Blessed is the man who walks not in the counsel of the ungodly, nor stands in the path of sinners, nor sits in the seat of the scornful; but his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night. Psalm 1:1-2
05 Februari 2011
Joyful Mind
Dalam versi bahasa Latin dikatakan : "animus gaudens aetatem floridam facit spiritus tristis exsiccat ossa (A joyful mind maketh age flourishing: a sorrowful spirit drieth up the bones)."
Dan dalam versi Amplified Bible ayat ini berbunyi : "Hati yang gembira adalah obat yang manjur dan pikiran yang ceria memberikan kesembuhan, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."
Hati dan Pikiran adalah suatu integrasi yang tidak terpisahkan dan saling mempengaruhi; namun pada masa saat ini banyak orang begitu mengagungkan pikiran, sehingga muncullah slogan-slogan dalam bidang negosiasi, diplomasi : "Hati boleh panas, namun pikiran harus tetap dingin". Dan akhirnya fungsi "hati" mulai dikalahkan oleh fungsi pikiran, orang tidak lagi menjaga keseimbangannya, melainkan mulailah segala keputusan dalam hidupnya didominasi oleh keputusan-keputusan yang diambil dari kekuatan pikiran dan pertimbangan pikiran.
Akibatnya banyak orang stress, jiwanya tertekan dan penyakit-penyakit tubuh mulai bermunculan ( jantung, lever, diabetes, tulang keropos, dll, dll).
Marilah kita kembali kepada kebenaran Firman Tuhan yang menyehatkan, menyembuhkan bahkan memberikan umur panjang dan kebahagiaan.
Firman Tuhan mengatakan bahwa hati dan pikiran yang gembira yang membuat orang panjang umur dan mukanya akan selalu berseri-seri.
Salah satu cara yang paling praktis untuk menjaga hati dan pikiran yang gembira serta muka yang berseri-seri adalah dengan SENYUM.
Tariklah otot-otot disekitar samping mulut anda ke atas, maka tersenyumlah anda, dan rasakan suatu perasaan yang berbeda waktu kita tersenyum, ada suatu perasaan yang menggelitik di hati dan memberikan kenyamanan. Dan jika perasaan ini kita pertahankan, maka kegembiraan akan mendatangi kita dalam kondisi apapun keberadaan kita saat itu. Akibatnya semangat kita akan dipulihkan dan kekuatan dari dalam diri kita akan muncul, akhirnya kesembuhan dan pemulihanpun terjadi. ( Tentu saja semua itu dilandasi oleh iman percaya kita pada bilur-bilur Yesus yang menjadi dasar bagi segala kesembuhan sakit-penyakit yang kita alami ).
Apabila pada saat ini badai kehidupan sedang menerjang anda, hadapilah itu dengan iman dan senyuman !
Bapa di sorga, TUHAN Allah semesta alam, terima kasih atas kehidupan yang Engkau berikan kepada kami, terima kasih atas keselamatan dan kemuliaan yang telah Engkau sediakan bagi kami. Terima kasih atas FirmanMu hari ini yang menyejukkan hati dan pikiran kami. Biarlah wajah kami senantiasa berseri-seri, biarlah orang-orang disekeliling kami mengetahui bahwa kami memiliki Allah yang merancangkan damai sejahtera atas umatNya. Biarlah namaMu dipermuliakan melalui hati dan pikiran kami yang bergembira, bersuka cita selalu oleh karena anugerah dan kasihMu yang tiada habis-habisnya untuk kami. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami bersyukur memujiMu. Amin.
04 Februari 2011
Iman vs Teori
Pernah suatu saat di dalam milis Notaris_Indonesia seorang rekan Notaris mengutarakan suatu teori yang diberinya nama Teori Anggapan, dan hal itu masih menjadi bahan diskusi dalam milis tersebut.
Tentu saja hal yang harus dipahami menurut saya adalah definisi Teori itu sendiri, apa sih teori itu?
Teori adalah suatu anggapan yang diciptakan di atas ketidak tahuan tentang pokok persoalan yang sedang dibahas. Jadi teori didasarkan pada ketidak percayaan oleh karena ketidak tahuan atas suatu permasalahan.
Tidak heran jika saat ini banyak umat Tuhan yang merasa "tidak punya iman", oleh karena dijejali oleh teori-teori psikologi ketidak percayaan.
