Tampilkan postingan dengan label Matius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matius. Tampilkan semua postingan

28 Mei 2011

"Kuasa Pengacara"

Mat 28:18-19 :"Jesus approached and breaking the silence, said to them, All authority ( all power of rule) in heaven and on earth has been given to Me. Go then and make disciples of all the nation...."

Di dalam Firman tersebut Tuhan Yesus menegaskan bahwa segala otoritas ( kuasa pemerintahan) di bumi dan di surga telah diberikan kepadaNya dan menjadi milikNya; dan dengan segala kekuasaan itu Ia memerintahkan kita untuk pergi.
Perintah tersebut adalah merupakan suatu pemberian kuasa untuk mewakili Dia di muka bumi ini.

Suatu "Kuasa Pengacara" adalah suatu kekuasaan yang resmi untuk bertindak sebagai pengacara atau wakil dari pihak tertentu (pemberi kuasa). Surat Kuasa Pengacara secara resmi menunjuk seseorang untuk bertindak atas nama orang yang lain. Penerima kuasa memiliki kuasa dan otoritas untuk mengambil tindakan-tindakan yang dibutuhkan, penerima kuasa atas pertimbangannya sendiri dapat menggunakan semua otoritas dan kuasa untuk melaksanakan pemberian kuasa itu.

Yesus telah memberikan kepada kita "Kuasa Pengacara" yaitu otoritas yang resmi untuk menggunakan namaNya, untuk mengambil otoritas atas kuasa setan dan kerajaannya di atas bumi ini.
Dalam nama Yesus kita telah menerima kuasa dan otoritas penuh untuk mewakili Dia sesuai dengan apa yang dilakukanNya jika Ia hidup dan berjalan dimuka bumi; secara resmi kita dapat menggunakan segala otoritas dan kuasa yang Dia miliki atas segala sesuatu disurga dan di bumi.
Mari kita gunakan kuasa pengacara yaitu bertindak dalam nama Yesus untuk mengambil kekuasaan atas setan dan penguasa-penguasa kegelapan, untuk menguasai sakit penyakit, untuk memproklamirkan pengampunan dan pertobatan dalam namaNya, untuk memenuhi kehendakNya.

Marilah kita berdoa bersama :
Yesus yang kekasih; dengan iman, aku menjangkau kepadaMu untuk mendapatkan kekuasaan yang penuh atas kuasa dan otoritas yang sudah Engkau berikan kepadaku dalam namaMu.
Sejak saat ini aku akan pergi di dalam namaMu. Aku akan menyatakan namaMu kemana aku pergi.
Aku akan mempraktekkan Kuasa Pengacara, hak resmi untuk mempergunakan namaMu; untuk menyatakan keselamatan, untuk menyembuhkan orang-orang sakit, untuk mengusir setan, untuk mengambil otoritas atas setan.
Terima kasih untuk Nama itu yang adalah Nama di atas segala nama. Terima kasih untuk harga yang sudah Kau bayarkan untuk memperoleh Nama itu.
Dengan iman saat ini, aku menjangkau kepadaMu untuk mendapatkan kekuasaan penuh atas kuasa dan otoritas yang sudah kau berikan kepadaku di dalam namaMu.
Amin.

15 Mei 2011

Jadilah kehendakMu

Mat 26:42 : "Again, a second time, He went away and prayed, saying, "O My Father, if this cup cannot pass away from Me unless I drink it, Your will be done."

Kehidupan kita saat ini mungkin sedang dalam situasi yang tidak menentu, keadaan ekonomi duniapun sedang dilanda ketidak pastian, akibat kesulitan likuiditas yang melanda Eropah dan USA ikut menyeret kondisi perekonomian kita yang ada di Indonesia ikut pula merasakan efek keterpurukan tersebut.
Mungkin saat ini kita berada dalam keadaan yang sangat tertekan menghadapi masa-masa sulit, Tuhan Yesuspun pernah mengalami hal yang lebih daripada yang kita hadapi, bahkan Dia sampai pada putusan tentang mati atau hidup.
Dia dapat merasakan ketakutan, kecemasan kita karena Dia pernah mengalaminya. Dan Dia memberikan teladan kepada kita agar kita tetap fokuskan hati dan pikiran kita kepada Bapa yaitu bertekad untuk menyenangkan hatiNya dan menuruti kehendakNya dalam keadaan dan situasi apapun yang kita hadapi saat ini.
Satu hal yang pasti adalah Dia telah mentakdirkan kita mengalami hidup dengan kemuliaanNya. Amin!

Bapa di sorga biarpun gunung-gunung beranjak danb bukit-bukitpun bergoyang, tetapi kasih setiaMu tidak akan beranjak dariku dan perjanjian damaiMu tidak akan bergoyang. Terima kasih Bapa aku mau tetap bertekad untuk menyenangkan hatiMu melalui hidupku. Amin.

16 April 2011

Hidup adalah Pilihan

Mat 22:37,39 : "Jesus said to him, 'You shall love the LORD your God with all your heart, with all your soul, and with all your mind. "And the second is like it: 'You shall love your neighbor as yourself."

