Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly, nor stands in the path of sinners, nor sits in the seat of the scornful; but his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night. Psalm 1:1-2
29 Mei 2011
Yesus Sang Firman Hidup
Firman Tuhan itu kekal , tidak mempunyai awal dan akhir, tidak dibatasi oleh waktu dan oleh karena itu bersifat kekal. Tuhan dan FirmanNya tidak dapat dipisahkan...segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu, dan segala sesuatu ada di dalam Dia ( Kol 1: 16-17)
Tuhan Allah dan FirmanNya adalah satu, tiada satu halpun yang dapat memisahkannya.
Dan Firman itu telah menjadi manusia dan disebut sebagai Anak Manusia dengan suatu tujuan yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan iblis itu ( 1Yoh 3:8).
Firman itu adalah hidup ! Firman itu penuh kuasa, kuasa untuk menciptakan, kuasa untuk membangkitkan, kuasa untuk menyembuhkan, kuasa untuk memulihkan, kuasa untuk menghancurkan pekerjaan musuh, kuasa untuk mematahkan setiap serangan musuh, kuasa untuk memerdekaan dan kuasa untuk memberikan kehidupan yang baru! Haleluyah !
Oleh sebab itu bagi setiap orang yang saat ini terikat obat-obatan/narkoba, alkohol, penyimpangan seksual, pelacur, penyembah berhala dan semua orang yang mestinya mati dalam dosa .... dapat mendengar Firman Tuhan dan menerimanya dalam hati dan dengan segera dipindahkan, dibebaskan pada saat itu juga, dibangkitkan dari kematian rohani kepada kehidupan yang kekal!
Saat ini dengarlah Firman Tuhan berkata : Talita kum ! bangkitlah dari keterpurukanmu ! bangkitlah dari kelemahanmu ! bangkitlah dari ketidakberdayaanmu!
Biarlah Firman Tuhan ini menjadi Rhema bagi anda yang membaca renungan ini.
Bapa disorga, terpujilah namaMu, terpujilah tahta dan kerajaanMu sampai selama-lamanya, terpujilah kasih setia dan kemurahanMu, terpujilah karya dan anugerahMu. Enngkau telah mengaruniakan segala sesuatunya kepada kami untuk dapat hidup kudus dan memuliakan namaMu. Dengan iman kami mau berjalan sesuai dengan rencana, rancangan dan kehendakMu. Demi nama Yesus Kristus kami mengucap syukur dan mohon pernyertaanMu senantiasa. Amin.
21 Mei 2011
Karakteristik Setan
Umat Tuhan hidup dalam kekalahan karena banyak di antara mereka tidak memahami bagaimana setan bekerja. Mereka tidak memahami karakteristik musuhnya.
Oleh karena itu ketika kita melihat pekerjaan musuh ...penyakit, kesakitan, dosa, kekerasan, penyelewengan seksual... kita cenderung membungkusnya dengan suatu bungkus teologis atau psikologis yang indah dan menyebutnya sebagai sesuatu yang lain, yang bukan merupakan karya setan.
Mari kita belajar dari Tuhan Yesus tentang apa yang Dia ketahui tentang karakteristik setan.
- Yesus tahu setan adalah pendusta!
Oleh karena itu kita jangan sampai terintimidasi oleh dusta-dusta yang dilancarkan oleh setan untuk meruntuhkan iman kita terhadap Tuhan dan FirmanNya ( janji-janjiNya). - Yesus tahu setan adalah pembunuh!
Banyak kisah dimana setan mengikat dan mencengkeram manusia dengan sakit penyakit hingga manusia itu binasa, namun Yesus menelanjangi dan mematahkan pekerjaan setan ( Contohnya : Luk 13:11-13, Mark 9:20-25 ). - Yesus tahu setan adalah pencoba!
Bacalah Luk 4:1-13 pencobaan akbar yang dilakukan oleh setan kepada Yesus sebagai manusia 100%. Ingatlah selalu Yesus menang ! Andapun dapat melakukan dan memperoleh kemenangan seperti yang Dia teladankan.
Ingatlah bahwa setan selalu menawarkan daya tarik dan kenikmatan/keindahan dunia, ia selalu mencoba membuat kita sedemikian mengasihi dunia sehingga hati dan kesetiaan kita tidak lagi terpusat kepada Tuhan.
jangan mencoba mengalahkan pencobaan itu dengan kekuatan kita sendiri, pasti kita akan jatuh ( Ingatlah peringatan Paulus dalam 1 Kor 10:12). - Yesus tahu setan adalah penipu!
Kekuatan setan yang terbesar dan terhebat adalah kemampuannya untuk menipu. Inngatlah kisah penipuan akbar yang terjadi di taman Eden ( Kej 3) dan bahwa pada masa sekarang iapun menyamar sebagai malaikat terang ( 2 Kor 11:14-15). Ia membungkus dosa seperti suatu hadiah yang indah dan memberikannya kepada kita; semuanya kelihatannya tidak ada yang salah...tetapi jika kita mengambilnya kita akan terjerat dalam tipuannya.
18 Mei 2011
Bread of Life
Dalam ayat 51 Yesus mengatakan bahwa diriNya adalah roti hidupyang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.
Disini Tuhan Yesus tidak berbicara tentang makan yang hanya dapat memuaskan jasmani saja, melainkan kepuasaan rohani, kepuasaan jiwa.
Pada masa ini telah terjadi kelaparan dan dahaga yang sungguh-sungguh serius; dan banyak orang mencari sumber-sumber yang dapat memuaskan, menentramkan dan menyejukkan hatinya/jiwanya.
