Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly, nor stands in the path of sinners, nor sits in the seat of the scornful; but his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night. Psalm 1:1-2
29 Maret 2009
Membantah Iblis
Pikiran adalah sebuah medan perang, dan iblis mendustai setiap orang melalui pikiran. Salah satu hal yang hendak dicuri iblis setiap saat adalah keyakinan kita.
Apapun yang kita lakukan untuk Tuhan, iblis akan terus mencoba untuk menghilangkan keyakinan kita; ia tidak ingin kita memiliki keyakinan dalam doa kita, ia tidak ingin kita memiliki keyakinan bahwa kita dapat mendengar dari Allah; ia tidak ingin kita yakin terhadap panggilan Allah atas diri kita...dll, dll.
Disamping strategi di atas, iblis juga terus menerus akan berusaha menyerang keyakinan kita dengan berusaha untuk meyakinkan kita bahwa kita tidak akan berubah. Ia ingin kita berpikir bahwa kita tidak akan pernah menguasai amarah kita, tidak akan pernah menguasai mulut kita, tidak akan pernah mengingat Firman Tuhan yang telah kita baca. Ia senantiasa berusaha menanamkan pikiran-pikiran negatif dalam pikiran dan hati kita, dengan kata-kata "tidak akan pernah", engkau tidak akan pernah berubah, engkau tidak akan pernah berhasil dalam segala hal, hidupmu tidak akan pernah meningkat, engkau tidak akan pernah menjadi apa yang menjadi panggilan Allah bagimu.
Inilah saatnya kita membantah si iblis; jangan diam saja, gunakan Firman Tuhan!
Ingatkanlah si iblis bahwa ia telah dikalahkan di atas kayu salib, bahwa Yesus memegang kunci alam maut dan neraka dan Yesus telah memberikan kuasa kepada setiap orang percaya untuk mengalahkan setan. Katakan kepada iblis bahwa ia adalah pendusta dan bapa segala pendusta dan kebenaran tidak ada padanya.
Katakan kedudukan kita dalam Kristus Yesus kepadanya bahwa di dalam Yesus kita lebih dari seorang pemenang (Rom 8:37), bahwa segala hal dapat kita lakukan di dalam Yesus yang memberikan kekuatan kepada kita (Filp4:13), bahwa oleh karena itu kita adalah pemenang dalam segala hal karena Allah yang memberikan kemenangan kepada kita (2 Kor 2:14).
Katakan kepada iblis bahwa kita adalah kepala dan bukan ekor, bahwa Allah telah merancang suatu rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan bagi kita, oleh karena Ia sangat mengasihi kita dan Dia memberkati kita dengan masa depan yang penuh harapan ( Yer 29:11).
Bapa di sorga, Bapa segala kebenaran terima kasih untuk FirmanMu yang dahsyat, yang sanggup melepaskan kami dari segala mara bahaya dan panah-panah si iblis yang selalu hendak merontokkan iman kami kepadaMu. Terima kasih Bapa atas segala perlengkapan senjataMu yang telah Engkau sediakan bagi kami. Dan inilah saatnya kami menggunakan pedang Roh yaitu FirmanMu untuk menghancurkan setiap dusta dari bapa segala pendusta. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami bersyukur atas segala perlindungan, atas segala rancangan damai sejahtera, atas masa depan yanng penuh harapan yang telah disediakan oleh TUHAN Allah semesta alam atas hidup kami. Amin.
28 Maret 2009
The Perfect Heart
Dalam Alkitab versi King James ayat ini berbunyi : Allah mencari orang-orang yang hatinya sempurna terhadap Dia.
Apa yang dimaksudkan dengan memiliki hati yang sempurna? Maksudnya ialah memiliki kerinduan yang sungguh-sungguh untuk melakukan yang benar dan menyenangkan hati Allah.
Orang yang memiliki hati yang sempurna pasti sungguh-sungguh mengasihi Allah, walaupun mungkin ia sendiri tidak sempurna.Mungkin ia masih memiliki masalah-masalah kedagingan. Lidah dan mulutnya mungkin masih menimbulkan masalah. Mungkin ia masih membuat kesalahan atau lepas kendali dalam mengontrol emosinya.
Tetapi ketika ia melakukan kesalahan, ia akan segera bertobat dan membereskan persoalannya dengan Allah. Jika ia menyakiti orang lain, ia akan merendahkan hati dan meminta maaf.
