Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly, nor stands in the path of sinners, nor sits in the seat of the scornful; but his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night. Psalm 1:1-2
01 April 2011
Mengasihi rekan waris kerajaan sorga
Hiduplah bijaksana dengan isterimu dalam bahasa inggrisnya dwell with them with understanding. Understanding adalah kata yang lebih tepat karena merupakan terjemahan dari kata "gnosis" ( pengetahuan ).
Dalam kehidupan sehari-hari kita para suami wajib belajar memahami isteri kita. Memang tidak mudah, dan ini terbukti dari ungkapan : Wanita itu mistery seumur hidup bagi kaum pria.
Kita para suami sering berpikir telah melakukan segala hal bagi isterinya, namun seolah perbuatan, perhatian, penyerahan diri dari kita para suami tidak ada artinya sama sekali bagi isteri kita. Isteri tetap cemberut, marah-marah, sensitif dan cari2 masalah... Wow rasanya ada neraka di dunia !
Kuncinya adalah belajar memahami !! Kita para suami wajib belajar memahami isteri kita dari hal-hal yang kecil, yang sepele ( menurut kita, tapi tidak demikian buat isteri kita ).
Bentuk tindakan sederhana seperti usapan, pelukan, bisikan cinta ternyata cukup membuatnya nyaman, dan memberikan efek diperhatikan, dicintai dan dihormati.
Isteri kita tidak minta hal-hal mewah yang tidak mampu kita berikan, namun cukup hal-hal yang sederhana tadi. Bahaya kalau tidak dipenuhi karena bisa-bisa dia minta semuanya serba satu ; 1 pulau, 1 kota, 1 mall, 1 rumah mewah, 1 kapal pesiar, 1 mobil mewah.....dll dll dll
Ayo kita berlomba-lomba memahami dan menghormati isteri kita, hal ini tidak berarti membuat kita menjadi seperti lakon dalam sinetron"suami-suami takut isteri" ; namun kita sebagai kepala keluarga yang senantiasa wajib memberikan pemenuhan kebutuhan kepada isteri kita yaitu memperhatikan, menghormati, mencintai dan melindunginya.
Ya semua itu harus dilakukan agar doa kita tidak terhalang !! Dahsyat man !!
Saatnya untuk koreksi diri, mengapa akhir-akhir ini banyak proyek yang menguntungkan terlepas dari tangan kita para suami, hal yang sangatlah mungkin adalah doa kita terhalang ! Dan yang menjadi penghalang adalah hubungan kita dengan isteri kita!!
Oh Bapa lembutkanlah hatiku untuk selalu mau memahami dan menghormati isteriku, ajarku seperti Yesus Kristus yang sudah rela menyerahkan dirinya kepada mempelaiNya bahkan rela berkorban nyawa. Bapa biarlah otoritasku sebagai kepala keluargaku datang dari penundukan diriku kepadaMu. Dalam nama Tuhan ku, Yesus Kristus, amin.
07 Juli 2009
Program Kemenangan Pamungkas
Dua program kemenangan yang telah kita bahas adalah menujukan/memprogram pikiran kita kepada kemenangan yaitu dengan cara memfokuskan, memenuhi pikiran kita kepada Kristus, firman Tuhan, kehendak, rencana dan tujuan Allah; dan program yang kedua adalah tidak memberikan jalan masuk bagi setan ke dalam pikiran kita.
Program kemenangan pamungkasnya adalah persenjatailah pikiran kita dengan pikiran Kristus!
Hal ini bukanlah menjadi milik kita secara otomatis. Namun kita harus memproklamirkan bahwa kita telah selesai dengan dosa dan kita tidak akan mengijinkannya mempunyai tempat di dalam kehidupan kita dalam bentuk apapun.
Untuk melakukan ini kita perlu disalibkan....dimatikan...dari hawa nafsu kedagingan kita, termasuk keinginan-keinginan, ambisi dan tujuan-tujuan diri kita sendiri; dan menggantinya dengan pemikiran, keinginan, tujuan dan maksud-maksud dari Kristus.
Proses pembaharuan pikiran kita menjadi pikiran Kristus ini harus dilakukan terus menerus setiap hari seumur hidup kita. Disini pembaharuan bukan suatu usaha memenuhi kepala kita dengan pengetahuan tentang firman, tentang janji-janjiNya, tentang kuasa yang diberikanNya kepada kita atas segala kuasa musuh...
Pembaharuan disini berarti merenungkan firman Tuhan siang dan malam, dan menjadikannya bagian yang menyatu dengan kehidupan kita.
