjur, yang menyembuhkan dan menghidupkan. Haleluyah ! Amin.

02 Mei 2011

Ujian Padang Gurun

Maz 63:2:"Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencar Engkau, jiwaku haus kepadaMu, tubuhku rindu kepadaMu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair."

Cara lain Allah menguji kita adalah dengan mengizinkan kita mengalami saat-saat kekeringan, saat-saat di mana segala sesuatu dalam hidup kita nampaknya kering, saat-saat dimana tidak ada suatu halpun yang dapat menolong kita atau menyegarkan jiwa kita.
Dalam siatuasi itu semuanya terasa kering, ibadah, persekutuan, doa, pujian dan penyembahan yang kita lakukanpun terasa ampang, dan keberadaan Allahpun dalam diri kita terasa hilang atau jauh tak terjangkau oleh doa kita.

Ada saatnya Allah memakai kita begitu luar biasa, kuasa dan urapanNya mengalir keluar melewati diri kita dan memberkati banyak orang; namun entah mengapa tiba-tiba serasa kita disimpan dalam "gudang berdebu" tidak dipakai dan tidak berguna...
Serasa hilang harapan dalam diri kita oleh karena ketidak bergunaan dan ketidak berdayaan diri ; saat itu kegersangan akan merasuk ke sendi-sendi kita.

Dan seiring berjalannya waktu kitapun akan disadarkan bahwa keadaan seperti ini menguji kita apakah kita sungguh-sungguh percaya bahwa kita memiliki panggilan dan visi yang sudah Tuhan taruh dalam hidup kita.
Adalah sangat penting bagi kita pada saat dalam keadaan seperti di padang gurun, kita tetap menaruh harap pada TUHAN Allah semesta alam, janganlah engkau menyimpang kekiri atau kekanan, tetapi tetaplah berpeluk pada batu karang yang teguh Tuhan kita Yesus Kristus yang telah memberikan teladan bagi kita pada waktu Ia dalam proses disalibkan, Ia ditinggalkan oleh Bapa, Ia tetap menaruh iman kepada Bapa bahwa Ia akan dibangkitkan pada hari yang ketiga dari antara orang mati!

Bagi setiap orang yang masih berada dalam keadaan ujian padang gurun biarlah Firman Tuhan dalam Yes 43 :18,19 ini menghidupkan : "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara."
Percayalah Allah sedang membuat sesuatu yang baru -dalam diri kita, dalam hidup kita, dalam pelayanan kita, dalam keluarga rumah tangga kita, dalam karir pekerjaan kita - dan saat ini sedang tumbuh ! Ya masih ada harapan untuk kita !

Bapa di sorga FirmanMu mengajarkan kepada kami untuk selalu rendah hati dan memiliki hati yang lembut, hati yang mau bergantung kepadaMu dan biarlah dengan kesadaran dan kemurniaan yang baru ini kami boleh dibebaskan dari ujian padang gurun, untuk selanjutnya bergerak dalam panggilan dan visi yang baru seperti yang telah Engkau tumbuhkan dalam diri kami. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami mengucap syukur dan meminta kabulkanlah doa kami ini. Amin.

20 April 2011

Rahasia dibalik Ucapan Syukur

Maz 100:4-5 :"Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur, kedalam pelataranNya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepadaNya dan pujilah namaNya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setiaNya utuk selama-lamanya dan kesetiaanNya turun termurun."

Tidak adanya pengucapan syukur adalah langkah pertama menuju kemurtadan, seperti yang telah kita ketahui dari kasus Lucifer yang jatuh dari kedudukannya yang tinggi oleh karena tidak memiliki pengucapan syukur.
Jika kita hendak masuk dalam hadirat Allah yang Maha Agung, syaratnya yaitu dengan pengucapan syukur ! Oleh karena pengucapan syukur adalah suatu sikap hati yang menyebabkan timbulnya iman. Dan itu akan menyenangkan hati Allah yang akan membuat kita akan mendapatkan perkenananNya ( Ingatlah bahwa Allah mencari iman, orang yang beriman).
Disamping itu pengucapan syukur adalah kunci memperoleh kemenangan atas segala situasi, bagi jiwa kita pengucapan syukur merupakan tonik penyembuh jiwa, bagi masalah, situasi yang sulit, maka pengucapan syukur adalah suatu kuasa yang akan menghancurkannya, suatu kuasa yang melepaskan kita dari pesimisme, tertekan/stress dan rasa kekalahan.
Ada kemerdekaan, kebebasan, kelepasan dalam pengucapan syukur !