Cara-cara yang menyebut dirinya sebagai "holistic care" menjanjikan kepuasan, ketentraman dan kesejukan bathin; namun apakah itu menjamin anda memperoleh hidup kekal bersama dengan TUHAN Allah? Tidak ada satupun cara-cara dunia yang memberikan jaminan tersebut.
Jiwa manusia hanya dapat dipuaskan oleh Tuhan sendiri. Tidak ada upaya apapun yang dapat memberikan kepuasan bagi roh dan jiwa (bathin) kita secara utuh dan yang dapat membawa kita kepada kehidupan yang kekal selain oleh kasih karunia Tuhan sendiri.
Tuhan Yesus dan FirmanNya adalah sumber kekuatan kita.
Datanglah kepadaNya, makan dan minumlah dari Dia, maka kita tidak akan kelaparan dan kehausan; akan tetapi kita akan dipuaskan secara total (menyeluruh).
Akan tetapi, sebagaimana makanan tidak dapat menguatkan kita apabila kita tidak memakannya, demikian pula dengan Firman Tuhan juga tidak akan menguatkan kita, jika kita tidak mengambil waktu untuk mencernanya, merenungkannya, meresapinya, dan mematuhinya hari lepas hari.
Tuhan Yesus aku percaya bahwa Engkau adalah roti yang benar dari surga yang dikirim oleh Bapa. Dan sesuai dengan janjiMu maka Engkau akan memuaskan roh dan jiwaku senantiasa olehMu, oleh FirmanMu yang menghidupkan. Roh Kudus mohon tuntunanMu senantiasa dalam mengunyah, dalam menelan, dalam mencerna dan dalam menggunakan kekuatan yang timbul dari Firman yang hidup dalam kehidupanku. Kemuliaan hanya bagiMu yang TUHAN Allahku yang ajaib! Amin.
05 Mei 2011
Allah adalah Roh
Allah yang kita sembah yang bernama Yehovah adalah Roh. TUHAN itu Roh, suatu Pribadi yang ada dengan sendirinya, yang punya akal budi, kehendak, dan perasaan.
Banyak orang yang menganggap Allah bukan Roh yang memiliki kepribadian; antara lain :
- Plato menyimpulkan bahwa Allah adalah akal yang abadi, penyebab dari semua kebaikan di alam semesta ini.
- Aristoteles menganggap Allah sebagai dasar dan keberadaan segala yang hidup.
- Hegel mengatakan bahwa Allah bukanlah satu pribadi yang bersifat personal.
- Spinoza ( dari golongan panteisme ), menyebut Allah sebagai hakikat universal yang absolut, yang berarti Allah adalah sama dengan zat.
- New Age menganggap Allah adalah pengaruh, kekuatan atau energi.
- Atheis menganggap Allah hanyalah suatu gagasan yang sesungguhnya tidak nyata.
Allah yang kita sembah bukan sekedar gagasan, zat, akal, energi; Dia memiliki seluruh atribut suatu Pribadi dan hanya dapat disembah dengan roh, bukan dengan jasmani atau mental/jiwa kita.
Ingatlah bahwa kita diciptakan menurut gambarNya ( Kej 1:26,27), Dia menciptakan kita untuk kesenanganNya, Ia menghendaki kita dapat bersektu dengan akrab denganNya.
Tuhan itu Roh, kitapun mahluk roh. Oleh dosalah yang memutuskan komunikasi akrab kita dengan Tuhan.
Puji Tuhan atas segala kasih karuniaNya melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus yang sudah memperbaharui roh kita, yang telah melahirkan kita kembali, yang telah tinggal di dalam kita; sehingga roh kita dapat berkomunikasi dengan Roh yang ada dalam kita.
Semangat renungan hari ini adalah mari kita utamakan hal-hal yang bersifat rohani ( hal yang bersifat kekal ) dan melakukan apa yang benar ( bukan sekedar apa yang baik ), karena melalui hal-hal itu kita menyembah TUHAN Allah yang hidup yang berkuasa sekarang dan selama-lamanya.
Bapa disorga kami sadari dimana fokus perhatian kami, disitulah letak hati dan harta kami; kami mau berinvestasi dalam kekekalan, investasi yang tidak lapuk, tidak dapat rugi tapi mendatangkan keberuntungan kekal.
Perbuatan-perbuatan kami adalah salah satu investasi kekal kami, oleh karena itu Bapa kami mau berbuat dan bertindak sesuai FirmanMu; kami mau menyembahMu dengan roh dan kebenaran, sebab itulah yang Engkau kehendaki. Haleluyah ! Amin.
30 April 2011
Ujian Penolakan
Penolakan adalah suatu hal yang sangat tidak mengenakan bahkan menyakitkan dan mengecewakan dan sering mengakibatkan rasa marah, rasa kecewa, bahkan rasa disepelekan/ diinjak-injak harga diri kita dan yang lebih parah penolakan dapat mengakibatkan rasa rendah diri.
Keadaan itu akan kita alami jika kita menyikapi penolakan secara negatif dan tidak memegang teguh dan tetap melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepada kita.
Yesus pada waktu hidupnya di dunia telah mengalami berbagai macam penolakan mulai dari bentuk ejekan, sampai dalam bentuk aniaya; namun Ia tetap melakukan apa yang sudah Bapa perintahkan kepadaNya yaitu memberitakan kabar baik, kabar keselamatan yang sudah TUHAN sediakan bagi umat manusia yaitu hanya dengan percaya kepadaNya, percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya.
Dalam Mat 10:14, ketika Yesus mengutus murid-muridNya untuk pergi kekota-kota dan desa-desa untuk berkotbah, Ia memberitahu mereka apa yang harus mereka lakukan kalau orang menolak mereka. Ia tidak menyuruh agar mereka untuk berhenti disana, menangis, menyesal, terluka, tersinggung dan merasa malu. Ia berkata," Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkan rumah dan kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu."