Mempersenjatai diri dengan pikiran Kristus membuat kita hidup berkemenangan, senantiasa berada dalam keadaan damai dan sejahtera, tanpa adanya rasa takut, cemas dan kuatir tentang apapun juga.
Bapa di sorga, terima kasih untuk firmanMu yang luar biasa dahsyat, kami mau hidup dalam dimensi baru dalam kuasa dan kemenangan yang jauh melebihi apa yang pernah kami alami sampai saat ini. kami mau menundukkan diri kami sepenuhnya kepadaMu, dan senantiasa memenuhi pikiran kami dengan pikiran Kristus, sehingga kehendakMu merupakan tujuan dari hidup kami. Dalam nama Yesus Kristus mengucap syukur dan berdoa. Amin.
14 April 2009
Be Well Balance
Dalam Alkitab bahasa Indonesia ayat ini diawali dengan kata-kata : Sadarlah dan berjaga-jagalah ! Sesungguhnya Petrus disini mengajak kita untuk hidup seimbang agar musuh kita si iblis tidak dapat merusak kehidupan kita.
Definisi kata Balance dalam kamus Webster diartikan tatanan yang harmonis dan memuaskan dari bagian-bagian atau elemen-elemen"; jadi arti kata menyeimbangkan berarti mengatur berbagai kekuatan guna menjaga keadaan yang proporsional.
Firman Tuhan mengingatkan bahwa iblis sedang mencari orang-orang yang kehilangan keseimbangan yaitu orang yang terlalu banyak memberi perhatian pada satu aspek hidupnya dan membiarkan aspek-aspek lainnya terbengkalai, orang yang tidak mengatur prioritas-prioritasnya demi tercapainya tatanan yang harmonis dalam setiap aspek kehidupannya.
Orang seperti ini telah "membuka pintu" bagi si iblis; jika masalah telah menyergap masuk dalam wilayah kehidupan mereka, maka mereka sibuk menengking masalah itu tanpa mau menyelidiki lebih jauh untuk mencari tahu bagaimana iblis dapat memulai masalah itu. Jika "pintu" itu tidak ditutup, maka suatu waktu iblis akan masuk dari pintu yang sama.
Paling tidak ada beberapa aspek kehidupan yang perlu kita seimbangkan yaitu aspek kehidupan rohani ( hubungan kita dengan Allah ), kehidupan pribadi ( keseimbangan karakter, pikiran dan perasaan), kehidupan pernikahan dan keluarga ( hubungan suami-isteri dan anak-anak), kehidupan karir ( pekerjaan, termasuk kehidupan finansial), kehidupan sosial ( hubungan dengan sesama ).
Pelajaran yang terpenting disini adalah memakai hikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita untuk menyeimbangkan setiap aspek kehidupan kita, yaitu dengan mendisiplinkan diri untuk tidak "membuka pintu" bagi si iblis yang akan merusak kehidupan kita melalui aspek kehidupan yang kita abaikan.
Bapa di sorga FirmanMu mengatakan Tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu. Mata hati kami telah tercelikkan bahwa langkah pertama adalah kami harus menundukkan diri kepadaMu, memberikan hak sepenuhnya agar Engkau yang memimpin kami dalam menyeimbangkan setiap aspek hidup kami. Bapa di sorga ampuni kami atas segala kelalaian kami yang mengakibatkan terbukanya pintu bagi si jahat untuk menyerang kami; kami mau bertanggung jawab atas keadaan yanng telah tercipta itu, dan biarlah Roh Kudus membantu dan menguatkan kami melewati semua hal yang harus kami tuai. Amin.
09 April 2009
Karisma vs Karakter
Menurut kamus definisi dari Karisma adalah Daya Tarik pribadi yang sangat besar : Pesona;
sedangkan definisi dari Karakter adalah Kekuatan moral atau etika : Integritas.
Banyak orang yang mempunyai karisma tetapi tidak memiliki karakter; hal ini dapat kita lihat dalam musim kampanye untuk Pemilihan Umum, dimana-mana poster para calon legislatif atau calon eksekutif bertebaran saling berebut pesona; mereka mencoba menebar pesona ( daya tarik pribadi ) dengan menampangkan foto-fotonya dimanapun ada tempat untuk itu.
Pertanyaannya dari sekian banyak orang tersebut berapa banyakkah yang mempunyai integritas atau karakter. Cantik, tampan, gagah, pandai/cerdas, orator handal bukanlah hal yang menjamin seseorang memiliki karakter/integritas.