Paulus dalam surat-suratnya dalam 1Tes 5:18 dan Ef 5:20 sangat menekankan betapa pentingnya pengucapan syukur atas dan dalam segala sesuatu.
Alasan kita mengucap syukur adalah oleh karena kita percaya bahwa TUHAN Allah kita adalah Allah yang setia, Allah yang telah memberikan keselamatan kepada kita.
Oleh karena itu marilah kita nyanyikan bersama pujian nabi Habakuk dalam Hab 3:17-19 :

Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan,
sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
ALLAH Tuhanku itu kekuatanku; Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.

Haleluya terima kasih Bapa Engkau memerdekakan kami. Amin.

12 Maret 2011

Kriteria Pemimpin Bangsa

Maz 15:1 :"TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemahMu? Siapa yang boleh diam di gunungMu yang kudus?"

Seorang pemimpin menurut falsafah orang Jawa jika ia berada di depan ia akan memberikan teladan, jika ia berada ditengah-tengah orang yang dipimpinnya, maka ia akan membangun semangat dan memberikan motivasi, sedangkan jika ia telah memberikan wewenang kepada bawahannya, maka dibelakang ia akan mengawasi dan senantiasa menopang jika terjadi hal yang tidak diinginkan. ( Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani).

Firman Tuhan melalui raja Daud ( raja yang diurapi luar biasa oleh Tuhan ) mengatakan bahwa terdapat 11 kriteria yang wajib dipenuhi oleh setiap orang yang mau menjadi pemimpin suatu bangsa ( bidang legislatif, eksekutif maupun yudisial ); dan jika 11 kriteria ini dipenuhi maka ia tidak akan goyah selama-lamanya.
Inilah 11 kriteria tersebut :

1. tidak bercela tingkah lakunya
2. adil
3. mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya
4. tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya
5. tidak berbuat jahat terhadap temannya
6. tidak menimpakan cela kepada tetangganya
7. tidak memandang hina orang yang tersingkir
8. memuliakan orang yang takut akan TUHAN
9. berpegang pada sumpah walaupun rugi
10. tidak meminjamkan uang dengan memakan riba
11. tidak menerima suap melawan orang yang tidak bersalah

Bapa di sorga aku berdoa meminta kepadaMu kirimkanlah orang-orang pilihanMu untuk memimpin bangsaku yang tercinta ini, biarlah bangsa Indonesia berkenan dihadapanMu. Bapa di sorga aku meminta dalam nama Tuhan Yesus Kristus selamatkan bangsa Indonesia, berikanlah damai sejahtera atas bangsaku ini. Dan biarlah murkaMu jatuh pada orang-orang yang menganggap dirinya pemimpin, namun hanya mementingkan nafsunya sendiri; pangkaslah orang-orang yang tidak mempunyai kriteria untuk memimpin negeri ini, goyahkanlah kursi jabatan mereka. Demi nama Tuhan Yesus Kristus aku naikkan dan mohon kabulkan doa ini. Terjadilah kehendakMu. Amin.

09 Maret 2011

Memaknai Kegagalan

Maz 50:15: "Berserulah kepadaKu pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku."


Banyak orang Kristen yang dinina bobokan oleh janji-janji keberhasilan, keselamatan, kebahagiaan dan damai sejahtera yang akan selalu menyertai di"sepanjang" hidupnya. Jika kita mau obyektif Tuhan tidak pernah menjanjikan hal-hal itu tanpa adanya suatu kesusahan, kesakitan, kepedihan, kesesakan, kesulitan.
Yang Tuhan janjikan adalah selalu adanya jalan keluar; yang Tuhan janjikan adalah kemenangan atas kesesakan; yang Tuhan janjikan bahwa pertolonganNya tidak pernah terlambat.

Kegagalan adalah masalah perspektif; oleh karena banyak diantara kita memandang kegagalan sebagai pertanda bencana. Kita memandang kegagalan sebagai suatu hal /pengalaman yang negatif.
Pada hari ini marilah kita ganti perspektif itu dengan perspektif Allah terhadap kegagalan yang menimpa umat yang dikasihiNya.
Kegagalan bagi Tuhan adalah suatu kesempatan untuk menolong kita, suatu kesempatan bagi Tuhan Allah yang hidup untuk menunjukkan keMaha-KuasaanNya ketika Ia menyelamatkan kita.

Sungguh Tuhan Allah yang kita sembah sangat menginginkan kita mempercayaiNya. Oleh karena itu dikala kita mengalami kegagalan, mari kita berpikir pula bahwa Allah pada saat yang sama sedang merancang sumber daya dan kuasa yang akan digunakan untuk menyelamatkan kita, untuk menolong kita, untuk membebaskan diri kita dan membawa kita kepada kemenangan.
Intinya adalah maukah kita menjadikanNya dan mempercayaiNya sebagai penolong kita ataukah kita lebih mempercayai diri sendiri dalam menghadapi kegagalan.
Renungkanlah Yakobus 1:2-4 dan Roma 8:28; yang pasti akan memberikan kekuatan yang membebaskan kita semua dari perspektif yang salah tentang kegagalan.