Apakah ketaatan menjadikan kita selamat ? Hal ini sudah kita bahas pada renungan yang lalu.
Ketaatan tidak membuat kita diselamatkan, tidak membuat kita lebih diterima atau lebih layak dihadapan TUHAN Allah.
Pandangan legalistik mengajarkan bahwa keselamatan diraih dengan usaha kita, bukan karena semata-mata anugerah Allah.
Dalam Perjanjian Lama hubungan manusia dan Allah didasarkan pada ketaatan pada perintah2Nya. Namun saat ini kita yang hidup dalam naungan hukum yang baru ( Perjanjian Baru ), kita diterima oleh TUHAN Allah karena kita memiliki kehidupan dan kebenaran Yesus Kristus ( baca 2 Kor 5:17 dan 21 ).
Sekarang kita mentaati Allah, karena kita mau memenuhi rencana Allah bagi kehidupan kita baik dari segi jasmani maupun rohani untuk dan demi kemuliaanNya sendiri.
Mungkin kita sering bertanya bagaimana saya dapat mengasihi Allah dengan segenap hati? Saya tidak "merasa" telah melakukannya.
Iman dan ketaatan kita bukanlah digantungkan pada PERASAAN, tapi pada PILIHAN.
TUHAN Allah menghendaki agar kita mentaati FirmanNya yaitu dengan melatih keinginan kita.
Keinginan kita adalah pilihan kita ( si Pemilih ), sedangkan emosi kita adalah perasaan kita ( si Perasa ).
Tetapkan pilihan ( kemarin telah kita bahas untuk menetapkan tujuan) kita dan abaikan perasaan kita, maka perasaan itu akan mengikuti pilihan.
TUHAN Allah sedang menantikan penyerahan kehendak/keinginan/pilihan kita. Dia tahu bahwa kita adalah manusia dengan emosi yang dapat berubah sesuai kualitas tidur kita. Serahkanlah kehendak anda dan emosi anda akan dengan sendirinya mengikutinya!

Bapa di sorga yang mulia, dimuliakanlah namaMu diseluruh bumi ! Terpujilah Engkau pemilik hidup dan yang telah memberikan hidup kepadaku. Hidup yang kuhidupi bukanlah semata hidupku sendiri melainkan Kristus dalamku. Suka citaku melimpah ya Allahku ! Gejolak jiwaku menggetarkan hatiku untuk selalu bermazmur bagi kedahsyatan kasihMu ! KasihMu ya TUHAN menuntunku untuk memilih mengasihiMu...ajaib TUHAN ! Haleluyah !

14 April 2011

The Prime Target

Mat 14:28 : "Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia:"Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepadaMu berjalan di atas air."

Rangkaian proses meraih kesuksesan tidak berhenti pada tahap pembentukan karakter, antusias dan keyakinan, melainkan ada satu hal penting lainnya yaitu penetapan tujuan yang hendak dicapai.
Paulus berlari tidak asal berlari namun dia berlari untuk memenangkan perlombaan dan memperoleh piala/mahkota yang kekal. ( 1 Kor 9:25).
Dalam hidup sehari-hari kitapun harus senantiasa menentukan tujuan/target yang hendak dicapai, dan buatlah suatu target yang besar, ya target yang besar !
Seperti Petrus menciptakan target "berjalan di atas air", suatu yang kelihatan mustahil karena melawan hukum gravitasi. Ingatlah diseberang ditempat target yang hendak kita capai Tuhan Yesus telah berdiri disana, dan ingatlah pula bahwa Dia juga menyertai kita di dalam diri kita.
Suatu keajaiban pasti terjadi jika kita memulainya dengan menetapkan target yang besar! Dan dibalik itu semua nama Tuhan akan dipermuliakan melalui kehidupan kita! Haleluyah !

Bapa di sorga bimbing aku dalam meraih, mewujudkan target besar dalam hidupku, aku hendak menjadi saluran berkat bagi banyak orang, oleh karena itu Bapa aku mohon Engkau memberiku kekuatan dan keteguhan hati kepadaku untuk mencapaiNya. Aku tahu Bapa bahwa untuk mencapainya membutuhkan perjuangan yang tidak ringan, namun aku percaya bahwa Roh Kudus berada di dalamku dan menyertaiku, membuatku berhasil. Dan semuanya kupersembahkan untuk kemuliaan namaMu Bapa ! Demi nama Tuhan Yesus Kristus aku memohon. amin.

08 Maret 2011

Etika Bisnis = Etika Situasi ?

Mat 7:12 :"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Dunia bisnis membawa kita kepada suatu pilihan yang penting yaitu penggunaan etika bisnis ( aturan moral dalam berbisnis). Kita dihadapkan pada pilihan mengikuti falsafah dunia atau mengikuti ajaran Tuhan dalam Alkitab. Kita tidak dapat mengikuti kedua-duanya sekaligus.

Dunia menggunakan falsafah yang disebut sebagai etika situasi ( perkembangan dari sebuah standar etika yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan dari situasi atau transaksi tertentu ); pandangan ini beranggapan bahwa tidak ada suatu standar moral yang bersifat mutlak/tetap di dalam dunia bisnis.
Penganut etika situasi umumnya berkeyakinan sebagai berikut :
  • Apapun yang kaucoba lakukan atasku, akupun berhak melakukannya atasmu;
  • Tujuan menghalalkan cara;
  • Oleh karena setiap orang melakukannya, jadi tindakan itu benar dan boleh dilakukan;
  • Asalkan kita semua setuju, maka apapun yang kita lakukan adalah benar.
Prinsip Alkitab mengenai etika bisnis tercantum dalam Mat 7:12 tersebut. Asas ini berlaku bagi semua orang, dalam segala situasi dan pada setiap waktu ( Dikatakan dalam ayat itu : SEGALA SESUATU = mencakup semuanya ). Jadi dalam situasi tertentu, perlakukanlah orang lain tepat seperti kita menghendaki mereka memperlakukan kita dalam situasi tersebut. Dengan kata lain taruhlah diri anda dalam posisi orang yang akan anda perlakukan. Disinilah letak kecerdasan emosional ( EQ) yang tertinggi, yang merupakan syarat utama suatu keberhasilan dalam menjalankan bisnis.

Bapa disorga terima kasih untuk prinsip universal yang Engkau berikan kepada kami, kami mau mengevaluasi lagi apakah kami telah menerapkan standar moral yang Engkau ajarkan kepada kami yaitu dalam segala hal melakukan kepada orang lain apa yang kami ingin agar mereka lakukan kepada kami. Kami mau menempatkan diri pada posisi orang lain terlebih dahulu sebelum bertindak atau memutuskan suatu. Roh Kudus berikanlah hati yang lembut agar kami mampu menerapkan prinsip ini setiap waktu. Demi nama Tuhan Yesus Kristus kami mohon doa ini. Amin

02 Maret 2011

Dua Majikan

Mat 6:24 :"Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Banyak orang yang berprinsip bahwa Allah dan bisnis tidak besangkut paut; mereka berkata : Bisnis is bisnis, Gereja is Gereja.
Kehendak Tuhan atas kita sudah jelas bahwa Ia menghendaki bahkan mengharapkan agar kita melibatkan Tuhan dalam setiap bisnis kita.
Supaya Tuhan dapat diutamakan dalam bisnis kita, Ia harus menjadi lebih penting daripada uang ( Mamon); kita harus memilih salah satu Tuhan atau Uang.