Karakter kita akan terlihat dari seberapa besar ketekunan kita dalam melakukan hal yang benar walaupun rasanya kita tidak senang melakukannya atau tidak ingin melakukannya. Karakter kita pada dasarnya adalah apa yang kita lakukan berulang kali, dengan kata lain karakter kita dibentuk oleh kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan.
Banyak orang yang melakukan hal yang benar jika ada orang yang melihatnya, tetapi mereka tidak melakukannya jika tidak ada orang yang melihatnya.
Kita sebagai orang Kristen harus mempunyai komitmen bahwa kita melakukan sesuatu yang benar oleh karena memang hal itulah yang benar !
Dan satu hal lagi yang penting apkah kita melakukan hal yang benar kepada orang yang memperlakukan kita dengan tidak benar ? Apakah kita mau memberkati orang yang mengutuki kita?
Bapa di sorga kami mau menjadi orang-orang yang mempunyai karakter/integritas, yaitu dengan melakukan apa yang benar bukan untuk menyenangkan manusia tetapi untuk menyenangkanMu. Kamu mau mendisiplinkan diri kami dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik, dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang sesuai dengna FirmanMu. Ajar kami dari ke hari agar kemuliaanMu dalam diri kami semakin bersinar dalam dunia ini. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami bersyukur dan berdoa. Amin.
25 Maret 2009
Willingly ( Ikhlas )
Dalam ayat ini Petrus tidak hanya berbicara kepada para pendeta, para panatua atau mereka yang berada dalam kepemimpinan suatu gereja, tetapi dia berbicara kepada setiap orang yang mau dipakai oleh Allah untuk melayani kerajaanNya, melayani tubuhNya.
Ada dua hal yang harus diperhatikan oleh setiap orang yang hendak melakukan pekerjaan tersebut; yang pertama kita harus memastikan lebih dulu bahwa kita mengerjakan perkerjaan itu dengan alasan yang benar ( motivasi kita yang terdalam ).
Dan yang kedua kita melakukannya dengan sikap yang baik dan benar, yaitu :
- dengan tidak terpaksa melainkan dengan hati yang ikhas/sukarela
- dengan tanpa mencari keuntungan pribadi melainkan dengan pengabdian diri
Kita perlu menyadari bahwa apapun yang kita lakukan untuk orang lain, kita sebenarnya tidak melakukan untuk orang itu, tetapi kita melakukannya untuk Tuhan (Mat 25:30-41); oleh karena itu lakukanlah setiap tindakan pelayanan dengan hati yang rela.
Sungguh Tuhan Allah hanya berkenan kepada setiap hati yang rela/ikhlas. Untuk dapat mempunyai hati yang rela kita harus memiliki kemauan yang benar yang dilandasi oleh motivasi yang benar, bukan mencari keuntungan pribadi ( nama tenar, dipuji dan dihormati oleh manusia, harta duniawi semata-mata).
Lakukanlah panggilanmu dengan kemauan yang benar, bukan oleh karena kewajiban/ keharusan; dengan demikian kita akan melakukannya dengan hati yang rela.
Inti dari kehidupan orang percaya adalah sikap hatinya. Apa yang tampak di luar bukanlah hal yang penting; tetapi yang penting adalah kebenaran di dalam hati kita yang tidak dapat kita sembunyikan dari hadapan Allah.
Bapa di sorga, kami mau mengoreksi diri kami, merenung kedalam, merefleksikan diri atas semua perbuatan yang kita lakukan untuk orang lain apakah hal itu benar-benar murni oleh karena kemauan kami untuk mengabdikan diri kepadaMu atau sekedar keinginan daging kami untuk mendapatkan hormat dan pujian dari manusia. Bapa ampuni kami apabila masih ada keinginan daging dalam pelayanan kami, kami mohon kepadaMu Roh Kudus agar Engkau murnikan motivasi kami, murnikan kemauan kami dan murnikan hati kami untuk dengan rela melayani TUHAN Allah semesta alam. Kami serahkan hati kami kepadaMu, pakailah sesuai kehendakMu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami panjatkan doa kami. Amin.
07 Januari 2009
Live for righteousness
Tujuan hidup bagi orang-orang percaya yang sudah diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus dari hukuman atas dosa yaitu hidup untuk kebenaran ( live for righteousness).
Apakah yang dimaksud Roh Kudus melalui tulisan surat rasul Petrus dengan hidup untuk kebenaran?
Jika kita membaca perikop Firman Tuhan di atas berjudul Penderitaan Kristus sebagai teladan dilanjutkan dengan Hidup bersama suami isteri dan Kasih& Damai.