Jadi kebaskanlah penolakan itu dan majulah terus ( tinggalkan tempat, lingkungan, orang-orang yang menolak perkataanmu ) dan tetap lakukan apa yang sudah Tuhan perintahkan kepada kita untuk kita lakukan yaitu menjadi terang dan garam dunia!
Sebagai penguat bagi kita selalu ingatlah Luk 10:16 : " Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."
Bapa di sorga ujian penolakan akan memurnikan karakter kami dari rasa marah, rasa tersinggung, rasa kecewa dan rasa rendah diri. Terima kasih Engkau telah memberikan kunci bagi kami untuk mengatasi penolakan yaitu dengan mengebaskan penolakan itu dan maju terus melakukan apa yang telah Engkau perintahkan kepada kami. Dalam nama Tuhan Yesus kami menolak mengidap rasa marah, rasa kecewa, rasa tersinggung dan rasa rendah diri akibat penolakan yang kami alami, kami kebaskan, kami buang semua itu dan kami lepaskan pengampunan dan kasih sayang kepada mereka yang telah menolak kami. Amin.
11 April 2011
Penolong yang luar biasa
Sungguh menyedihkan jika kita beranggapan dengan berdiamnya Roh Kudus di dalam diri kita lalu Dia akan mengambil alih seluruh aktivitas kita, dan Tuhan yang akan melakukan bagi kita semuanya, tanpa andil kita. Tuhan tidak akan berbuat demikian , seperti yang kuasa-kuasa lain lakukan, mereka menguasai, menyetir dan memaksa manusia untuk melakukan segala sesuatu yang bahkan tidak dikehendaki oleh manusia itu sendiri.
Roh Kudus tidak pernah menggunakan kekerasan dan paksaan, namun Ia memimpin, membimbing, membisikan dan mendorong kita ke arah kebaikan. Dia hanya memberikan dorongan yang lembut.
Dia diutus untuk menjadi penolong bagi kita, bukan untuk melakukan segala sesuatunya untuk kita.
Roh Kudus di dalam diri kita akan berfungsi sesuai perananNya sebagai penasehat, penolong, perantara, penyokong, penguat yang senantiasa siap sedia bagi kita apabila kita menempatkan Dia sesuai pada perananNya.
Mari kita tempatkan Dia untuk bekerja di dalam diri kita, membantu kita dalam mencapai tujuan hidup kita, dalam mencapai sasaran besar yang telah kita rencanakan.
Ambil peran anda dan Tuhan melalui Roh Kudus akan senantiasa menyokong, menguatkan kita.
Pernyataan pengakuan :
Dia yang terbesar berada didalam diri saya. Saya mengandalkan Dia. Dia akan tinggal dengan megah di dalam diriku. Dia akan mendorong saya maju. Dia siap sedia untuk menolong, menyokong, menguatkan dan menghibur saya. Dia akan membuat hidupku penuh dengan kemuliaan dan kelimpahan.
29 Maret 2011
Tidak pernah terlambat !
Kisah ini kisah yang sangat terkenal tentang kebangkitan Lazarus.
Dari rangkaian kisah dalam firman itu dikisahkan bahwa Maria dan Marta saudara Lazarus ( orang yang dikasihi oleh Tuhan ) telah memberikan kabar kepada Yesus bahwa ia sakit ( Yoh 1:3 ).
Bukannya segera pergi ketempat Lazarus dan menyembuhkannya, namun Yesus sengaja menunggu 2 hari lagi, barulah berangkat ke Yudea, tempat tinggal Lazarus.
Dan setibanya disana ternyata Lazarus sudah 4 hari terbaring dalam kubur. Wow pasti sudah mulai membusuk.
Apa yang dipandang oleh manusia sebagai suatu hal yang "terlambat" justru mengandung maksud tertentu bagi kerajaan Allah yaitu agar kuasa Allah dinyatakan !
Sesuai FirmanNya kemarin bahwa Ia tidak sekali-kali meninggalkan dan membiarkan kita sendiri; maka apabila kita berseru kepadaNya dalam kesesakan kita dan seolah-olah Ia diam saja, dan keadaan bertambah parah.
Tetaplah jangan kuatir !
Tuhan pasti mempunyai maksud tertentu bagi kita, entah Dia menginginkan kita untuk menjadi sabar, tabah, beriman dan membuktikan kesetiaan kita kepadaNya...
Satu hal yang kita yakini : Tuhan tidak pernah terlambat memenuhi kebutuhan orang yang berharap kepadaNya. Haleluya !
Bapa terima kasih untuk peneguhan atas FirmanMu bahwa Engkau tidak akan sekali-kali meninggalkan dan membiarkan aku sendiri ditengah setiap kesesakan, persoalan dan kehidupanku ini. Terima kasih Engkau tidak pernah terlambat dalam menolong, Engkau tidak pernah terlambat dalam memberkatiku. Biarlah setiap penderitaan, kesesakan yang ada boleh menjadi bahan untuk mengokohkan imanku kepadaMu Tuhan. Engkau Tuhan yang maha tepat. Haleluya! Amin.
28 Maret 2011
Kesadaran Utama
Kesadaran bahwa kita adalah anak-anak TUHAN Allah akan membawa dampak/pengaruh yang luar biasa kepada hidup kita.
Kita memiliki kebebasan yang sama dalam persekutuan kita dengan Allah Bapa seperti juga Yesus memilikinya pada waktu Ia mengembara di atas bumi ini. Ini karena Allah Bapa mengasihi kita sama seperti Ia mengasihi Yesus.