Jika kita memilih untuk melayani uang maka kita tidak akan pernah puas; seperti yang dikatakan Pengkotbah dalam pasal 5:9 :"Siapa yang mencintai uang tidak akan puas dengan uang." Dan kita akan melupakan Tuhan, yang akan berakibat kita akan disesatkan oleh pemikiran bahwa kesanggupan kita sendirilah yang menciptakan keberhasilan.
Tuhan telah memperingatkan hal ini dalam Ulangan 8:14,17 :" Janganlah engkau tinggi hati sehingga engkau melupakan Tuhan Allahmu...maka janganlah kau katakan dalam hatimu: "Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini."

Jika kita memilih untuk menjadikan Tuhan sebagai majikan kita dan Penguasa atas kehidupan kita dan dalam bisnis kita, maka Ia berjanji bahwa kita tidak usah kuatir bagaimana masalah keuangan kita akan diselesaikanNya. Tuhan menantang kita dalam hal ini ( Mat 6:25-34).
Ia juga mengetahui dengan tepat apa yang kita butuhkan dan Ia bersedia memenuhinya bila kita mengutamakan TUHAN Allah dan bukannya uang.

Bapa disorga apapun keadaan dunia saat ini, aku mau menyerahkan hidupku, bisnisku kedalam tanganMu yang berkuasa. Aku menolak untuk merasa kuatir dengan gonjang ganjingnya perekonomian dunia, yang aku tahu dan rasakan bahwa Engkau sanggup memeliharaku dengan segala kekayaan dan kelimpahanMu; oleh karena itu aku yakin dan percaya Engkau akan memenuhi segala kebutuhanku. Dengan imanku kepadaMu sekarang aku naikkan ucapan syukur, hormat dan pujian bagiMu ya TUHAN Allahku yang mencukupi dan menyediakan ( Yehova Jireh). Amin.

30 Januari 2011

By your Words

Mat 12:37 :"Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Betapa penting apa yang kita ucapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, lebih dari sekedar apa yang kita bayangkan.
Kata-kata dapat membangun kita, tetapi juga dapat meremukkan hati kita ( Ayub 19:2).
Kata-kata dapat menyembuhkan diri kita, tetapi dapat juga mendatangkan sakit bagi diri kita.
Menurut Alkitab, kata-kata dapat menghancurkan hidup kita, tetapi kata-kata dapat juga membuat kita penuh dengan gairah hidup, berbahagia dan sehat gembira.
Kata-kata yang kita ucapkan kemarin menciptakan hidup kita pada hari ini !

Hati-hatilah dengan kata-kata yang salah ( kata-kata yang menyatakan kegagalan, kekalahan, keragu-raguan, penyakit, kondisi yang terjepit dan jalan buntu ), karena kata-kata yang salah itu dapat memberikan wewenang kepada si jahat atas diri kita dan mendatangkan kemelut dalam hidup kita ( Ams 21:23).

Tuhan Yesus dalam Mark 11:23 :"...apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya." Hal ini sama saja artinya dengan ...maka ia akan memperoleh kata-kata yang diucapkannya itu.
Oleh karena itu dalam Ams 18:21 : " Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya."
Kehidupan terletak pada kuasa kata-kata, marilah kita menyebarkan kehidupan melalui mulut dan lidah kita dengan mengatakan kata-kata kehidupan, kata-kata sesuai dengan janji-janji dalam Firman Tuhan. ( Ams 10:11).

Bapa di sorga aku berjanji untuk menggunakan lidahku untuk memujiMu, untuk memberkatiMu dan memberkati sesamaku, untuk mengeluarkan kata-kata kehidupan, kata-kata yang menyembuhkan, menghibur, menyenangkan, membangkitkan dan menguatkan; karena aku tahu bahwa kata-kataku adalah hidupku, aku akan makan buah dari kata-kataku.
Terima kasih Bapa atas kebenaran FirmanMu ini. Amin

08 Januari 2011

Kunci Hidup Berkelimpahan

Matius 6:31-33 :"Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Ada satu prinsip yang dipakai dalam dunia ini yaitu bahwa untuk memenuhi kebutuhannya, manusia berusaha mendapatkannya.
Prinsip mana berbeda bahkan boleh dikatakan bertolak belakang dengan prinsip Allah yaitu Allah berusaha memberi. Memberi adalah caraNya Tuhan. Hidup dalam jalanNya Tuhan berarti menjadi seorang pemberi.

Cara dunia untuk mengumpulkan dan meningkatkan uang, pakaian, harta, rumah, tanah dan bisnis adalah dengan MENDAPATKAN...
Dalam kerajaan Allah, Yesus Kristus kelihatannya tidak punya masalah kalau kita mempunyai segala hal yang di sebut di atas. Akan tetapi Dia memberikan pernyataan bagaimana caranya untuk memperoleh semua itu, bukan dengan MENDAPATKAN tetapi dengan MEMBERI.

Memberi adalah memberi.
Memberi itu bukan membayar seseorang untuk apa yang sudah dikerjakannya.
Memberi itu bukan menaruh sesuatu di tangan seseorang dengan ketentuan dia harus melakuan sesuatu.
Memberi itu bukan meminjamkan.
Memberi itu adalah melepaskan sama sekali kendali tentang sesuatu hal kepada orang lain, sehingga mereka bisa melakukan apa pun yang mereka suka kepada barang yang diberikan.
Kekayaan sejati tidak diukur dari apa yang yang dipunyai seseorang, tetapi bagaimana mereka memberi dibanding apa yang mereka miliki.
Hidup kita akan menjadi petualangan dalam memberi, bukannya pergumulan untuk mendapat.