Bapa disorga, kami bersyukur bahwa di dunia ini tidak ada yang dpaat mengalahkan kami orang-orang tebusanMu, kecuali apabila kami memilih dan mengambil perspektif kegagalan sebagai suatu bencana kekalahan yang menimpa kami. Puji Tuhan hari ini kami mau merubah perspektif itu dan kami memutuskan untuk hidup berkemenangan bersamaMu. Engkau senantiasa siap sedia untuk menolong kami, dan kamipun membuka diri terhadap pertolonganMu; mari Tuhan tunjukkan dan buktikan keMaha-KuasaanMu dalam hidup kami, karena memang hanya Engkaulah TUHAN Allah yang hidup yang layak kami sembah. Amin.

06 Februari 2011

Our way out

Maz 91:14-15:"Sungguh hatinya melekat padaKu, ... Aku akan menyertai dia dalam kesesakan. Aku akan meluputkannya..."

Tuhan tidak mengatakan bahwa kita tidak akan menemui kesulitan. Sebaliknya Ia malah menyatakan bahwa kita akan mengalami kesulitan karena kita orang Kristen.
Dunia akan menganiaya kita, akan bicara jahat tentang kita, musuh berjingkat mendatangi kita.
Penguasa dunia (2Kor4:4) akan melakukan tekanan-tekanan terhadap kita pada setiap kesempatan.
Tuhan Yesuspun mengatakan bahwa Pencuri datang untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan, Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Tuhan telah berjanji akan melepaskan kita dari kemelut kehidupan yang kita alami; Tuhan tidak hanya berjanji untuk menyertai kita dalam kesukaran yang kita hadapi, tapi Dia hadir untuk melepaskan kita dari SEMUA kesukaran yang kita hadapi.
Dia adalah jalan keluar kita dari semua permasalahan yang kita hadapi. Dia meluputkan kita secara total, bukan sebagian-sebagian; sebab Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang lebih dari cukup!

Haleluya terpujilah TUHAN semesta alam !! El Shadai Allah yang berkuasa mengatasi segala kemelut dalam hidupku, Allah yang meluputkanku dengan mengangkatku ketempat yang lebih tinggi. Kemuliaan Engkau berikan kepadaku, sebab Engkau mengasihiku. Terpujilah namaMu diantara segala nama, biarlah sorga dan bumi bersorak-sorai memujiMu TUHAN !
Dan kini lututku bertelut dan lidahku mengaku bahwa Engkaulah Yesus Tuhanku dan hatiku percaya bahwa Engkau telah datang sebagai manusia, disalib, mati dan bangkit dari antara orang mati demi kasihMu kepadaku. Kupersembahkan tetes demi tetes yang mengalir dari mataku untukMu ya Tuhan kekasih jiwaku. PengorbananMu dan kasihMu dan PenyertaanMu sungguh luar biasa bagiku! Haleluya ! Haleluya ! Haleluya !
Segala kemuliaan bagiMu!

02 Februari 2011

Janji Perlindungan Allah

Maz 91 :1,2 :"Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN :"Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."

Puji Tuhan! Dia benar-benar telah memperlengkapi kita untuk menghadapi kehidupan ini dengan janji perlindungan dariNya atas kita.
Dia berjanji akan melepaskan kita dari perangkap, penyakit, panah-panah si jahat ( senjata setan untuk menjatuhkan dan menjauhkan kita dari hadirat Tuhan) dan kedahsyatan malam ( jalan/ masa depan yang gelap yang tidak menentu).
Oleh karena itu Firman Tuhan dalam Maz 91 ini kita jadikan pegangan dalam mengarungi hidup kita.
Peng"aku"an (jadikan menjadi milikmu, menjadi bagian hidupmu) terhadap janji Perlindungan Allah sebagaimana tertulis dalam Maz 91 :

Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganku,
Yang Mahatinggi telah kubuat tempat perlindunganku,
malapetaka tidak akan menimpaku, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahku;
sebab malaikat-malaikatNya akan diperintahkanNya kepadaku untuk menjagaku disegala jalanku.
Mereka akan menatangku di atas tangannya, supaya kakiku jangan terantuk kepada batu.
Singa dan ular tedung akan kulangkahi, aku akan menginjak anak singa dan ular naga.

Sungguh hatiku melekat padaMu, maka Engkau akan meluputkanku,
Engkau akan membentengiku, sebab aku mengenalMu.
Bila aku berseru kepadaMu, Engkau akan menjawab, Engkau akan menyertaiku dalam kesesakan, Engkau akan meluputkanku dan memuliakankanku.
Dengan panjang umur Engkau akan mengenyangkanku dan Engkau akan memperlihatkan keselamatan daripadaMu.