Kita dapat mengatakan seperti yang Yesus katakan dalam Yoh 16:32.... Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai aku".
Oleh sebab itu tidak ada satu alasanpun yang dapat kita pakai sebagai dasar untuk takut !! Apakah yang dapat diperbuat oleh manusia terhadap anak-anak Tuhan yang dikasihi Allah dan dilindungi oleh Allah?
Bapa Engkau beserta denganku, karena itu Engkau juga mengasihiku seperti Engkau mengasihi Yesus. Aku tidak sendiri, melainkan Engkau selalu besertaku; hidupku bukanlah aku sendiri yang hidup, tapi Kristus yang hidup dalamku. Terima kasih Bapa.
27 Maret 2011
Pacta nuda servanda sunt
Salah satu Dekrit Paus Gregorius IX yang berbunyi Pacta nuda servanda sunt yang berarti semua persetujuan apapun wujudnya harus dipenuhi. Kesepakatan menjadi dasar atau syarat terpenting dari terjadinya suatu perjanjian/kontrak ( dalam bidang hukum perdata pasal 1320 KUHPdt).
Suatu hubungan selalu didasarkan pada adanya saling tukar hak, demikian juga kita sebagai Anak-anak Allah, kita terikat janji denganNya, demikian pula Dia terikat janji dengan kita...luar biasa indahnya hubungan Bapa_Anak yang hanya dikenal dalam kekristenan ini.
Dalam Yoh 14 ayat 14 Kita mengajukan permintaan dan Tuhan akan memberinya; sedangkan dalam ayat 15 : Tuhan yang mengajukan permintaan, kita yang wajib memberi, yaitu dalam bentuk ketaatan ( menuruti perintahNya).
Bentuk ketaatan dalam hubungan ini lain dengan bentuk ketaatan waktu kita mentaati suatu peraturan hukum dunia. Dalam hubungan Bapa dan anak ini ketaatan dilandasi oleh KASIH, sehingga disini tidak terjadi hubungan perbudakan; dengan melibatkan kasih maka ia dapat mengubah segala sesuatu.
Jadi ketaatan untuk melakukan perintah/firman Tuhan bukan timbul oleh karena ketakutan namun oleh kasih kita kepadaNya, yang timbul oleh karena kasihNya kepada kita lebih dahulu.
Hubungan kita dengan Tuhan (baca persetujuan) patut dilaksanakan dengan landasan KASIH.
Bapa disorga didalam nama Yesus Kristus aku mengasihiMu oleh karena Engkau mengasihiku lebih dahulu, Aku mau mentaati FirmanMu, oleh karena aku mengasihiMu. Dan damai sejahteraMu Engkau berikan kepadaku. Amin.
12 Februari 2011
Iman vs Pengertian
Iman Thomas adalah iman berdasarkan pengertian. Setiap orang dapat saja memiliki iman yang semacam itu; iman yang timbul oleh karena ada tanggapan panca indera manusia, iman yang timbul berdasarkan pengertian otak.
Iman berbeda dengan pengertian! Iman bahkan berseberangan dengan pengertian!
Banyak orang yang berkata :"Tidak masuk akal oleh pengorbanan satu orang manusia di kayu salib, dapat menyelamatkan semua orang yang percaya dari hukuman atas dosa yaitu maut!" Juga mereka dapat berkata : Ah masa sih akibat makan buah terlarang semua manusia jadi berdosa, it's unlogic!
Jika kebesaran Tuhan Allah hanya sebatas kepala manusia, buat apa ada Tuhan Allah ?
Jika semua jalanNya, caraNya, keberadaanNya harus senantiasa sesuai dengan ( dapat diterima oleh) akal pikiran manusia berarti Dia tidak lebih besar dan mulia daripada manusia, buat apa ada Tuhan Allah!!
Puji Tuhan, TUHAN Allah yang kita sembah tidak sebesar kepala kita.
KeberadaanNya sebagai Tritunggal tidak perlu diragukan karena Dia adalah TUHAN !
Jalan dan CaraNya menyelamatkan manusiapun tidak perlu diragukan karena Dia adalah TUHAN !
Tuhan tidak menghendaki iman seperti yang dimiliki oleh Thomas ( iman sebatas kepala). Dia berkata : " Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya!"
Percaya dengan hati berarti percaya tetapi terlepas sama sekali dari apa yang dapat ditanggapi oleh panca indera, pengertian dan perasaan kita.
Mari kita percaya kepada Firman Tuhan terlepas daripada penglihatan, pendengaran, pengertian atau perasaan kita.
Ucapan syukur :
Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku!
Ya TUHAN, bukit batu, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku !
Adapun Allah, jalanNya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung padaNya.
Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah gunung batu kecuali Allah kita?
(Maz 18:2,3,31)
18 Januari 2011
Sukacitaku penuh !
Tiap orang Kristen yang lahir baru menngetahui bahwa keselamatannya adalah karunia semata-mata. Ia sudah dilahirkan kembali oleh Roh Kudus ketika ia menerima Yesus Kristus sebagai Juru selamatnya atas dasar IMAN.
Namun Tuhan Yesus datang bukan hanya untuk memberikan keselamatan kepada kita, Ia datang juga agar kita beroleh karunia sukacita.
Sukacita dari Tuhan ini adalah kekuatan kita dalam menempuh kehidupan kekeristenan kita.
Sumber sukacita kita berasal dari keberadaan Tuhan Yesus dalam hati kita, bukanlah terletak pada suatu keadaan yang bahagia atau suatu keadaan yang memuaskan hati kita; sukacita kita tidak bergantung kepada perasaan kita, yang berarti kita bukannya bersuka cita oleh karena kita merasakan sukacita.