Bapa disorga puji syukur ke hadiratMu yang mulia, Engkau telah megajarkan prinsip hidup berkelimpahan menurut caraMu yang ajaib, yaitu bukan dengan mendapatkan, namun dengan memberi; maka kami akan hidup dalam kelimpahan, tanpa kekurangan apapun.
Bapa di sorga bahkan sebuah senyuman manispun dapat menjadi suatu pemberian yang berharga bagi sesama kami; oleh karena itu kami mau berpetualang dalam memberi, memberi dan memberi, agar kehidupan kami dipenuhi kekayaan yang abadi. Dalam nama Yesus Kristus kami mengucap syukur dan berdoa. Amin.

06 Januari 2011

Harta Yang Sangat Berharga

Mat 13:46 :"Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu ."

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita tentang bagaimana seharusnya memandang Kerajaan Surga. Yakni memandangnya seperti harta terpendam dan mutiara yang indah.
Saat kita melihatnya sebagai "mutiara" yang jauh lebih berharga dari segala harta, kita akan rela melepas segala milik kita demi mendapatkan yang paling berharga.

Sayang, pada zaman ini manusia kerap bersikap sebaliknya.
Berbagai keindahan semu menutupi pandangan manusia bahwa Surga itu yang paling berharga.
Membuat mereka-sebaliknya- rela melepaskan Kerajaan Surga demi mendapatkan yang semu dan sementara itu.

Harta atau posisi bisa membuat seseorang menghalalkan cara-yang tak berkenan bagi Tuhan-demi menggapainya.
Cinta kepada lawan jenis dapat membuat seseorang rela mengkompromikan iman.
Kesibukan di pekerjaan sangat mungkin membuat seseorang membiarkan kehidupan rohaninya tak bertumbuh.

Apakah yang paling bernilai dalam hidup Anda saat ini?
Apakah itu harta, karier, status, kekasih, keluarga, atau yang lain?
Biarlah hari ini mata rohani kita dibukakan untuk melihat bahwa semuanya itu sesungguhnya tidak sebanding dengan Kerajaan Surga, yang akan kita miliki sampai kekekalan. Sebab itu, semua yang lain mesti siap untuk kita lepaskan, agar kita tak kehilangan yang kekal.

Kawan mari kita kembali kepada urutan prioritas yang benar dalam menjalani kehidupan ini... carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu !

Bapa disorga perihal Kerajaan Sorga adalah suatu hal yang sangat berharga bagi kehidupan kami di atas segala-galanya, Bapa layakkanlah kami untuk senantiasa berkenan dihadapanMu, biarlah apa yang kami perbuat senantiasa untuk memuliakan namaMu, sehingga pada waktunya Engkau tidak menolak kami, melainkan dengan sorak sorai sukacita surgawi kami boleh diterima di Kerajaan Sorga. Dalam nama Yesus Kristus yang sudah melayakkan kami, kami mohon kasihilah kami dan percayakanlah harta yang sangat berharga tersebut kepada kami, agar kami boleh mempermuliakan namaMu selama-lamanya. Amin.

19 Juli 2009

Pendoa Syafaat Handal

Mat 5:44 :" Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu."


Pendoa syafaat adalah seseorang yang datang mendekat dan berdoa dihadapan Tuhan untuk menggantikan posisi orang lainyang jauh dari Tuhan atau hidup tanpa Tuhan.
Pendoa syafaat adalah seorang yang datang dihadapan Tuhan dengan membawa haknya, yaitu hak-haknya atas pengampunan dosa, anugerah, kasih dan hak sebagai anak Tuhan. Dengan pemahaman bahwa semua itu diberikan secara cuma-cuma oleh Tuhan kepada kita, maka kitapun dapat berdoa untuk orang lain dengan kasih tanpa syarat.


Dalam Kitab Kejadian pasal 18 ayat 22-33 kita dapat mempelajari sosok pendoa syafaat yang handal yaitu Abraham. Dalam kisah ini Abraham mendoakan kota Sodom dan Gomora dimana saudaranya Lot sekeluarga tinggal; dan Allah hendak membasmi kota ini beserta seluruh isinya.

Pedoman-pedoman yang diberikan Abraham untuk menjadi pendoa syafaat yang handal adalah sebagai berikut :
  • Berdoa dengan iman.
    Abraham berdoa dengan sikap yang mengakui keadilan Tuhan, yaitu menghadap Tuhan dengan iman bahwa apa yag dijanjikan oleh Tuhan menurut firmanNya pati akan digenapi. Allah berkenan dan menghendaki doa orang yang percaya bahwa apa yang ia doakan akan diterimanya.
  • Berdoa dengan kerendahan hati.
    Abraham adalah prototype ( gambar awal) dari Yesus Kristus yang memberikan teladan kerendah hatian ( kemurnian dan kelemah-lembutan). Ini terbaca dari kata-katanya dalam kej 18:27 : "Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu."
    Rendah hati berarti kemurnian; kemurnian adalah kesederhanaan. Hampir semua orang dalam Alkitab yang beriman besar adalah orang yang sederhana cara beripikirnya.
  • Berdoa dengan berani.
    Katanya,"Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkatakepada Tuhan. Sekiranya duapuluh didapati disana? FirmanNya:"Aku tidak akan memusnahkannya karena yang duapuluh itu." (Kej 18:31). Keberanian erat sekali kaitannya dengan ketaatan dan iman; jadi apabila Tuhan memerintahkan berdoalah, atau pergilah, maka tanpa harus bertanya apa alasannya Tuhan menyuruh kita melakukan hal itu; lakukan saja apa yang Tuhan mau.
  • Berdoa dengan Kesabaran dan Ketekunan.
    Nikmatilah berdoa dengan kesabaran dan ketekunan sampai menerima tanggapan Tuhan; jangan berhenti sebelum Tuhan bertindak terhadap apa yang kita doakan.