Sebaliknya firman Allah adalah Firman Iman. Iman itu didasarkan atas "fakta-fakta" yaitu fakta-fakta dalam Firman Tuhan.
Tidak peduli dalam keadaan apapun, tidak peduli apapun yang terjadi, Firman Allah mempunyai jawaban tentang pokok-pokok persoalan dalam hidup kita; oleh karena itu selidikilah apa yang dikatakan Firman Allah, maka iman akan datang dan iman itu akan mengubah segalanya.
Kisah nyata yang dialami anakku Cynthia Charista beberapa bulan lalu yang mengalami sobek otot di lututnya akibat main basket, setelah difoto RMI memang nampak dengan jelas bahwa otot di dalam tempurung lututnya dinyatakan sobek sehingga lukanya masuk kategori 3 dengan kata lain harus operasi penggantian otot tsb dengan otot lain dipahanya. Dengan iman bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, kita selalu mengatakan bahwa otot yang sobek dipulihkan bagi kemuliaan nama Tuhan. Dan benar pengakuan iman tersebut menjadi kenyataan. otot yang sobek dipulihkan ! Puji Tuhan ya dan amin FirmanNya!
Tuhan Yesus firmanMu ya dan amin, menjawab dan menyelesaikan semua persoalan dalam hidup ini; aku mau menyelidiki dan menaruh firmanMu dalam hati dan mulutku dan bukan berteori. Fakta-fakta dari FirmanMu berkuasa mengubahkan segala sesuatu untuk kemuliaanMu. Amin.
03 Februari 2011
Hidup dalam kemujizatan
Hari ini tahun baru imlek 2562, bagi yang merayakan Selamat Tahun Baru ! Tuhan memberkati anda.
Dan pada hari yang besar ini kita mau mempelajari sesuatu yang besar pula bagi kehidupan kita yaitu mengalami MUJIZAT dalam setiap aspek kehidupan kita !
Dari peristiwa yang terjadi dalam Firman Tuhan tersebut kita dapat mempelajari suatu rahasia tentang Bagaimana menerima mujizat dari Tuhan.
Ada 4 langkah yang harus kita kerjakan dengan kesungguhan hati untuk menerima mujizatNya :
- UCAPKANLAH ( Sebab katanya :....)
Kita dapat memilih mengucapkan sesuatu yang negatif mengenai keadaan kita atau kita mau mengucapkan sesuatu yang positif tentang keadaan diri kita.
Ucapkanlah apa yang kita yakini, yang sesuai Firman Tuhan, ucapkan yang menjadi janji-janji Tuhan mengenai diri kita. - LAKUKANLAH ( menjamah jubah Tuhan Yesus )
Apa yang kita imani akan kita terima sesuai dengan perbuatan yang kita lakukan ( Yak 2:14,18,22)
Perempuan ini melakukan sesuai seperti apa yang ia percayai; demikian pula kita dituntut untuk melakukan perbuatan sesuai dengan Firman Tuhan yang kita percayai. - TERIMALAH ( merasakan badannya sudah sembuh dari penyakitnya )
Iman dari perempuan in menyebabkan kuasa dari Yesus mengalir ke dalam dirinya. Dengan iman kita dapat menerima kuasa dari Allah yang akan menjelmakan menjadi suatu kuasa yang melepaskan, kuasa yang menyembuhkan, kuasa yang memulihkan dan membangkitkan. Terimalah dengan iman pula mujizat yang Allah berikan kepada kita. - CERITAKANLAH
Beritahukanlah perbuatan ajaib Tuhan yang sudah berkarya dalam diri kita dengan melepaskan, menyembuhkan, memulihkan dan membangkitkan kita dari keterpurukan kita.
Bagian ini adalah semata-mata hak Tuhan atas kemuliaanNya dan kekuasaanNya; jangan sekali-kali mencurinya dengan menceritakan bahwa kekuatan dan hikmat andalah yang menyelamatkan anda dari "maut".
Ajaiblah Engkau Tuhan; rancanganMu ajaib...
Ajaiblah Engkau Tuhan; perbuatanMu luar biasa...
Ajaiblah Engkau Tuhan; kasihMu tak terbatas...
Ajaiblah Engkau Tuhan; kuasaMu tak tertandingi...