31 Januari 2011

Percaya pada pemikiran sendiri ?

Psalm 27 :1-2 "THE LORD is my light and my salvation;whom shall I fear? The LORD is the strength of my life; of whom shall I be afraid?"

Menarik untuk menyimak salah satu bab mengenai rahasia kehidupan di dalam buku The Secret, dimana dalam satu point ringkasannya mengatakan : "Semain banyak Anda menggunakan daya kekuatan di dalam diri Anda, semakin banyak daya yang akan tertarik kepada Anda"
Inti dari keseluruhan buku tersebut mengajarkan kepada kita agar mempercayai bahwa Anda adalah Sang Pencipta, bukan hanya takdir Anda namun juga semesta ini. Satu buku terpopuler saat ini yang meniadakan dasar tumpuan iman kita kepada TUHAN, namun agar setiap insan manusia mempercayai pikirannya, pikiran "positif".

Apakah manusia sanggup untuk itu?
Jawaban yang pasti adalah TIDAK, karena dengan masuknya dosa di dalam kehidupan manusia, sejak saat itu masuk pula emosi-emosi negatif antara lain keserakahan, ketakutan, malu, egois, iri/cemburu, kemarahan, kesedihan...dll ( Selidiki urutan emosi2 tersebut dari kisah kejatuhan Adam dan Hawa dalam dosa )
Namun TUHAN memberikan satu cara yang pasti buat kita untuk terlepas dari emosi-emosi tersebut yaitu mengakui TUHAN sebagai terang dan Juru Selamat kita, hanya bersandar dan bergantung kepadaNya ada jalan kehidupan.

Abba ya Bapa senantiasa kuatkan dan teguhkan pengharapanku kepadaMu, karena aku percaya Engkau adalah terang, juru selamat dan kekuatanku, tidak ada hal yang mustahil bagiMu.
In majorem gloriam dei!

13 Januari 2011

Praise the LORD

Maz 146 :1, 2: "Praise the LORD ! Praise the LORD, O my soul! While I live I will praise the LORD; I will sing praises to my God while I have my being."

Menyanyi memuji Tuhan selayaknya kita lakukan disepanjang hidup kita dalam segala situasi kehidupan yang kita alami.
Bukan hanya ketika kita diberkati, atau pada waktu kita senang, lalu kita memuji Tuhan. Tuhan tidak menghendaki seperti itu.
Seharusnya kita tidak kekurangan alasan untuk memuji kebaikanNya, kasih setiaNya, berkatNya, perlindunganNya; namun seringkali kita menganggap bahwa kesehatan, keselamatan, penghasilan, harta benda yang kita miliki itu adalah hal-hal yang sudah sewajarnya kita terima, hal-hal yang sudah seharusnya Tuhan berikan kepada kita, bahkan kadangkala kita menggerutu, seakan-akan kita layak menerima lebih banyak daripada yang sudah diberikan kepada kita...nah sikap seperti inilah yang perlu dirubah!
Jika kita bersikap dan bertindak menyaksikan kepada orang lain bahwa apa yang kita miliki di dunia ini adalah bukan sekedar nasib baik atau sekedar kemujuran/hokie, tetapi semuanya itu merupakan berkat dari Tuhan, hal ini merupakan pertanda kita memuji Tuhan.

Apakah rahasianya kita dapat memuji Tuhan setiap waktu?
Rahasianya adalah puas dengan pengaturan Tuhan dalam hidup kita. Puas terhadap rancanganNya dalam hidup kita. Kita tidak perlu selalu harus mengetahui mengapa suatu peristiwa ini atau itu yang mengecewakan terjadi dalam hidup kita.
Kepuasan terhadap Tuhan adalah kunci segala sesuatu.

Bapa di sorga selagi kami masih hidup dan ada di dunia ini kami mau memujiMu ya TUHAN semesta alam, Allah maha dahsyat dan perkasa. Sebab kepadaMulah kami bergantung, kepadaMulah kami berharap. Engkau dengan setia menjawab dan melepaskan kami, menegakkan kami, membangkitkan kami dan memenangkan kami ! Haleluyah ! Engkaulah Allah yang layak disembah tidak ada allah lain seperti Engkau ya Yehovah Elohim. Amin.

12 Januari 2011

Hope in the LORD

Maz 130:5,6 : Aku menanti-natikan TUHAN, jiwaku menanti-nantikan, dan aku mengharapkan firmanNya. Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih daripada pengawal mengharapkan pagi, ( ya, aku berkata ) lebih daripada pengawal mengharapkan pagi."

Mazmur ini ditulis oleh orang yang benar-benar berada dalam kesusahan yang dahsyat, sehingga ia mengibaratkan ia sedang berada dalam jurang yang dalam. Rupanya kesusahan yang sedang dialaminya berlangsung berlarut-larut dan tidak kunjung berhenti, seakan-akan Tuhan tidak turun tangan, seakan-akan Tuhan tidak menaruh perhatian.