Orang yang berhati sempurna adalah orang yang memiliki hati nurani yang lembut. Sehingga pada waktu Allah menunjukkan suatu kesalahan yang telah kita lakukan, maka kita hendaknya berkata :" Tuhan, Engkau benar dan aku salah. Tidak ada alasan apapun untuk membenarkan diri, maka ampunilah aku Tuhan dan tolonglah aku agar aku tidak melakukannya lagi."
Pengakuan ini akan membuat hati nurani kita menjadi lembut, dan kitapun akan semakin disempurnakan dalam Dia.
Allah hendak memakai saya dan anda, bukan sekedar bakat dan talenta kita yang Ia butuhkan agar kita dapat dipakai sesuai rencanaNya, melainkan satu hati yang sungguh-sungguh terhadap Dia, sungguh-sungguh mau melakukan hal-hal yang benar dan menyenangkan hatiNya.
Walaupun kita tidak sempurna, namun marilah kita memiliki hati yang sempurna! Dengan hati yang sempurna ini kita akan bertumbuh menjadi sempurna, menjadi serupa dengan Kristus Yesus Tuhan kita.
Bapa di sorga, kami sungguh-sungguh mengasihiMu, hati dan mata kami tertuju hanya kepadaMu; namun kami menyadari bahwa dalam menjalani kehidupan ini kami masih jauh dari sempurna, kami masih sering membuat kesalahan melalui perkataan, sikap, perbuatan kami yang tidak berkenan dihadapanMu dan atau terhadap orang lain. Kami mohon ampun ya Tuhan, dan tolong kami agar tidak mengulanginya. Kami mau memelihara hati nurani yang lembut dihadapanMu, Roh Kudus biarlah Engkau urapi hati kami dengan urapan yang baru tiap-tiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
27 Maret 2009
Roh yang menyala-nyala
Kemalasan dan penundaan adalah saudara dari kepasifan; semua itu adalah merupakan alat yang paling besar yang digunakan oleh setan untuk melawan umat Allah.
Dan ciri-ciri yang paling jelas jika umat Allah telah terjangkiti "penyakit" pasif, malas dan menunda adalah munculnya sikap penyesalan diri dengan pernyataan khas yaitu SEANDAINYA... Seandainya aku bisa mendapatkan ini, seandainya aku tidak mengalami hal ini, seandainya aku dikasihi, seandainya...seandainya...seandainya....
Rom 12:11 :"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Agar kita menjadi aktif dan rajin, maka kita perlu mengkondisikan agar roh kita menyala-nyala, hati kita berkobar-kobar.
Cara mengkondisikan roh kita agar tetap menyala-nyala dan hati kita berkobar-kobar adalah memberikan makanan Firman Tuhan melalui pengucapan dan pendengaran, doa, pujian, pengakuan iman.
Dan cara terbaik untuk mewaspadai roh kepasifan adalah dengan mengambil tindakan sekarang juga, dan melakukannya dengan sungguh-sungguh.
Mari kita lakukan pekerjaan yang dapat kita lakukan melalui Dia, kepada Dia, bagi Dia, oleh Dia dan dengan Dia, maka nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup kita.
Bapa di sorga, terima kasih atas FirmanMu yang memperingatkan kami agar menjaga roh kami tetap menyala-nyala dan hati kami tetap berkobar-kobar penuh semangat untuk melayaniMu, dan melakukan pekerjaan yang dapat kami kerjakan dengan sungguh-sungguh dengan hati yang rela. Kami mau tetap menyala dalamMu Roh Kudus. Demi nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
26 Maret 2009
Surat-surat Hidup
Firman Tuhan ini meminta kita agar menjadi hamba yang taat, setia, menguntungkan dan bekerja keras. Kita diminta tidak bermuka dua, melainkan menajdi orang yang murni, tulus, jujur dan layak dipercaya.
Kita tidak boleh menjadi orang yang menyenangkan hati manusia, tetapi kita harus menjadi orang-orang yang menyenangkan hati Allah, karena kita adalah surat-surat yang hidup yang dibaca oleh semua orang.
Kita tidak akan memenangkan dunia dengan striker-stiker yang dipasang pada kaca mobil kita, atau dengan kaset-kaset tentang Yesus, namun tidak ada buah-buah dari hidup kita.