Bapa disorga, kami mau belajar dariMu bahwa walaupun tidak ada untungnya bagi kami untuk mendoakan musuh kami, orang yang menganiaya kami, orang yang mencurangi kami, orang yang menyakiti kami, orang yang membuat hati kami sakit; namun oleh karena firmanMu telah memerintahkan kami untuk berdoa bagi mereka, maka kami mau taat Tuhan. Roh Kudus kami minta hikmat, kami minta pengetahuan agar kami dapat mendoakan mereka. Dalam nama Yesus Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami, kami mohon kabulkan doa ini. Amin.

17 Juni 2009

Menyangkal Diri

Mat 10:32,33 :"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan BapaKu yang disurga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan BapaKu yang disurga."

Seluruh kehidupan kita, yang nampak dari luar melalui tutur kata dan perbuatan kita maupun yang tidak namapak dari luar, yaitu pikiran, hati dan motivasi kita, haruslah mencerminkan bahwa Kristus adalah Tuhan atas hidup kita.

Penyangkalan diri ( tidak menuruti keinginan hawa nafsu ) sudah selayaknya menjadi bagian dari kehidupan seseorang yan bertuhankan Kristus, yang mengaku bahwa Yesus adalah Juru Selamatnya.
Pengakuannya ini tidak ada artinya bila ia tidak menjadi pelaku Firman yaitu rela membuanng setiap kenikmatan dosa yang bertentangan dengan Firman Tuhan!
Yesus berkata : "Mengapa kamu berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? ( Luk 6:46). Mengakui Dia sebagai Juru Selamat tetapi tidak melakukan perintahNya adalah suatu bentuk kemunafikan (1 Yoh 2:4).

Melakukan Firman Tuhan tidak terlepas dari menyangkal diri, meninggalkan kemauan diri sendiri. Oleh karena itu ada resiko untuk dikucilkan, dimusuhi atau ditertawakan; namun berbahagialah karena kita memang layak untuk menderita oleh karena nama Yesus ( Kis 5:41), karena itulah bentuk pengakuan kita terhadapNya.
Apakah kehidupan kita sehari-hari mencerminkan pengakuan atau penyangkalan terhadap Yesus ?

Bapa di surga melalui RohMu yang tinggal didalam diri kami ajarlah kami dalam setiap perbuatan, tutur kata, sikap hati dan motivasi agar selalu mengakuiMu sebagai yang berkuasa atas diri kami, mengakuiMu sebagai Tuhan dan Raja kami, mengakui bahwa Engkau telah memberikan nama di atas segala nama, nama yang berkuasa selama-lamanya yaitu Yesus Kristus sebagai Juru Selamat kami. Amin.

12 Juni 2009

Jawaban Doa

Mat 7:7,8 :"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan."

Doa bukanlah suatu tujuan tersendiri, bukanlah suatu tindakan untuk dijadikan sandaran; doa merupakan sarana untuk mencapai tujuan, doa selalu bertujuan untuk mendapatkan jawaban.
Doa ditahbiskan Tuhan sebagai sarana yang mengarahkan semua kebaikan baik jasmani maupun rohani kepada kita, karena dalam doa ada persekutuan yang manis antara kita dengan Tuhan Allah melalui Rohnya yang kudus. Allah memberikan segala sesuatunya kepada kita melalui jawaban atas doa.

Jawaban doa adalah satu-satunya jaminan bahwa kita telah berdoa dengan benar. Inilah kebenaran yang menerangkan mengapa jutaan doa tidak dikabulkan, sebabnya bukan pada rahasia kehendak Allah dan Allah tidak pernah berbohong atau bermain-main dengan janji-janjiNya untuk mengabulkan doa; doa yang tidak terkabul oleh karena kita salah berdoa ( Yak 4:3 ).
Janganlah kita tersesat oleh kayakinan yang palsu bahwa tindakan doa ( berdoa) adalah bukti hubungan kita dengan Allah; bukan, bukanlah demikian ! Tetapi berdoa dan memperoleh jawaban yang jelas adalah merupakan bukti hubungan kita dengan Tuhan Allah ( baca Yoh 15:7 = Jika kamu diam di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah APA SAJA yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya).

Jawaban doa itulah yang memuliakan Allah. Bukanlah tindakan dan sikap doa yang memberikan kemanjuran pada doa yang memuliakan Allah, bukan pula rentetan argumentasi dan kefasihan dalam berdoa yang membuat doa itu manjur. Tetapi jawaban doa itulah yang membawa kemuliaan bagi namaNya.
Doa yang tidak terkabul menyebabkan orang yang berdoa berada dalam keadaan gelap, bimbang dan bingung.
Tuhan Yesus sedemikian berhasratnya untuk mempermuliakan BapaNya disorga, sehingga sedemikian berhasratnya Dia untuk menjawab doa yang selalu dan dimana-mana mendatangkan kemuliaan bagi Bapa, sehingga tiada doa yang dipersembahkan dalam namaNya akan diabaikan atau ditolak olehNya ( Yoh 14:13).
Inilah suatu kepastian bagi iman kita !

Bapa di sorga terima kasih Engkau mencelikkan mata kami terhadap hakekat suatu doa, ampunilah dosa kami yang seringkali menjadi tindakan berdoa sebagai suatu kegiatan yang rutin bahkan kami kurang peduli terhadap jawaban atas doa yang kami panjatkan. Sesuai firmanMu bahwa setiap orang yang meminta akan mendapatkan, yang mencari akan menemukan dan yang mengetok akan dibukakan; maka saat ini pula kami telah menerima suatu kepastian dalam iman kami bahwa setiap doa yang kami panjatkan untuk mendatangkan kemulaiaan bagi namaMu pasti Engkau jawab dan kabulkan. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucapkan puji syukur. Amin.