Engkaulah TUHAN; Yehova Shalom...
Engkaulah TUHAN; Yehova Nissi...
Engkaulah TUHAN; Yehova Shamah...
Engkaulah TUHAN; Yehova Jireh...
Dalam nama Tuhan Yesus puji dan syukurku kupanjatkan untukMu TUHAN Allahku yang hidup. Amin.
02 Februari 2011
Janji Perlindungan Allah
Puji Tuhan! Dia benar-benar telah memperlengkapi kita untuk menghadapi kehidupan ini dengan janji perlindungan dariNya atas kita.
Dia berjanji akan melepaskan kita dari perangkap, penyakit, panah-panah si jahat ( senjata setan untuk menjatuhkan dan menjauhkan kita dari hadirat Tuhan) dan kedahsyatan malam ( jalan/ masa depan yang gelap yang tidak menentu).
Oleh karena itu Firman Tuhan dalam Maz 91 ini kita jadikan pegangan dalam mengarungi hidup kita.
Peng"aku"an (jadikan menjadi milikmu, menjadi bagian hidupmu) terhadap janji Perlindungan Allah sebagaimana tertulis dalam Maz 91 :
Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganku,
Yang Mahatinggi telah kubuat tempat perlindunganku,
malapetaka tidak akan menimpaku, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahku;
sebab malaikat-malaikatNya akan diperintahkanNya kepadaku untuk menjagaku disegala jalanku.
Mereka akan menatangku di atas tangannya, supaya kakiku jangan terantuk kepada batu.
Singa dan ular tedung akan kulangkahi, aku akan menginjak anak singa dan ular naga.
Sungguh hatiku melekat padaMu, maka Engkau akan meluputkanku,
Engkau akan membentengiku, sebab aku mengenalMu.
Bila aku berseru kepadaMu, Engkau akan menjawab, Engkau akan menyertaiku dalam kesesakan, Engkau akan meluputkanku dan memuliakankanku.
Dengan panjang umur Engkau akan mengenyangkanku dan Engkau akan memperlihatkan keselamatan daripadaMu.
01 Februari 2011
Hidup dengan iman
Nabi Habakuk bertanya kepada Tuhan, mengapa Ia membiarkan kejahatan terus menerus merajalela, hukum tidak ditegakkan; orang jujur tertindas, orang jahat menjadi makmur.
Demikianpun pujangga Jawa yang terkenal Ronggowarsito juga mengatakan bahwa akan datang masa edan dan siapa yang tidak ikut edan, tidak ikut kebagian.
Saat ini kita melihat penindasan demi penindasan, kejahatan demi kejahatan, keserakahan demi keserakahan.... sampai-sampai dilagukan oleh Bang Bona : Andaikan aku Gayus T...
"Andai Ku Gayus Tambunan .. Yang bisa bisa pergi ke Bali .. Semua keinginannya ..Pasti bisa terpenuhi.. Lucunya di negeri ini .. Hukuman bisa dibeli .. Kita orang yang lemah .. Pasrah akan keadaan.."
Pada jaman inipun kita juga sering melontarkan pertanyaan yang sama : Mengapa hal itu dibiarkan olehNya atau mengapa hal itu terjadi bagiku?
Tuhan menjawab bahwa Dia akan menghukum orang-orang jahat itu pada waktunya, sementara itu Tuhan menuntut orang-orang jujur untuk hidup dengan beriman, mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan ( baca Hab 2:4 ).
Kita akan hidup oleh percaya / iman kita, walaupun seringkali kita tidak dapat memahami mengapa penderitaan ini dan itu menimpa kita, juga sering kita tidak tahu cara Tuhan bekerja. Hidup atas dasar iman/percaya dan setia kepadaNya, bukan hidup berdasarkan emosi dan kekuatan akal pikiran kita.
Trust in the LORD with all your heart, and lean not on your own understanding ( Ams 3:5 ).
Bapa ya Abba, sejarah akan terus terulang sepanjang hidup manusia, namun aku tahu satu hal bahwa Engkau TUHAN Allah yang setia yang mengasihiku. Oleh karena itu aku pasrahkan, percayakan hidupku ketangan pemeliharaanMu. Aku percaya dan setia kepadaMu. Demi nama Tuhan Yesus aku mau hidup atas dasar imanku kepadaMu. Amin.