Bukan semua peralatan kita yang menunjukkan kita adalah orang Kristen yang akan menarik orang kepada Kristus; tetapi dengan melakukan pekerjaan sehari penuh untuk upah sehari penuh, yang kita berikan kepada mereka yang punya kewenangan atas kita dengan sikap yang baik dan dengan mengerjakan apa yang diminta kan kepada kita tanpa menggerutu, bersungut-sungut dan tanpa mengeluh; semua ini yang akan membuat orang lain memandang kita dan menginginkan apa yang kita miliki yaitu Kristus Yesus.
Marilah kita syukuri pekerjaan kita, janganlah menggerutu, mengeluh karena pekerjaan kita; dengan melalui pekerjaan kita itulah kita memuliakan nama Tuhan, kita menyenangkan hati Tuhan; lakukanlah semuanya itu untuk Tuhan bukan hanya untuk manusia.
Bapa disorga kami mau memuliakan namaMu melalui pekerjaan yang telah Engkau berikan kepada kami. Kami mau menjadi surat yang hidup yang dibaca oleh semua orang bahwa kami memiliki Tuhan yang hidup, yang membuat kami berbeda dengan orang dunia.
Kami mau mengerjakan pekerjaan kami bukan untuk menyenangkan manusia namun menyenangkan Engkau Bapa, karena Engkaulah boss di atas segala boss, majikan dari semua majikan. Kami meminta dalam nama Tuhan Yesus Kristus tambahkanlah kepercayaanMu kepada kami dari hari ke hari semakin bertambah, biarlah pekerjaan-pekerjaan besar berlari menemui kami, biarlah berkat-berkatMu yang tidak terduga-duga berhamburan mengejar kami. Haleluya, segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagiMu, ya TUHAN Allah semesta alam. Amin.
25 Maret 2009
Willingly ( Ikhlas )
Dalam ayat ini Petrus tidak hanya berbicara kepada para pendeta, para panatua atau mereka yang berada dalam kepemimpinan suatu gereja, tetapi dia berbicara kepada setiap orang yang mau dipakai oleh Allah untuk melayani kerajaanNya, melayani tubuhNya.
Ada dua hal yang harus diperhatikan oleh setiap orang yang hendak melakukan pekerjaan tersebut; yang pertama kita harus memastikan lebih dulu bahwa kita mengerjakan perkerjaan itu dengan alasan yang benar ( motivasi kita yang terdalam ).
Dan yang kedua kita melakukannya dengan sikap yang baik dan benar, yaitu :
- dengan tidak terpaksa melainkan dengan hati yang ikhas/sukarela
- dengan tanpa mencari keuntungan pribadi melainkan dengan pengabdian diri
Kita perlu menyadari bahwa apapun yang kita lakukan untuk orang lain, kita sebenarnya tidak melakukan untuk orang itu, tetapi kita melakukannya untuk Tuhan (Mat 25:30-41); oleh karena itu lakukanlah setiap tindakan pelayanan dengan hati yang rela.
Sungguh Tuhan Allah hanya berkenan kepada setiap hati yang rela/ikhlas. Untuk dapat mempunyai hati yang rela kita harus memiliki kemauan yang benar yang dilandasi oleh motivasi yang benar, bukan mencari keuntungan pribadi ( nama tenar, dipuji dan dihormati oleh manusia, harta duniawi semata-mata).
Lakukanlah panggilanmu dengan kemauan yang benar, bukan oleh karena kewajiban/ keharusan; dengan demikian kita akan melakukannya dengan hati yang rela.
Inti dari kehidupan orang percaya adalah sikap hatinya. Apa yang tampak di luar bukanlah hal yang penting; tetapi yang penting adalah kebenaran di dalam hati kita yang tidak dapat kita sembunyikan dari hadapan Allah.
Bapa di sorga, kami mau mengoreksi diri kami, merenung kedalam, merefleksikan diri atas semua perbuatan yang kita lakukan untuk orang lain apakah hal itu benar-benar murni oleh karena kemauan kami untuk mengabdikan diri kepadaMu atau sekedar keinginan daging kami untuk mendapatkan hormat dan pujian dari manusia. Bapa ampuni kami apabila masih ada keinginan daging dalam pelayanan kami, kami mohon kepadaMu Roh Kudus agar Engkau murnikan motivasi kami, murnikan kemauan kami dan murnikan hati kami untuk dengan rela melayani TUHAN Allah semesta alam. Kami serahkan hati kami kepadaMu, pakailah sesuai kehendakMu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami panjatkan doa kami. Amin.