Sukacita yang sejati tidak terpancar dari dalam emosi kita, tetapi harus menjadi sasaran dari kehendak kita dan ia adalah bagian dari hidup bersyukur kita.
Prakarsa untuk bersukacita itu tidak dapat datang kepada kita dari emosi2 kita atau pikiran kita atau indera kita, melainkan dari bagian roh kita, yang sudah dilahirkan kembali oleh Roh Kudus.
Disitulah kehendak kita berdiam, dan apabila kita mengizinkan lebih banyak kehendak kita mengambil prakarsa untuk tindakan-tindakan kita, maka kita akan menemukan bahwa kesanggupan kita untuk menjawab tiap-tiap situasi dengan memuji, bersukacita dan berterima kasih menjadi bertambah besar.
Kebergantungan kita terhadap perasaan kita akan menjadi semakin lemah dan apabila kita bertahan , kita akan menemukan bahwa sukacita berasal dalam kehendak dan roh kita akan tersebar juga kepada indera kita.
Bersukacitalah senantiasa ( 1 Tes5:16 ) adalah berbahagia di dalam Tuhan tanpa gangguan.
Tetaplah berdoa ( 1 tes 5:17 ) adalah buah dari bersukacita senantiasa dalam Tuhan.
Mengucap syukurlah dalam segala hal ( 1 Tes 5:18 ) adalah buah-buah dari kedua hal di atas.
Inilah rahasia trilogi bersukacita, berdoa dan bersyukur, mari kita praktekkan dalam hidup kita.
Bapa disorga, terima kasih untuk rahasia FirmanMu, Engkau telah mengajarkan kepada kami bahwa hidup kekristenan kami akan disempurnakan melalui sukacita, berdoa dan pengucapan syukur. Melalui FirmanMu ini kami dapat menghayati suatu kehidupan yang bahagia tanpa gangguan dihadapan Allah, yang oleh karena itu kami dapat memandang bahwa tiap-tiap keadaan dalam hidup kami datang daripadaMu dan oleh karena itu kami mengucap syukur kepadaMu bahwa oleh kehendakMu kami disempurnakan dalam Kristus Yesus. Amin.
26 Juni 2009
Yesus Sang Pembaptis
Tuhan ingin kita sampai pada suatu pengalaman dimana kita dibaptiskan/ditenggelamkan di dalam Roh Kudus. Ia merencanakan agar kita menghadapi musuh di dalam kepenuhan Roh Kudus seperti Yesus.
Agar tetap penuh dan mempunyai aliran yang tidak berkeputusan dari Roh Kudus dalam hidup kita, kita harus senantiasa datang kepada sumber aliran pemberi hidup!
Yesus adalah sang pembaptis! Yesus adalah sumber aliran pemberi kehidupan dari Roh Kudus.
Ia akan memenuhi dan memuaskan kekosongan dan kehampaan dalam kehidupan kita !
Sama seperti dialam jasmani apabila seseorang kehilangan cadangan air dalam tubuhnya sebanyak lebih kurang 13%, maka ia akan mengalami penurunan fungsi organ tubuhnya dan ia akan mati...kekeringan.... Demikian pula dalam alam rohani, tanpa aliran yang terus menerus dari Roh pemberi kehidupan, kita akan menjadi kering secara rohani dan mati.
Kita harus senantiasa datang dan minum sampai kita ditenggelamkan , dikuasai dan dikendalikan oleh Roh Kudus, yaitu dengan datang kepada Kristus untuk menerima aliran Roh yang baru.
Sementara kita datang dan minum, "api" Roh Kudus akan terus membakar dan menhanguskan keinginan-keinginan daging dalam hidup kita.
Sementara kita tetap datang dan minum, kuasa mujizat Allah (dunamis) akan mengalirdari dalam kehidupan kita.
Sementara kita datang dan minum, kita akan diubah ke dalam rupa dan gambar Kristus.
Sementara kita tetap datang dan minum, kita akan sennatiasa dipenuhi, penuh sampai meluap-luap dengan Roh Kudus.
Sementara kita datang dan minum kita akan menghadapi musuh seperti Yesus menghadapinya, yaitu di dalam kepenuhan Roh Kudus.
Alasan mengapa banyak orang-orang percaya yang dikalahkan oleh masalah-masalah keuangan, keluarga, pekerjaan adalah karena mereka mencoba menghadapinya dengan kekuatan mereka sendiri.
Jangan mencoba menghancurkan kubu-kubu pertanahan setan dengan menggunakan kekuatan kita sendiri, jangan berusaha menghancurkan belenggu-belenggu dengan kekuatan sendiri. Kita bakal hancur jika melakukannya ! Percayalah !
Pengurapan Roh Kuduslah yang membuat kita berkemenangan menghadapi situasi sehari-hari; inilah waktunya kita menyendiri bersama Allah untuk berdoa dan berpuasa serta menaklukkan diri dihadapanNya ntuk menerima kepenuhan Roh Kudus.
Dan kemenangan ada ditangan kita ! Haleluyah !
Bapa disorga, terima kasih untuk pengetahuan tentang kebenaran yang hakiki ini, yaitu Engkau telah merencanakan kemenangan untuk kami dalam menghadapi segala situasi dalam kehidupan kami; oleh karena itu kami mau tetap datang kepada Sang Pembaptis, kami mau minum hingga aliran-aliran kehidupan meluap dari dalam hati kami. Dalam nama Yesus Kristus kami mengucap syukur Haleluyah ! Amin.