Teladan yang diberikan oleh pemazmur ini adalah pengharapan yang sungguh-sungguh kepada TUHAN.
Kesungguhan itu diibaratkan seperti pengawal mengharapkan datangnya pagi dan kalimat itu diulang sampai dua kali.
Sungguh suatu hal yang benar-benar diharapkan terbitnya fajar oleh pengawal yang semalaman tidak tidur dan penuh dengan kesiagan melakukan pengawasan terhadap lingkungan disekitarnya, dia selalu waspada terhadap serangan musuh di malam hari; karena segala sesuatu yang dilakukan di malam hari /kegelapan akan menimbulkan bahaya yang besar. Sedetik lengah habislah sudah ... oleh karena itu seorang pengawal sangat sangat mengharapkan datangnya pagi hari.

Sewaktu badai hidup, kesusahan menerjang kita, apalagi yang berlarut-larut, kita cenderung untuk putus asa. Hati kita menjadi hambar dan sikap hidup kita menjadi apatis/masa bodoh, dimana hati kita sudah mulai tidak berharap lagi kepada Tuhan. Ini akan terjadi bila kita tidak yakin bahwa Tuhan mendengar seruan kita.
Tetaplah yakin bahwa Tuhan mendengar seruan doa kita dan taruhlah harapan yang sungguh-sungguh kepadaNya, Ia pasti, PASTI melepaskan, membebaskan kita dari segala kesalahan kita, dari segala kesukaran dan kesusahan yang kita alami !

Bapa, Engkaulah Yehovah Mephalti, TUHAN pembebas dan penyelamatku; kepadaMu kami menaruh harapan kami akan seluruh masa hidup kami saat ini dan masa depan bahkan pada masa kekekalan, karena Engkaulah penguasa dari segalanya. Kami gantungkan hidup kami kepadaMu, Engkau mendengar seruan kami, dan Engkau tidak menyia-nyiakan harapan kami.
Terima kasih Bapa, terima kasih. Haleluyah ! Amin.

11 Januari 2011

Milik Pusaka Orang Saleh

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik,
diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN;
maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepadaNya, dan Ia akan bertindak;
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang dan hakmu seperti siang.
TUHAN mengetahui hari-hari orang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya; mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan, dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan."
(Referensi Maz 37 :3-6, 18-19 )

Diamlah di negeri menggambarkan suatu hubungan/persekutuan yang intim dengan Tuhan;
Berlakulah setia dalam situasi apapun jangan berpaling kepada manusia atau ilah lain, tetap percaya kepadaNya dan lakukan kehendakNya/firmanNya;
Bergembiralah karena TUHAN adalah situasi hati yang bersuka cita bukan karena situasi dan kondisi yang ada, namun oleh karena keberadaanNya yang selalu menyertai kita.
Inilah makna carilah kerajaan Allah dan kebenarannya terlebih dahulu, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu....

Bapa disorga terima kasih untuk janjiMu yang luar biasa ini.
Milik pusaka kami yaitu kebenaran dan kehidupan kekal akan tetap menjadi milik kami, oleh karena melalui Yesus Kristus, kami telah Engkau perkenankan.
Jauhkan kami dari membanggakan kebenaran ataupun kesalahen kami sendiri, karena tanpa anugerah dan kasih karuniaMu kami tidak akan dapat berkenan kepadaMu.
JanjiMu bahwa dalam kondisi atau masalah apapun Engkau tetap bersama kami, sehingga kami tidak mendapat malu dan kekurangan, melainkan Engkau akan memunculkan kebenaran dan hak kami sebagai anak-anakMu bagaikan terangnya siang hari; kami mau percaya dan memegangnya erat-erat dalam hidup kami. Amin.

10 Januari 2011

Tuhan Mengasihimu !

Maz 139:6,7 :"Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. Kemana aku dapat pergi menjauhi rohMu, kemana aku dapat lari dari hadapanMu?"

Hakikat keberadaan Allah selain omnisciense dan omnipotent adalah omnipresent, Ia maha hadir, kehadiranNya ada dimana-mana.
Saat ini ada pembaca yang merasakan bahwa ia ditinggalkan sendirian, kesepian dan merana... seolah tidak ada seorangpun yang peduli dan semua situasi serasa asing dan tidak menerima anda; keragu-raguan dan keputus-asaan semakin mencekam.
Jika anda orangnya, dengarkan dan camkanlah Firman Allah ini !