Hidup benar adalah hidup menuruti teladan Kristus untuk memperoleh berkat ( 1 Pet2:21, 3:9, Ef 1:3).
Teladan Kristus yang patut kita teladani adalah hidup seia sekata, seperasaan, mengasihi, penyayang, rendah hati dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan ( menjauhi kejahatan dan melakukan yang baik), tidak membalas caci maki dengan caci maki ( menjaga lidah dan bibir kita dari ucapan-ucapan yang jahat dan menipu ), tetapi sebaliknya hendaklah kita memberkati dan mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya ( 1 Pet 3:8-11 ).
Firman Tuhan menjanjikan berkat bagi kita dan kita akan melihat hari-hari baik. Amin.
Bapa disorga kami sadar akan panggilanMu yang membawa kami kepada kemuliaanMu, oleh karena itu kami mau senantiasa hidup untuk kebenaran, hidup sesuai dengan teladan yang telah diberikan oleh Kristus Yesus. Roh Kudus kami mohon kekuatan dan pertolonganMu dalam melaksanakan Firman Tuhan hari ini. Terima kasih Bapa, terima kasih Yesus Kristus sang Juru Selamat kami dan terima kasih Roh Kudus. Amin.
19 Desember 2008
Ekklesia
Apakah sebenarnya gereja itu? Apakah sekedar gedung megah yang disediakan untuk tempat beribadah orang-orang yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya?
Kata "gereja" diambil dari bahasa Yunani yaitu ekklesia, yang terdiri dari kata depan ek yang berarti "keluar" dan kata kerja kaleo (klesia) yang berarti "dipanggil".
Jadi ekklesia berarti "dipanggil keluar", kata yang lazim dipakai untuk menggambarkan kelompok/kumpulan orang yang dipanggil keluar untuk tujuan yang khusus.
Gereja tidak lain adalah sebuah keluarga Allah yang dibangun di atas landasan batu yang hidup yaitu Yesus Kristus.
Gereja berbicara tentang manusia bukan sekedar gedung/bangunan; gereja adalah kumpulan manusia yang dikhususkan oleh Allah untuk tujuan khusus.
Tujuan khusus yang dikehendaki oleh Allah kepada kita sebagai gerejaNya adalah :
- Terciptanya hubungan kekeluargaan yang akrab satu dengan yang lain; kasih menjadi landasan persaudaraan, yang berarti ada kesetiaan, kepedulian, perhatian dan saling tolong menolong, saling memaafkan satu dengan yang lain ( Doa Tuhan Yesus untuk gerejaNya : Sed ut unum sint= Tetapi supaya mereka menjadi satu);
- Dipanggil keluar bukan berarti hidup secara eksklusivitas/ mengasingkan diri dari suatu komunitas masyarakat, namun juga harus "keluar" untuk memberitakan perbuatan besar yang telah dilakukan oleh Allah, keluar untuk memberitakan kabar baik kepada orang yang menanti-nantikan kabar keselamatan daripada Tuhan ( we are the Ambassadors of God/ Duta-duta TUHAN Allah);
- Melayani Tuhan dan melayani orang lain ( Ingat kata-kata D.L. Moody bahwa ukuran manusia bukanlah berapa banyak pelayan yang dimilikinya, melainkan berapa banyak orang yang dilayaninya) ;
- Berbuah-buah roh yang tidak lain adalah memiliki karakter Kristus ( Gal 5:20) dengan mempersiapkan diri kita sebagai saluran berkat melalui kehidupan sehari hari.
Sebagai penutup mari kita renungkan bersama kata-kata Mother Teresa : "The fruit of silence is prayer. The fruit of prayer is faith. The fruit of faith is love. The fruit of love is service".
Dan kata-kata sdr. Daniel Ong :"Mungkin kita tidak dapat mengubah dunia, tetapi kita dapat memberikan dampak bagi lingkungan sekitar kita. Kita tidak bisa melakukan hal besar dengan kasih yang kecil, namun kita dapat mengubah dunia dengan melakukan hal yang kecil dengan penuh kasih.
Bapa disurga kami akan berpegang teguh kepada kebenaran di dalam kasih dan kami akan bertumbuh dalam segala arah ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. Engkau akan memberikan kepada kita pengertian dalam segala sesuatu, yaitu mengerti rancanganMu bagi kami yaitu rancangan damai sejahtera yang memberikan hari depan yang penuh harapan. Terima kasih Bapa, terima kasih Tuhan Yesus, terima kasih Roh Kudus. Amin.
(Referensi =2Tim2:7, Ef 4:15,16, Yer 29:11)