30 Mei 2009

Hukum Rasa Lapar

Mat 5:6 :" Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan."

Kita sebagai manusia dikuasai oleh beberapa macam hukum, antara lain hukum alam, hukum sosial/masyarakat, hukum kedagingan dan hukum Allah.
Saat ini betapa dunia sedang diguncang oleh ajaran yang mengutamakan hukum alam, misalnya Hukum Gaya Tarik ( Law of Attraction ) dan dianggap sebagai kunci dari sebuah Rahasia besar dalam kehidupan manusia.
Firman Tuhan mengajarkan kepada kita hukum-hukumNya, antara lain Hukum Kasih, Hukum Rasa Lapar, dll.
Jika kita hendak hidup dipimpin oleh Roh Kudus, hidup dalam kebenaran Tuhan, maka garis dasar /garis start dimana kita harus memulainya adalah rasa lapar secara rohani. Merasa lapar terhadap perkara-perkara Allah, lapar untuk mendapatkan lebih banyak dari Allah.

Hukum Rasa Lapar inilah yang akan membawa kita hidup dalam dimensi pimpinan Roh Kudus, yang dapat membuat kita hidup tenggelam bersama kasihNya.
Rindukan tiap-tiap hari untuk mendapatkan lebih banyak dari Allah jauh di dalam roh kita; kembangkan rasa lapar dengan cara mengecap, merasa dan menelan Firman Tuhan tiap-tiap hari dengan rasa kasih kepada Allah dan kasih kepada keluraga.
Jangan lakukan perenungan Firman Tuhan dengan cara terpaksa, hal itu akan menghilangkan rasa lapar terhadapNya, terhadap perkara-perkara rohani.
Marilah kita melatih rasa lapar rohani kita secara bergairah dan agresif.

Alkitab mengatakan bahwa jika kita lapar akan Allah, maka Dia akan memberikan semuanya kepada kita.
Dia mengatakan "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." ( Mat 6:33).
Jelas-jelas Hukum Rasa Lapar ini bertentangan dengan Hukum Gaya Tarik; di satu sisi mengajarkan kepada kita agar kita semata-mata memikirkan dan mencari kebenaranNya, maka hal-hal yang lain akan ditambahkan kepada kita, sebaliknya Hukum Gaya Tarik hanya mengajarkan kepada kita agar kita memikirkan dan menghendaki dengan bergairah apa yang menjadi keinginan kita.
Fokus Hukum Rasa Lapar hanya tertuju pada Allah dan kebenaranNya, sedang yang lain hanyalah fokus pada pemenuhan rasa ego, nafsu manusia semata.

Bapa di sorga satu hal kebenaran telah Engkau ajarkan kepada kami; yaitu melalui hukum rasa lapar Engkau menyediakan segala sesuatunya untuk kami, agar kami dapat hidup penuh kemuliaan. Roh Kudus penuhilah kami, pimpinlah kami, ajarlah kami, tuntunlah kami. Kami ingin lebih banyak dari Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus kami mohon penuhilah kerinduan dan doa kami ini. Amin.

17 Maret 2009

Chance and Ability

Mat 25:14-15 :"Sebab hal Kerajaan Surga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua, dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing sesuai kesanggupannya, lalu ia berangkat."

Tuhan adalah majikan yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap umatNya yang percaya kepadaNya. Dia tidak pernah membedakan apa latar belakang kita, apa warna kulit kita, apa pendidikan kita, apa cacat tubuh kita; Dia tidak membuat pengecualian, Dia memberikan kesempatan yang sama bagi kita untuk menerima hidup dalam kepenuhan dan kemuliaan.
Firman di atas jelas menyatakan bahwa Ia mempercayakan urusan kerajaanNya kepada setiap hambaNya, tidak ada yang dikecualikan.
Tuhan telah memberikan keselamatan kepada kita, suatu harta yang sungguh luar biasa mahalnya; dan kita harus mengerjakan, mengolah, mengusahakan keselamatan sesuai dengan kemampuan (talenta) yang sudah Tuhan berikan kepada kita agar membuahkan buah-buah kehidupan dalam hidup kita di dunia ini.

Kita semua memiliki kemampuan dan talenta yang berbeda, kita tidak bisa melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh orang lain; namun kita bisa melakukan apa yang telah Tuhan tentukan bagi kita masing-masing.
Apapun yang menjadi panggilan kita, mari kita lakukan yang terbaik. Lakukanlah dengan maksimal! Tidak perlu kita membanding-bandingkan diri dengan orang lain, tekunlah mengerjakan kepenuhan hidup kita sendiri sesuai panggilan dan urapan Tuhan Allah.

Ada banyak orang yang menderita bathin karena mereka tidak mengalami kepenuhan diri. Mereka tidak menjadi apa yang sebenarnya bisa mereka wujudkan; mereka membiarkan iblis lewat diri sendiri dan/atau orang lain menjauhkan diri dari panggilan dan berkat mereka.
Janganlah menjadi hamba yang penuh dengan ketakutan; takut tanggung jawab, takut penghakiman, takut tentang apa yang dikatakan oleh orang lain, takut pada pendapat/ pandangan orang lain, takut melangkah, takut gagal, takut dikritik, dan akhirnya takut akan pengorbanan dan kerja keras!
Bangkitlah dengan kuasa Roh Kudus yang ada dalam diri anda ! Raihlah diri anda sepenuhnya !

Bapa di sorga kami bertekad untuk melawan musuh kami yang berusaha menjauhkan kami dari panggilan dan urapanMu. Kami akan maju terus untuk mengembangkan diri kami sepenuhnya sesuai dengan panggilan dan talenta yang telah Engkau berikan kepada kami. Kami sadar sepenuhnya untuk mengerjakan kemampuan dan talenta kami, dan kami tahu bahwa setiap hari kami diubahkan menjadi seperti junjungan kami Yesus Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami. Roh Kudus urapilah kami dengan kesabaran dan ketekunan serta keteguhan hati, tekad yang membara untuk melayani TUHAN Allah yang hidup. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan bersyukur. Amin.