Allah tidak pernah meninggalkanmu; Dia amat mengasihimu, bahkan rela berkorban untuk kita semua, khususnya bagi anda.
Kemanapun anda pergi menyimpang, Iapun hadir disitu dan selalu dengan lemah lembut menawarkan jalan keselamatanNya kepada anda!
Kemanapun anda membawa pikiran dan roh anda, Yehovah Shammah TUHAN ada disana; sebab Ia mengasihi kita semua. Ia mengawasi, Ia menunggu anda membuka pintu bagiNya, Ia tidak akan memaksa anda untuk menerima tawaranNya, namun Ia sangat berharap anda mau menyambutNya dengan suka rela.

Jangan gunakan logika pikiran manusia untuk mencapai pengetahuan Allah, pengetahuan tentang cintaNya/kasihNya kepada manusia; cukuplah terimalah dengan iman percaya bahwa Allah mengasihi anda dan menyediakan keselamatan bagi hidup anda serta Ia selalu hadir dalam roh anda untuk menolong, menuntun dan mengajar anda dalam keseluruhan kehidupan anda sampai pada kekekalan.
Percaya dan rasakanlah hadiratNya yang begitu menyejukkan, hadiratNya yang begitu melegakan, semua itu disediakan bagi semua orang yang percaya kepadaNya.

Bapa disorga, hamba berdoa untuk pembaca yang saat ini sedang mengalami keputus-asaan, kesepian, terasing, keraguan dan tertekan oleh situasi kondisi kehidupan yang seolah akan membuang dan menyingkirkannya. Hamba mohon demi dalam nama Tuhan Yesus curahkanlah kasihMu untuk pembaca ini, berilah kelepasan dan kelegaan kepadanya. Engkau Yehovah Shammah, hadiratMu akan selalu bersama-sama dengan kami, didalam diri kami, kami percaya semua itu membawa kedamaian dan kebahagiaan serta kemerdekaan yang sejati. Amin.

04 Januari 2011

Satisfy us with Your mercy

Psalms 90:14 " Oh, satify us early with Your mercy, that we may rejoice and be glad all our days! "

Mercy adalah kemurahan hati, belas kasihan, rahmat, dalam Alkitab berbahasa Indonesia diterjemahkan sebagai kasih setia.
Mazmur 90 Doa Musa sang abdi Allah meminta kemurahan Tuhan atas perbuatan umatNya.

Sungguh suatu anugerah Tuhan bagi kita apabila Tuhan berkenan kepada kita. Hal yang patut senantiasa kita pelihara, pertahankan dan tingkatkan dalam hidup kita adalah hubungan intim denganNya, agar setiap hari kita beroleh kemurahan Tuhan.
Dengan kemurahan Tuhan segala perbuatan tangan kita menjadi berhasil karena Tuhan sendiri yang meneguhkanya, membuatnya berhasil.
Nikmatilah kebahagiaan hari ini dengan senantiasa bersyukur atas kemurahan Tuhan ! Haleluyah !!

Bapa ajar kami menghitung hari-hari kami hingga kami beroleh hati yang bijaksana, ajar kami hidup bergantung kepadaMu dalam segala laku kami. Penuhi dan puaskan kami dengan kemurahan dan belas kasihanMu agar setiap perbuatan kami Engkau teguhkan dan Engkau buat berhasil. In majorem gloriam dei ( semuanya bagi kemuliaanMu ) !

01 September 2009

The rock of my strength

Maz 46 : 2 " Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti ".

Dalam Kitab Mazmur Daud menyebutkan 25 kali kata Gunung Batu ( The Rock), kata Gunung batu selalu dipandankan dengan 3 kata kunci yaitu tempat perlindungan, kekuatan dan keselamatan.
Singkatnya Daud selalu mengakui bahwa Allah ( Elohim ) adalah gunung batu tempat perlindunganku, gunung batu kekuatanku dan gunung batu keselamatanku.
Ini adalah ungkapan-ungkapan Daud dalam kesesakannya, demikian pula Firman ini luar biasa bagi kita yang berada di dalam "kesesakan".
Mari kita akui bahwa Allah kita adalah penolong dalam kesesakan sangat terbukti. TUHAN Allah adalah tempat perlindungan, kekuatan dan keselamatan bagi kita. Yang patut kita lakukan adalah Firman Tuhan dalam Roma 12 : 12 "Bersuka citalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan dan bertekunlah berdoa!"

Yehova Elohim Engkaulah gunung batu perlindunganku, Engkaulah gunung batu kekuatanku dan Engkaulah gunung batu keselamatanku. Aku senantiasa bersuka cita oleh karena Engkau memberiku kelegaan dalam kesesakan, memberiku kekuatan dalam kelemahanku dan memberiku keselamatan dalam keadaan bahaya. PertolonganMu tepat pada waktunya !! Dalam nama Tuhan Jesus Kristus, amin.

06 Agustus 2009

Manusia Kemarin

Maz 90 : 12 :"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."