15 Juni 2009
Doa yang Membuka Sorga
Bagaimanakah caranya kita dapat memanfaatkan mobil atau kendaraan bermotor yang kita miliki? Tentu saja harus dimulai dengan sebuah kunci untuk membuka pintunya dan kemudian menghidupkan mesinnya.
Ya demikian juga untuk membuka pintu sorga kita wajib mempunyai kunci yang dapat membukanya.
Yesus ialah Pengantara, Juru Syafaat, Pengacara dan Tuhan kita. Ia berdiri antara kita dan Bapa. Dia menyuruh para muridNya selalu berdoa kepada Bapa dalam namaNya; murid-murid selalu berdoa kepada Bapa dalam nama Yesus.
Nama Yesus adalah kunci untuk membuka perbendaharaan sorga, nama Yesus adalah jalan masuk ke hati Bapa dalam semua puji-pujian dan ucapan syukur kita.
Jadi jawaban atas doa kita bukanlah oleh karena kuasa atau kesucian kita sendiri atau dalam kata-kata yang lain bahwa Allah tidak menjawab doa kita atas dasar kebaikan atau jasa-jasa kita kepadaNya; melainkan Allah menjawab doa-doa kita oleh karena Yesus. Ia yang mempunyai kedudukan di sorga. Dialah pendekatan tunggal kepada Bapa, kita tidak dapat menghampiri Bapa dengan cara lain.
Dan puji Tuhan Yesus telah memberikan kepada kita hak dan wewenang untuk menggunakan namaNya.
Mintalah maka kamu akan menerimanya, supaya penuhlah sukacitamu. Tujuan dijawabnya suatu doa adalah agar para pendoa dipenuhi dengan sukacita; namun bagian kita adalah tidak menunggu sampai jawaban atas doa itu terwujud, kita selayaknya bersukacita dan bersyukur
senantiasa. ( Ef 5:20 : Ucapkanlah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita).
Dengan memancarkan sukacita melalui kehidupan kita, maka kita menunjukan iman kita terhadap jawaban dari Bapa atas doa-doa yang kita panjatkan. Sekali lagi kita perlu memahami dengan benar bahwa iman dan jawaban atas doa kita bersifat pararel ( firman Tuhan berkata : terjadilah menurut imanmu ).
Bapa disorga terima kasih atas firmanMu yang begitu luar biasa dan berkuasa; ajaiblah segenap janji-janjiMu yang Engkau berikan kepada kami, kami percaya kami akan menerimanya oleh karena kami mendatangi Engkau dengan dan atas nama di atas segala nama yaitu nama Yesus, Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin.
10 Juni 2009
Daya Jangkau Doa
Doa mewujudkan banyak hal yang tak pernah akan terjadi dengan cara lain. Doa dapat digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan besar dan meraih hasil-hasil yang luar biasa. Doa bukanlah semata-mata teori yang belum teruji maupun bukan suatu penemuan yang tidak pernah dicoba atau diuji.
Doa dibuktikan khasiatnya melalui mereka yang berdoa, doa tidak memerlukan bukti lain kecuali prestasinya sendiri; sehingga apabila seseorang inngin mengetahui kemampuan doa, baiklah ia mulai berdoa.
Doa dan janji-janji Allah memiliki hubungan saling ketergantungan; namun betapa ketidakpercayaan kita telah membatasi kuasa Allah untuk bekerja melalui doa. Seringkali kita diragukan akan daya jangkau doa, sampai seberapa daya efektivitas suatu doa dalam mewujudkan apa yang didoakan. Kita mencoba memberikan batasan terhadap kata "apa saja" yang terdapat dalam Mat 21:22, juga kata "apa" ( whatsoever) dalam Yoh 15:16.
Padahal Tuhan Yesus begitu menekankan dan mengulangi memakai kata-kata yang tak terbatas dan mencakup semua hal itu.
Kata-kata "Sesungguhnya" ( Yoh 16:23) adalah kata Amin berganda dalam bahasa Yunani ( Amin, amin ) membuktikan adanya desakan yang kuat (sangat serius) dari Tuhan Yesus kepada murid-muridNya ( termasuk anda dan saya).
Secara das sollen daya jangkau doa tak terbatas, kalau mau diadakan batasnya, maka batas doa itu adalah janji-janji Allah dan kemampuanNya untuk menepatinya.
Secara das sein daya jangkau doa adalah daya jangkau iman kita. Seberapa iman kita terhadap janji-janji Allah, itulah yang akan kita terima melalui doa-doa kita.
Dalam Markus 9:23 dikatakan bahwa segala sesuatu mungkin terjadi bagi dia yang percaya dan dalam Yohanes 16:23 dikatakan bahwa segala sesuatu diberikan kepada orang yang berdoa; disinilah korelasi yang tidak terpisahkan antara doa dan iman.
Ketika janji Allah dan doa manusia dipersatukan oleh iman, maka "takkan ada yang mustahil bagimu ( Mat 17:20) !
Bapa di sorga kami mau bertekun di dalam doa-doa kami, dan kami percaya bahwa janjiMu ya dan amin, oleh karena itu apapun yang kami doakan yang sesuai dengan janjiMu dan kami doakan dengan benar, maka kami akan memperolehnya agar namaMu dipermuliakan dan kami dapat menghasilkan buah-buah doa yang tetap sampai pada kekekalan. Amin.
20 Mei 2009
Kehidupan Kristen yang Normal
Sungguh luar biasa tawaran Yesus Kristus kepada setiap orang, setiap manusia yang membutuhkan kehidupan yang dipenuhi dengan kelimpahan, kebenaran, dan damai sejahtera. Barangsiapa yang haus akan kebenaran Ia mempersilahkan untuk datang kepadaNya; setelah orang itu dipuaskan oleh air kehidupan, maka ketika orang itu menjadi percaya kepadaNya, Bapa di sorga akan memenuhi hatinya dengan aliran-aliran air hidup; pada tahap ini seseorang akan menjadi sumber bagi orang lain yang haus.