19 Januari 2009

Kekhawatiran

Mat 6:25 :"Therefore I say to you, do not worry about your life, what you will eat or what you drink; nor about your body, what you will put on. Is not life more than food and the body more than clothing?"

Worry berasal dari kata Anglo-Saxon yang artinya "mencekik".
Pada waktu kita khawatir maka coba kita bayangkan sejenak taruhlah jari-jari tangan anda ditenggorokan anda dan kemudian tekanlah dengan kuat. Apa yang terjadi? Perasaan apa yang anda alami?

Tanda-tanda kekhawatiran adalah :
- tidak bisa tenang ( cemas, gelisah );
- suka membesarkan kemungkinan2 yang kecil dalam setiap pembicaraan;
- sulit tidur.
Akibat- akibat yang ditimbulkan oleh rasa khawatir yang berlebihan dapat merusak kesehatan fisik; insomania, stress akut, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan tukak lambung adalah penyakit yang sangat erat kaitannya denngan rasa khawatir. ( Baca Ams 12:25 Kekhawatiran dapat "membungkukkan" orang ).
Dan akibat yang fatal adalah rasa khawatir melumpuhkan iman, sehingga hidup kita tidak berbuah-buah ( baca Mat 13 :1-23).

Ingatlah bahwa kekhawatiran kronis tidak akan pernah menghasilkan suatu hal yang positif ( Mat 6:27 ); oleh karena itu tinggalkan rasa khawatir dengan menyatakan segala keinginan kita kepada Allah dalam doa dan permohonan ( Flp 4:6 ) dan segera setelah itu ambillah tindakan iman dengan mempercayai Firman Tuhan yaitu dengan mengucap syukur bahwa Tuhan telah memberikan apa yang kita minta kepadaNya.

Bapa di sorga kepadaMulah kami percaya, Engkau menjagai hati kami dengan damai sejahtera; oleh karena itu kami menolak untuk merasa khawatir yang berkelebihan, dan jika masih terdapat rasa khawatir dalam hati dan pikiran kami, maka kami mau menaruhnya di bawah kayu salib Yesus Kristus; karena kami yakin bahwa kemenangan yang didapatkanNya adalah sempurna dan kami mempercayai bahwa karyaMu sempurna, sehingga kamipun yakin bahwa kehidupan kamipun telah Engkau rencanakan dengan sempurna; tidak ada satupun rancangan kecelakaan, melainkan rancangan hidup berkemenangan yang Engkau sediakan bagi kami. Demi nama Tuhan yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

21 Desember 2008

Ditambahkan

Mat 6:32-33:" .... Akan tetapi Bapamu yang disorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua itu akan ditambahkan kepadamu. "

Ditambahkan kepadamu! Tidak diambil daripadamu! Inilah bukti bahwa Tuhan menaruh perhatian dan memelihara umatNya.
Terjemahan alkitab versi lain Mat 6:31 berbunyi : Sebab itu janganlah kamu merasa cemas tentang hari esokmu. Sadarlah, bahwa Tuhan tidak menghendaki anak-anakNya hidup dalam suasana kuatir atau merasa cemas."
Apabila kita percaya bahwa Tuhan adalah Bapa kita di sorga, maka hendaklah kita juga yakin bahwa Tuhan akan mengambil bagianNya sebagai seorang Bapa dan akan melaksanakan tugasNya sebagai Bapa bagi kita anak-anakNya. Ia pasti mengasihi dan memelihara kita. Ia akan memenuhi segala kebutuhan kita ( bukan keinginan atau kehendak kita lho...).
Inilah kebenaran yang sejati bahwa kita adalah anak-anak Allah oleh karena iman kita kepada Yesus Kristus, melalui Dialah kita beroleh hak keputraan dan sebagai ahli waris kerajaan sorga.

Bapa disurga saya menolak untuk merasa khawatir tentang masa depanku, karena aku yakin bahwa Engkau adalah Bapaku dan aku adalah anakMu. Engkau pasti memeliharaku dengan sempurna , bagianku adalah menjadi anak yang baik bagiMu, anak yang menyukakan hati orang tuanya... Terima kasih Bapa atas segala berkat dan pemeliharaanMu atas hidupku. Amin.

18 Desember 2008

Sang Penyelamat

Mat 1:21 :"Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia, Yesus. Karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka."

Langkah pertama dalam tindakan penebusan adalah Yesus menjadi sama dengan manusia, melalui inkarnasi; Ia telah menjelma menjadi manusia ( Yoh 1:14).
Penyelamatan manusia dilakukan dengan jalan penebusan; kita yang dulunya adalah budak dosa, budak iblis ditebus/dibeli lunas oleh harga yang mahal yaitu darahNya.
Namun makna terdalam dari penebusan ini bukan semata-mata agar kita dibebaskan dan diselamatkan dari kuasa dosa dan hukuman atas dosa yaitu maut; Tuhan punya tujuan yang jauh lebih mulia dan indah bagi umatNya yaitu manusia diberi hak untuk menjadi anak-anakNya, manusia dapat bersekutu ( dalam arti berkomunikasi secara intim bahkan dalam taraf bekerja sama) denganNya dan diatas segalanya itu manusia yang percaya kepadaNya dibentuk untuk menjadi mempelai Kristus Yesus...luar biasa dan tak terpikirkan rencana dan jalan-jalanNya.

Bapa terima kasih atas hidup yang telah Engkau berikan kepadaku, kini aku bukan lagi hamba namun seorang anak bagiMu, terima kasih untuk Roh Kudus yang Engkau sertakan dalam hatiku, yang senantiasa membimbing dan menuntunku dijalanMu agar aku siap untuk menjadi mempelai Kristus Yesus, AnakMu yang Tunggal Tuhanku.
Kini kupersembahkan ucapan syukur dan puji-pujian bagi kemuliaanMu, kupersembahkan diriku sebagai persembahan yang kudus dan berkenan dihadapanMu; ini aku Tuhan pakailah sesuai rencanaMu. Amin.