Tidak ada yang salah dari masa lalu, karena amsa lalu adalah sejarah yanng berharga bagi kehidupan setiap orang.
Problemnya adalah mengingat dan terbeban atas kegagalan yang terjadi di masa lalu. Dan ini menyebabkan kita sering membangga-banggakan diri atas keberhasilan kita dimasa lalu demi untuk menutupi kegagalan dimasa lalu.
Hidup wajib dijalani dengan penuh keseimbangan berilah penghargaan kepada keberhasilan di masa lalu dan pakailah kegagalan dimasa lalu sebagai pelajaran pahit yang memotivasi kita untuk tidak mengulangi kesalahan/kegagalan yang sama.
Dan yang bijaksana adalah senatiasa mengucap syukurlah dalam segala hal.

Bapa di sorga, ajar kami untuk berani mengakui kegagalan dimasa lalu dan berani untuk meninggalkannya demi masa depan yang cermerlang bersamaMu. Kami mengucap syukur atas panggilanMu, atas ketetapanMu, atas keselamatan yang Kau berikan kepada kami dan atas kemuliaan yang telah tersedia untuk kami. Demi nama Tuhan Yesus Kristus kami memgucap syukur. Amin.

31 Juli 2009

Pintu-pintu yang Tertutup

Maz 37 : 23 :"Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNya."

Dalam perjalanan hidup kita akan banyak kita temui pintu-pintu; tidak semua pintu-pintu itu terbuka bagi kita. Belajarlah untuk memuji Tuhan sebanyak mungkin ketika sebuah pintu tertutup bagi kita, sama seperti ketika sebuah pintu dibukakan bagi kita.
Alasan Allah menutup pintu-pintu adalah karena Dia tidak menyediakan sesuatu bagi kita di balik pintu itu.
Jika Dia tidak menutup pintu yang salah, kita tidak pernah menemukan pintu yang benar, Allah mengarahkan jalan kita melalui pintu-pintu yang tertutup dan terbuka. Ketika satu pintu ditutup, kita akan terdorong untuk mengubah rencana kita.
Pintu yang tertutup lainnya akan memaksa kita untuk mengubah rencana lagi. Hingga akhirnya kita menemukan pintu yang terbuka dan kita melangkah menuju berkat-berkat bagi kita.
Allah mengarahkan jalan-jalan kita melalui pintu-pintu yang terbuka dan tertutup, namun biasanya bukannya memuji Dia karena pintu yang tertutup ( yang justru menghindarkan kita dari masalah ) kita sering kali menjadi marah karena kita " menilai atas apa yang tampak saja".

Dia dapat melihat masalah yang ada di sepanjang jalan yang akan kita lalui, lalu Dia membangun penghambat jalan di sana atau bahkan membuat jalan berkelok. Namun karena kebodohan kita, kita mencoba menghancurkan penghambat jalan atau menyingkirkan tanda melalui jalan berkelok.
Kemudian, pada saat kita menghadapi masalah, kita mulai menangis "Tuhan, mengapa Engkau melakukan hal ini padaku ?"
Kita harusnya menyadari bahwa pintu yang tertutup dapat merupakan suatu berkat.
Tidakkah dikatakanNya bahwa tidak ada kebaikan yang akan disembunyikan dari orang yang mencintaiNya ?
Jika engkau di-PHK dari pekerjaanmu - pujilah Tuhan karena kesempatan- kesempatan baru yang akan muncul- bisa saja suatu pekerjaan baru atau sekolah lagi.
Jika seorang pria atau wanita tidak menyambut hatimu- mungkin bukan karena mereka sendiri, tapi mungkin Tuhan yang mengatur sebuah penghambat jalan ( relakanlah ).
Kita kadang-kadang dapat memerangkap diri kita dalam keraguan dan kekecewaan karena menilai apa yang tampak saja.

Bapa disorga, kami percaya Engkau membimbing kami disetiap langkah kami; kami mohon Roh Kudus bimbinglah kami terus menerus dalam melakukan pilihan-pilihan dalam hidup kami, biarlah Engaku taruh hati yang lembut agar kami tahu petunjukMu dan menjauhi pintu yang telah Tuhan tutup untuk kami. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

21 Juli 2009

Kenyang dengan Segala yang Baik

BagiMulah puji-pujian, ya Allah yang mendengarkan doa.
KepadaMulah datang semua yang hidup karena bersalah.
Bilamana pelanggaran-pelanggaran kami melebihi kekuatan kami, Engkaulah yang menghapuskannya.
Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam dipelataranMu !
Kiranya kami kenyang dengan segala yang baik di rumahMu, di baitMu yang kudus !
Orang benar akan bersuka cita karenaMu dan berlindung padaMu; semua orang jujur akan bermegah oleh karenaMu.