Kehidupan Kristen yang normal adalah hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus. Roh Kudus bekerja dalam diri kita , menghasilkan buah-buah Roh : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
Roh Kudus menyadarkan kita atas dosa-dosa kita. Roh Kudus menolong kita mengerti Firman Tuhan. Roh Kudus menghibur dan menenangkan hati kita pada waktu susah dan gelisah.
Semua itu akan terwujud jika kita mau bekerja sama dengan Roh Kudus, mengijinkan Dia untuk bekerja memimpin kita. Harus ada usaha dipihak kita untuk menjadi lebih peka terhadap suaraNya dan taat pada petunjuk dan pimpinanNya.
Bila hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus, kita akan menjadi berkat bagi orang-orang disekitar kita. Jadi jikalau hidup kekristenan kita belum/tidak menjadi berkat bagi orang lain, berarti hidup kita tidak normal; hal itu patut kita waspadai dan bertanya mengoreksi diri : mengapa ?
Bapa di sorga, sesuai FirmanMu ketika kami percaya kepada Yesus Kristus, maka dari dalam hati kami akan mengalir aliran-aliran air hidup, sehingga kehidupan kami mendatangkan berkat bagi orang-orang disekitar kami. Biarlah setiap orang yang menikmatinya boleh melihat kebesaran dan kemuliaanMu; bahwa Engkau adalah Allah yang baik dan hanya Engkaulah Allah yang layak terima segala hormat, pujian dan kuasa. Amin.
24 Februari 2009
Hasil Doa
Hasil doa yang kita panjatkan tergantung dari 2 kondisi atau syarat yang harus dipenuhi yaitu :
Berdiam atau tinggal di dalam Allah dan Firman Allah berdiam atau tinggal di dalam kita.
Berdiam atau tinggal di dalam Allah dapat kita lakukan dengan lahir baru di dalam Dia; hanya dengan cara ini kita dapat bersatu dengan Allah, Allah ada di dalam kita dan kita ada di dalam Dia. Melalui iman kepada pengorbanan (kematian) dan kebangkitan Yesus Kristus kita menerima keselamatan dari Allah dan menjadi anak-anakNya sekaligus persekutuan abadi antara kita dengan Allah.
Apakah dengan terpenuhinya syarat ini doa kita pasti akan terkabul/ terlaksana?
Tidak adalah jawabannya.
Kenapa demikian?
Karena kedua syarat itu bagaikan mata uang yang mempunyai dua sisi.
Jika syarat pertama adalah bagian gambar lambang negara ( status kita dalam Allah ), maka syarat kedua adalah bagian yang menyebutkan nilai dari mata uang tersebut.
Ada harga yang harus dibayar agar doa dikabulkan yaitu FirmanNya harus tinggal di dalam kita, yang berarti Firman Tuhan itu menguasai kehidupan kita; dan ini juga berarti bahwa kita harus bertindak sesuai dengan Firman itu.
Jika Firman Tuhan tinggal di dalam diri kita, maka sudah pasti kita mempunyai iman ( Rom 10:17 :"Karena iman datang dari pendengaran, dan pendengaran melalui Firman Tuhan.")
Mustahil apabila Firman Tuhan tinggal di dalam diri seseorang dan orang itu tidak mempunyai iman! Kebimbangan atau keraguan adalah akibat tidak memahami Firman Tuhan.
Apabila Firman Tuhan berada di dalam diri kita, maka kitapun mengeluarkan Firman itu melalui bibir mulut kita dalam doa-doa kita.
Ingatlah bahwa Firman Tuhan tidak akan kembali kepadaNya dengan sia-sia; ingatlah bahwa Tuhan Allah yang kita sembah adalah Allah yang konsekwen, yang akan memenuhi semua yang Dia janjikan kepada kita.
Bapa disorga terima kasih untuk kepastian yang Engkau berikan kepada kami melalui FirmanMu, kepastian inilah yang kami sebut dengan iman. Kami sungguh bersyukur memiliki Tuhan Allah yang konsekwen, yang senantiasa setia memenuhi janji-janjiMu. Oleh karena itu kami mau memuliakan Engkau dengan berbuah banyak dan senatiasa menjadi muridMu dengan terus menerus belajar kepadaMu, bertumbuh dalam iman melalui FirmanMu.
Terjadilah kehendakMu yang luar biasa dalam hidupku Bapa, kami memintanya dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.
23 Januari 2009
Nama di atas segala nama
Apa juga yang kamu minta dalam namaKu baik pada Bapa maupun kepada Tuhan Yesus maka Dia akan memenuhinya. Haleluya !
Luar biasa janji Firman Tuhan ini dalam melengkapi kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang mempermuliakan Allah Bapa di sorga.
Ada kuasa dalam nama Yesus !
Ada kewenangan luar biasa dalam nama Yesus !
Apapun juga yang kita minta dalam hidup kita sebagai tubuh Kristus pastilah akan dipenuhiNya; seluruh kebutuhan kita Dia akan penuhi, damai sejahtera yang menjadi dambaan setiap orang telah Dia sediakan untuk kita, kuasa dalam penginjilan, kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi tekanan kehidupan.
Yang perlu kita lakukan adalah tindakan iman dalam mempraktekan Firman Tuhan ini; mintalah, maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu! ( Yoh 16:24 ).
Marilah kita hidup dalam mujizat-mujizatNya...