20 November 2008

Hedonisme

Mat 5:3 :"Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga."

Saat ini dunia masih dibuai dengan ajaran tentang Hukum Tarik Menarik, yang salah satu ajarannya mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan. Jadi, ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda ( baca renungan tentang The Secret ). Konsepnya disini anda dapat menjadi apa saja yang anda inginkan. Hidup yang anda jalani terserah/ tergantung pada anda semata. Anda mau sehat, mau kaya, mau bahagia, mau hidup sesuai hasrat pribadi anda sendiri, semuanya dapat anda capai, hanya dengan memikirkan hal-hal itu.
Konsep ini membawa kita kepada falsafah hedonisme yaitu kepercayaan bahwa kesenangan atau kebahagiaan adalah kebaikan yang tertinggi. Disini terjadi pemujaan terhadap kesenangan sebagai cara hidup dan sebagai tujuan hidup; oleh karena disini dunia dianggap ada untuk kebebasan manusia, yang oleh karena itu manusia dibolehkan untuk terus menerus melakukan apa saja yang dikehendakinya demi memenuhi tingkat kesenangan/kebahagiaannya.

Konsep Kekristenan dimulai dengan kemiskinan roh ( dihadapan Allah ), bukan dengan membesar-besarkan kelayakan diri yang palsu.
Tujuan kita bukanlah hidup besar, meraih semua yang bisa kita raih untuk diri kita sendiri; namun tujuan hidup kita adalah mempercayakan kepada Tuhan untuk hidup besar di dalam diri kita dan juga kita memberikan diri kita untuk kebaikan orang lain- terutama mereka yang kurang beruntung dibandingkan dengan kita.
Hidup bagi kerajaan Tuhan adalah jenis kehidupan yang melepaskan ( bukan menimbun untuk diri sendiri ). Ini adalah memilih untuk menjalani kehidupan yang menjinakkan diri sendiri dan keluar dari pusat diri sendiri, semuanya dilakukan sambil mempercayakan Tuhan untuk mengambil alih pusat diri sendiri.
Pada titik inilah kita akan bertemu dengan Tuhan, belajar mengasihi dan mengalami kepuasan diri.

Bapa disorga ajar ku dari hari ke hari untuk hidup menurut kehendakMu, bukannya menimbun untuk kepuasan pribadiku, namun ajarku untuk menimbun dalam kerajaanMu. Aku mau melepaskan kehidupan untuk kemuliaan namaMu, ya Bapa; biarlah melalui kehidupanMu didalamku boleh menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Ini doaku Bapa yang kuminta dalam nama Tuhanku Yesus Kristus. Amin. Haleluya!

12 November 2008

Sukses atau bahagia ?

Mat 25:21 : "Maka kata tuannya itu kepadanya : Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu."

Pada jaman ini jika kita ditanya manakah yang kita pilih duluan agar nyata dalam hidup kita : sukses atau bahagia ?
Banyak orang mengatakan : sukses akan memberikan akses bagi pemenuhan kebutuhan bahkan keinginan hati sehingga dengan demikian akan timbul kebahagiaan akibat terpenuhinya apa yang diinginkannya.
Semangat hedonisme saat ini melanda dunia, melanda generasi muda saat ini. Lakukan dengan segala cara asalkan keinginan terpenuhi; inilah yang disebut kesuksesan sekaligus kebahagiaan.

Firman Tuhan tidak mengajar demikian! Firman Tuhan mengajarkan bahwa kebahagiaan adalah kunci menuju kesuksesan.
Cintailah pekerjaan yang anda lakukan saat ini, maka kesuksesan akan mengikutinya.
Kebahagiaan yang sejati akan kita peroleh melalui kesetiaan kita dalam melakukan hal-hal yang kecil yang Tuhan percayakan kepada kita. Lakukanlah pekerjaan kita dengan penuh tanggung jawab, maka kebahagiaan dan kesuksesan akan mengikutinya.

Bapa di surga aku bersyukur atas pekerjaan yang saat ini Engkau percayakan kepadaku, aku mau melakukannya dengan penuh tanggung jawab, agar Engkau dipermuliakan. Aku percaya Engkau yang akan menambahkan menjadi besar sesuai kemampuan yang Engkau berikan kepadaku. Terima kasih Bapa atas FirmanMu hari ini yang meneguhkanku dalam melakukan pekerjaanku. Amin.

11 Oktober 2008

Up to date

Mat 24:34-35 : " Aku berkata kepadamu:...Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu."

Bursa saham dunia mengalami gejolak luar biasa akibat krisis ekonomi yang menimpa USA, Bursa Efek Indonesiapun disuspend alias ditutup sementara. Seolah-olah langit dan bumi akan berlalu...semua orang panik, ya panik karena hatinya tertuju pada hartanya....
Puji Tuhan atas semua FirmanNya yang senantiasa menguatkan, meneguhkan dan membangkitkan setiap orang yang percaya kepadaNya.
FirmanNya tak lapuk oleh jaman, FirmanNya selalu baru dan mampu menyelesaikan setiap persoalan hidup manusia saat ini.
Mari kita terima pembaharuan oleh Roh Kudus melalui Firman Tuhan tiap tiap waktu dengan sikap rendah hati (Yak 1:21), agar dengan demikian kita dapat cepat untuk mendengar, lambat untuk berkata-kata dan lambat untuk marah; sikap seperti itulah yang kita perlu lakukan untuk saat ini.

Bapa walaupun bumi bergoncang dan gunung-gunung beranjak dari tempatnya, namun kasih setiaMu tidak akan beranjak dariku, kasih setiaMu selalu baru setiap hari, menjagai dan memagariku. Sungguh Engkau tidak akan membiarkan umatMu larut dalam kepanikan, melainkan Engkau akan menolong dan melepaskan kami semua dari krisis dunia saat ini. Demi nama Tuhan Yesus Kristus aku bersyukur dan berdoa. Amin.