Dengan perbuatan-perbuatan dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami.
Engkau mengindahkan tanah dimana kami hidup, mengaruniakannya kelimpahan dan membuatnya sangat kaya.
Engkau menyediakan, Engkau mengairi, Engkau menggemburkannya, Engkau memberkati, dan Engkau memahkotai tahun dengan kebaikanMu.
Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan namaNya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
Katakanlah kepada Allah :" Betapa dahsyatnya segala pekerjaanMu; oleh sebab kekuatanMu yang besar musuhMu tunduk menjilat kepadaMu. Seluruh bumi sujud menyembah kepadaMu, dan bermazmur bagiMu, memazmurkan namaMu."

Ya Bapa di sorga kami naikkan mazmur dan pujian kepadaMu, karena kami tahu Engkau memberkati kami berlimpah-limpah, kasih dan anugerahMu berlimpah dalam hidup kami. Puji syukur kami naikkan, terimalah sebagai dupa persembahan yang harum bagiMu, amin.
Refensi : Maz 65, 66

20 Juli 2009

Don't be late !

Maz 119:60 :"Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintahMu."

Lot dan keluarganya adalah contoh orang yang senang berlambat-lambat. Dalam Kejadian 19:15-26 dapat kita pelajari betapa beratnya Lot dan keluarganya meninggalkan harta benda dunia ( materi) milik mereka yang tidak kekal nilainya. Kita dapat belajar dari isteri Lot yang "menoleh ke belakang"; seolah mengatakan: Duh duniaku yang kutinggalkan, duh kesenanganku yang kulepaskan, duh komunitasku yang kusingkirkan.... dan ia merasa tidak rela, ia masih menyayangkannya melebihi nyawanya.

Mungkin hari ini Tuhan telah menegur dan memperingatkan kita agar meninggalkan dosa yang kelihatan nyaman buat kita... janganlah berlambat-lambat dalam mengikuti perintahNya dan janganlah menginginkannya melebihi keselamatan nyawa kita.
Barangkali ada yang merasa sudah sukup baik, tidak menyembah berhala; namun hari ini kita diingatkan bahwa keserakahanpun sama artinya dengan penyembahan berhala ( Ef 5:5 ); janganlah mengutamakan harta atau hal-hal lain di dunia ini lebih daripada Tuhan!!
Dan jangan pernah merasa telah menjadi orang yang cukup baik; karena dengan demikian kita akan menghina Tuhan yang Maha Kudus...; jangan berlambat-lambat memenuhi kehendakNya, rencanaNya dan perintahNya.
Waktu sedang berjalan dengan cepat, jangan pernah terlambat untuk bertobat selagi pintu anugerahNya masih terbuka !

Bapa di sorga ampunilah dosa kesalahan kami oleh karena seringkali kami menganggap bahwa kami telah hidup cukup baik, padahal kami tahu bahwa Engkau menghendaki agar kami menjadi serupa dengan Kristus Yesus yang sebentar lagi datang dan menjadikan kami sebagai mempelaiNya. Ampunilah kami dan ajarkanlah, berikan kami hikmat dan pengetahuan agar kami senantiasa dapat berjalan di jalanMu, agar kami senantiasa menuruti perintah-perintahMu yang membawa kami kepada hidup kekal dan berkemenangan. Dalam nama Yesus Kristus kami mohon doa ini. Amin.

30 April 2009

Delivered from fears and afflictions

I will bless the LORD at all times; His praise shall continually be in my mouth.
My soul shall make its boast in the LORD; magnify the LORD.
I sought the LORD , and He heard me, and delivered me from all my fears.
The angel of the LORD encamps all around those who fear Him, and delivers them.
Oh taste and see that the LORD is good; blessed is the man who trusts in Him !

Who is the man who desires life, and loves many days, that he may see good?
Keep your tongue from evil, and your lips from speaking deceit.
Depart from evil and do good; seek peace and pursue it.

The eyes of the LORD are on the righteous, and His ears are open to their cry.
The face of the LORD is against those who do evil, to cut off the remembrance of them from the earth.
The LORD is near to those who have a broken heart, and saves such as have a concrite spirit.
Many are the afflictions of the righteous, but the LORD delivers him out of them all.
The LORD redeems the soul of His servants, and none of those who trust in Him shall be condemned.
( Source from Psalm 34 ).

Bapa di sorga terima kasih atas perlindunganMu atas hidup kami. Engkau tempat perlindungan bagi tiap orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. Adapun Engkau jalanMu sempurna dan janjiMu murni. Engkau melepaskan kami dari segala kemalangan kami, Engkau membebaskan kami dari ketakutan kami. Sebab itu siapakah allah selain dari TUHAN, demikianlah hati dan mulut kami percaya dan mengaku bahwa hanya Engkaulah ya Yehovah Elohim yang layak terima segala hormat, kuasa dan pujian sampai selama-lamanya.
Amin.