Bapa kami disorga terima kasih atas kehidupan yang Engkau berikan kepada kami; sungguh kami bersyukur atas hari-hari yang kami hidupi, setiap hari itu adalah mujizat bagi kami; mujizat kasihMu yang luar biasa kepada kami, mujizat kesetiaanMu kepada kami.
Dan dengan segenap hati kami bersyukur oleh karena Engkau telah memberikan kewenangan kepada kami untuk menggunakan nama di atas segala nama, yaitu nama Yesus.
Dalam nama Yesus kami akan melakukan perkara-perkara besar untuk kemuliaanMu! Amin.
15 Januari 2009
Menjadi Penuai
untuk dituai."
Perjumpaan ilahi kita dengan Tuhan Allah akan membawa dampak suka cita yang meluap-luap dan kerinduan yang dalam untuk membagikan pengalaman yang luar biasa ini kepada saudara-saudara kita, teman-teman kita atau bahkan orang disekeliling kita.
Saat ini semakin banyak bathin-bathin yang sedang berkelana mencari kebahagiaan dan
sukacita sejati, namun mereka hanya sampai pada taraf pemuasaan diri yang bersifat
sementara; inilah ladang-ladang yang sudah menguning dan siap dituai.
Siapkah anda menjadi seorang penuai bagi Kerajaan Allah?
Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit ( Mat 9:37 ).
Mari kita mengambil suatu komitmen dihadapan Tuhan : Ya aku mau menjadi penuai bagiMu
Tuhan. Lalu mulailah katakan pada diri kita sendiri : Ya aku bisa menjadi penuai bagi
Tuhan; ya aku akan menuai tuaian yang sudah Tuhan letakkan dalam hidupku.
Lihat dan pandanglah sekelilingmu ! Kata asli bahasa Yunani dari kata "pandang" dalam ayat itu adalah "belajar dengan intensitas".
Menjadi penuai berarti melakukan serangkaian tindakan pekerjaan, yang meliputi pembelajaran terhadap berita Injil, ayat-ayat Kitab Injil, cerita-cerita Injil, cara berdoa untuk menuntun seseorang untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamatnya, juga belajar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sulit, belajar mengenal tabiat/karakter Allah.
Mulailah memikirkan orang-orang yang telah Tuhan tempatkan dalam hidup anda!
Dan mari kita selalu mengingat bahwa penuaian tidak terjadi otomatis; penuaian adalah suatu
rangkaian tindakan yang tidak berkeputusan, yang akan kita mulai dengan mempraktekkan KASIH kepada orang-orang itu, selanjutnya biarlah Roh Kudus yang akan menunjukkan dan menuntun kita melalui jalan-jalanNya dan biarlah Dia yang membuka pintu-pintu yang tidak akan pernah dapat kita buka dengan usaha kita sendiri.
Bapa disorga Engkau pemilik ladang-ladang, ijinkanlah aku untuk memandang tuaian
disekitarku. Ijinkan aku untuk melihat tuaian yang sudah siap dituai. Roh Kudus taruhlah
beban dalam hatiku untuk tuaian-tuaian yang telah siap dituai. Aku siap dan aku bisa,
karena Engkau yang memampukan diriku. Demi nama Tuhan Yesus Kristus kunaikkan doaku. amin.
17 Desember 2008
Inkarnasi
Webster memberikan definisi tentang perkataan inkarnasi sebagai berikut : Persekutuan Allah dengan manusia di dalam Yesus Kristus.
Inkarnasi adalah satu-satunya pemecahan masalah yang dihadapi oleh manusia, karena melalui inkarnasi manusia diperdamaikan dengan Allah.
Pribadi abadi yang disebut Immanuel ( Tuhan beserta kita) atau Yesus Kristus, disebut juga sebagai Firman Allah, telah datang ke dunia menjelma menjadi manusia dengan satu misi hidup yaitu menyelamatkan setiap manusia yang percaya kepadaNya.
PadaNya ada ( berlimpah-limpah, Dia adalah El Shaddai) kasih karunia dan kebenaran, yang dibagikanNya kepada setiap orang yang meminta kepadaNya.
Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. ( Mat 11:28)
Dia telah datang ke dunia dengan mengosongkan diriNya menjadi sama seperti kita manusia dan Dia telah menyelesaikan misiNya dalam dunia ini, dan misi tersebut telah ditempuhNya dengan sukses luar biasa, sehingga segala kuasa baik disurga maupun di bumi telah berada dalam tanganNya; oleh karena itu marilah kita datang kepadaNya meminta pengampunan atas dosa, meminta kelepasan, meminta pemulihan, meminta pendamaian, meminta penyertaan dan kehadiranNya dalam hidup kita.
Tuhanku Yesus Kristus segala puji syukur bagiMu ya Tuhanku atas segala perbuatanMu yang mulia tiada tara; Engkau rela meninggalkan tahta surga dan menjadi manusia yang hina demi misi penyelamatan diriku... oh Tuhan siapakah aku ini, tiada lain debu... namun Engkau telah rela menebusku dan mendamaikan diriku dengan TUHAN Allah. Haleluya.. Haleluya.. oleh karyaMu yang agung aku boleh bersekutu, bersatu kembali denganMu dalam tahtaMu yang suci.
Tuhanku Yesus Kristus segala puji syukur bagiMu ya Tuhanku atas penyertaanMu: Engkau tidak meninggalkan diriku menjadi yatim piatu, namun Engkau telah memberikan RohMu yang kudus untuk menolong dan membimbingku senantiasa agar kudapat memenuhi tujuan hidupku yang tiada lain yaitu memuji, menyembah, dan berbuah-buah bagiMu serta mengasihiMu.
Haleluya puji seruku bagiMu! Amin.